Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

 

Penyebab Kanker Rahim – Di Indonesia sendiri, kanker Rahim sudah menduduki peringkat keenam dunia. Kanker Rahim biasa disebut dnegan kanker endometrium, karena kebanyakan menyerang sel-sel pembentuk dinding Rahim atau endometrium. Selain itu, kanker jenis ini juga bisa menyerang otot-otot di area rahim sehingga membentuk sarkoma uteri.

Penyebab Kanker Rahim

Faktor risiko penyebab kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko penyebab kanker rahim bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko penyebab kanker rahim bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menjadi penyebab kanker rahim:

1. Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko penyebab kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

2. Faktor Hormonal

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

Penyebab kanker rahim -Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

3. Berat badan dan aktivitas fisik

Penyebab Kanker Rahim– Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

4. Faktor genetik

Penyebab Kanker Rahim- Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

5. Tamoxifen

Penyebab Kanker Rahim– Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko/penyebab kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Apakah Penyakit Kanker Rahim itu Menular?

Perlu digaris bawahi penyakit kanker rahim bukan penyakit yang menular. Akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit kanker rahim ini. Salah satunya yaitu adanya infeksi Human papillomavirus (HPV), yang dapat ditularkan melalui kontak seksual. Jadi yang ditularkan bukan penyakit kanker rahim akan tetapi penyebab atau virus HPV tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit kanker rahim tidak dapat menular dengan cara jabatan tangan, keringat, tukar menukar pakaian dan sebagainya.

Gejala Kanker Rahim

Ketahuilah penyebab kanker rahim dan juga gejalanya sebagai upaya pecegahan kanker rahim. Gejala kanker rahim yang paling umum adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini. Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi. Gejala kanker rahim yang perlu Anda waspadai meliputi:

  1. Terjadinya gejala kanker rahim seperti pendarahan vagina setelah menopause.
  2. Pendarahan vagina di luar siklus menstruasi.
  3. Pendarahan yang berlebihan saat menstruasi.
  4. Sekresi vagina berbentuk cairan atau darah encer.
  5. Sakit pada panggul.
  6. Sakit saat berhubungan seks.
  7. Benjolan di perut bawah.
  8. Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

Para wanita yang mengalami gejala kanker rahim di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Mencegah Penyakit Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang penyakit kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

 

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*