Penyakit Kanker Rahim

Penyakit Kanker Rahim

 

Penyakit Kanker RahimPenyakit kanker rahim disebabkan oleh virus HPV atau Human papiloma Virus. Virus ini adalah jenis mikroorganisme dengan ukuran kecil yang menyerang kulit lewat infeksi. Infeksi inilah yang pada akhirnya menumbuhkan kutil. Akibat kurangnya pengetahuan para wanita terhadap kanker rahim dan gejalanya, penderita yang terjangkit virus HPV biasanya akan membiarkan sebuah gejala terjadi, lalu selanjutnya tidak menyadari bahwa ia sedang membiarkan virus tumbuh dan berkembang menyerang sistem kekebalan tubuh wanita. Hal inilah yang pada akhirnya memicu tumbuhnya kanker. Maka sangat dianjurkan bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mencegah berkembangnya virus.

Ada banyak sekali cara penularan atau perpindahan virus ini dari satu tempat ke tampat lainnya sehingga bisa sampai menginfeksi seseorang. Beberapa diantaranya adalah bisa menular melalui cairan, melalui sentuhan kulit atau bahkan melalui media lain yang sudah digunakan oleh wanita yang terjangkit virus HPV. Contohnya adalah kamar mandi atau WC umum. Jika tempat tersebut tidak dibersihkan secara benar dan bersih, maka besar kemungkinan tempat tersebut bia menjadi tempat bersarangnya HPV yang akan siap menyerang siapapun wanita yang menggunakan WC tersebut. Maka dari itu hendaknya Anda lebih waspada dan selalu mencari WC yang bersih saat berada di tempat-tempat umum.

Penyakit Kanker Rahim

Penyakit Kanker Rahim

Faktor Pemicu Penyakit Kanker Rahim

Penyebab penyakit kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:

  • Menopause yang terlambat.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Gejala Awal Penyakit Kanker Rahim

Berikut adalah gejala awal penyakit kanker rahim yang patut Anda waspadai:

  1. Keputihan yang berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

  1. Rasa sakit pada daerah kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

  1. Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

  1. Pembengkakan pada kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda. Demikian sekilas pembahasan mengenai penyakit kanker rahim dan gejalanya.

Mencegah Penyakit Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang penyakit kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

 

Penyakit Kanker Rahim

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*