Kanker Rahim Kenali Sejak Dini

Kanker Rahim Kenali Sejak Dini

Kanker rahim (uterus) sebenarnya adalah kanker yang sering terjadi di endometrium, dimana janin tumbuh. Kanker rahim umumnya terjadi pada wanita > 60 tahun, kegemukan, menstruasi awal diusia dini, menopause yang terlambat, belum pernah hamil, stimulasi estrogen berlebihan, riwayat kanker rahim dalam keluarga. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Banyak studi menunjukkan kadar estrogen berperan dalam perkembangan kanker rahim. Selama kehamilan, produksi hormon estrogen meningkat diimbangi peningkatan produksi progesteron Wanita dengan produksi estrogen yang paling tinggi tanpa diimbangi peningkatan produksi progresteron dapat meningkatkan faktor resiko. Tanda dan gejalanya berupa pendarahan setelah menopause siklus haid tidak teratur, pendarahan diantara periode haid, bau amis dari vagina, nyeri pinggang, nyeri saat berkemih, nyeri saat bersenggama, nyeri dan pendarahan saat buang air besar. Untuk diagnosis dilakukan pemeriksaan panggul yang disarankan 1x 1-3 tahun pada usia 18-40 tahun dan setiap tahun setelah usia 40 tahun.

Gejala kanker rahim

Kenali kanker rahim

Penyakit Tumor Rahim

Gejala yang biasa dialami penderita adalah pendarahan vagina. Walau tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu waspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika Anda:
• Sudah menopause, tapi tetap mengalami pendarahan.
• Belum menopause, tapi mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi.

Faktor Pemicu Kanker Rahim
Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.
Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:
• Menopause yang terlambat.
• Terapi penggantian hormon.
• Penggunaan tamoksifen jangka panjang.
Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang pasti untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi risikonya tetap ada. Misalnya:
• Menjaga berat badan yang sehat.

• Memperbanyak konsumsi kedelai.

• Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, misalnya pil KB kombinasi.

• Vaksin
Beberapa kanker disebabkan oleh virus. Kanker hati misalnya disebabkan oleh hepatitis B. Vaksin hepatitis B biasanya diberikan pada bayi secara rutin namun vaksin ini juga direkomendasikan untuk orang dewasa yang beresiko, yakni mereka yang melakukan aktivitas seksual lebih dari satu pasangan, gay, dan pekerja yang bersentuhan langsung dengan darah atau cairan dari tubuh seseorang. Vaksin untuk virus HPV yakni virus yang menyebabkan kanker serviks kini juga telah tersedia.
• Hindari kebiasaan yang beresiko
Semakin banyak pasangan di tempat tidur yang Anda miliki, semakin meningkat pula resiko Anda terkena kanker. HPV misalnya, virus ini menyebabkan kanker serviks, anus, penis, dan vagina. Bergantian menggunakan jarum suntik juga dapat meningkatkan resiko HIV dan hepatitis B dan C yang tentu saja bermuara pada kanker.

• Deteksi dini
Pemeriksaan manual seperti merasakan adanya benjolan di payudara atau deteksi oleh dokter seperti pap smear dan lainnya akan sangat membantu Anda untuk melihat apakah Anda terkena kanker atau tidak. Pengobatan untuk kanker stadium awal cenderung lebih berhasil. Jadi deteksi dini amat penting untuk keberhasilan pengobatan jika ada kanker yang menyerang tubuh Anda.

Pengobatan untuk kanker rahim

Pilihan dalam pengobatan kanker rahim sangat bergantung pada tahap perkembangan penyakit tersebut serta status kesehatan pasien. Tetapi langkah yang umumnya dianjurkan adalah operasi pengangkatan rahim, atau istilah medisnya histerektomi.
Langkah penanganan untuk melenyapkan sel-sel kanker serta mencegah penyebarannya juga mungkin akan Anda jalani. Langkah-langkah ini meliputi radioterapi, kemoterapi, serta terapi hormon.

Kanker Rahim Kenali Sejak Dini

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*