Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim -Rahim yang secara garis besar merupakan tempat tumbuh bagi janin di dalam kandungan. Mengingat pentingnya Rahim bagi perempuan, maka diwajibkan untuk dirawat secara baik. Karena apabila diabaikan mengenai kesehatan Rahim, ada kemungkinan untuk terserang penyakit kanker rahim. Penyakit yang tergolong ganas ini, sangat menakutkan, dan bisa menyebabkan kematian.

Rahim merupakan organ berbentuk seperti buah pir yang menjadi tempat bayi selama berada dalam kandungan. Rahim terletak di daerah panggul bawah (daerah antara pinggul) dan didukung oleh otot-otot dasar panggul. Bagian bawah rahim disebut serviks.Serviks terletak di bagian atas vagina dan kadang-kadang disebut leher rahim. Kanker yang dimulai di leher rahim memiliki sifat yang berbeda dan membutuhkan perlakuan yang berbeda dari penyakit kanker rahim.

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Faktor Risiko Penyakit Kanker Rahim

Faktor risiko terkena penyakit kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kanker rahim:

  • Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

  • Faktor Hormonal

Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

  • Berat badan dan aktivitas fisik

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu penyakit kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

  • Faktor genetik

Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

  • Tamoxifen

Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Ciri Ciri Penyakit Kanker Rahim

Ciri-ciri penyakit kanker rahim baru akan jelas terlihat ketika sudah naik tingkat menjadi stadium dua. Pada tahap ini, ciri-ciri yang banyak ditemui pada pasien yang terjangkit kanker rahim ialah, siklus menstruasi yang tidak berjalan dengan normal.Pada umumnya, siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 7 – 10 hari dan itupun dengan jumlah bulir darah yang normal. Ciri yang lainnya ialah area kewanitaan sering mengeluarkan darah meski tidak sedang menstruasi, sering timbul rasa sakit pada bagian perut atau panggul, atau juga rasa sakit yang dikeluhkan ketika sedang bersama pasangan.

Dan biasanya setelah ciri-ciri tersebut muncul, maka akan muncul pula gejala-gejala seperti keluarnya darah ketika berhubungan badan, dan juga rasa sakit yang luar biasa. Hal ini dikarenakan area pria menyentuh bagian rahim yang ditumbuhi kanker. Dan gejala penyakit kanker rahim yang lainnya ialah keluarnya cairan berwarna bening dengan aroma yang tidak sedap.

Gejala Kanker Rahim

Gejala paling umum yang ditunjukkan kanker rahim adalah pendarahan vagina yang tidak biasa, misalnya:

  • Pendarahan setelah menopause pendarahan di antara masa haid
  • Haid lebih berat dari biasanya (jika Anda belum pernah mengalami menopause)
  • Keputihan berair atau berdarah.
  • Gejala yang kurang umum adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di daerah panggul, atau nyeri saat berhubungan seks.

Jika Anda mengalami perdarahan vagina yang tidak biasa, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kondisi lain juga dapat mempengaruhi rahim, seperti fibroid yang dapat menyebabkan perdarahan vagina yang tidak biasa.Pendarahan adalah salah satu tanda awal dari penyakit kanker rahim. Periksakan diri Anda sesegera mungkin supaya kanker bisa diobati dengan mudah.

 Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*