Kanker Rahim Waspadai !

Kanker Rahim Waspadai !

 

Kanker Rahim Waspadai !Kanker Rahim – Rahim merupakan organ berbentuk seperti buah pir yang menjadi tempat bayi selama berada dalam kandungan. Rahim terletak di daerah panggul bawah (daerah antara pinggul) dan didukung oleh otot-otot dasar panggul. Bagian bawah rahim disebut serviks. Serviks terletak di bagian atas vagina dan kadang-kadang disebut leher rahim. Kanker yang dimulai di leher rahim memiliki sifat yang berbeda dan membutuhkan perlakuan yang berbeda dari kanker rahim.

Sistem getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh – pertahanan alami tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Sistem getah bening memiliki dua peran utama, yakni membantu melindungi tubuh dari infeksi dan mengalirkan cairan dari jaringan. Sisitem ini terdiri dari beberapa organ seperti sumsum tulang, timus, limpa, dan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening di panggul kemungkinan besar akan terpengaruh oleh kanker rahim.

Berikut adalah gejala awal kanker rahim yang patut Anda waspadai:

Keputihan yang berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

Rasa sakit pada daerah kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

Pembengkakan pada kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda.

Faktor Risiko Kanker Rahim

Faktor risiko terkena kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker rahim:

Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Faktor Hormonal

Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.

Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.

Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

Berat badan dan aktivitas fisik

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

Faktor genetik

Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

Tamoxifen

Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Kanker Rahim Waspadai !

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*