Kanker Rahim Stadium Awal

Kanker Rahim Stadium Awal

Kanker Rahim Stadium Awal

Kanker Rahim Stadium Awal

Kanker Rahim Stadium Awal –Kanker rahim adalah sejenis kanker yang penyebab utamanya adalah serangan dari virus HPV atau Human Papiloma Virus onkogenik yang menyerang area rahim.HPV sendiri adalah jenis virus dengan ukuran 55 mm dengan 100 tipe, yang menyerang bagian kulit, membuatnya infeksi, kemudian menyerang bagian sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah penelitian bahkan menyebutkan, bahwa infeksi dari virus HPV bertanggung jawab atas semua penyakit kanker rahim di dunia.

Ada banyak istilah yang dikenal, yang merujuk pada kanker rahim, diantaranya adalah kanker kandungan, kanker uterus, dan kanker endometrium. Resiko penyakit ini akan meningkat sejak seorang wanita menginjak usia 45 tahun. Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada semakin banyak wanita muda yang divonis mengidap kanker rahim, dalam tahun-tahun belakangan ini.

Pada wanita yang sudah mengalami menopause, perdarahan apapun yang keluar dari vagina, dapat dengan mudah dikenali sebagai indikasi keberadaan kanker rahim.Sebaliknya, bagi mereka yang belum mengalami menopause, seringkali sulit membedakan antara menstruasi biasa dengan perdarahan yang abnormal.Wanita dalam usia produktif harus waspada jika mengalami perubahan pola apapun dalam menstruasi. Waspadalah jika periode menstruasi Anda berlangsung lebih lama, dengan perdarahan yang lebih banyak.Bisa jadi, ini adalah tanda keberadaan kanker rahim, meskipun ada juga kemungkinan bahwa ini disebabkan oleh kelainan lain yang terjadi.

CIRI CIRI KANKER RAHIM STADIUM ASWAL

Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa ciri-ciri kanker rahim berikut:

  1. Keputihan yang abnormal

Keputihan adalah hal yang sangat wajar terjadi pada wanita. Keputihan ini merupakan keluarnya cairan dari dalam vagina yang berbentuk lendir bening, tidak menimbulkan rasa gatal, dan tidak berbau. Maka ketika salah satu syarat keputihan normal ini tidak terpenuhi, maka bisa jadi hal ini merupakan tanda-tanda kanker rahim.

  1. Pendarahan bahkan setelah masa menopause

Ciri kanker rahim yang kedua adalah adanya pendarahan dengan kuantitas yang sering. Pendarahan biasa terjadi pada wanita ketika menstruasi, namun ketika terjadi pendarahan ketika Anda tidak dalam jadwal haid, atau bahkan saat Anda sudah menopause, Anda patut melakukan pemeriksaan lebih lanjut sesegera mungkin.

  1. Penurunan sistem kekebalan tubuh

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyakit kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV yang menyerang organ rahim. Namun proses perjalanan infeksi HPV hingga menjadi kanker akan membutuhkan waktu yang sangat lama, yaitu hingga 20 tahun.

Inilah penyebab kanker rahim sulit dideteksi secara dini, karena penderitanya tidak sadar bahwa ia sedang terinfeksi virus. Maka ketika tubuh dilanda rasa lelah berlebih, padahal hanya melakukan sedikit atau bahkan tidak beraktivitas sama sekali, hal ini kemungkinan adalah ciri kanker rahim kronis yang menyatakan bahwa HPV telah berhasil mendobrak sistem imun Anda, sehingga tubuh menjadi sangat lemah.

PENGOBATAN KANKER RAHIM

Kanker Rahim Stadium Awal

Kanker Rahim Stadium Awal

Bila Anda divonis terkena kanker rahim, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker rahim yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, kanker rahim bisa disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan yang benar.Ada dua pilihan utama yang seringkali disodorkan dokter untuk mengatasi kanker rahim stadium awal, yakni operasi histerektomi dan radiasi. Pada kasus tertentu, radiasi bisa jadi dilakukan sebelum operasi untuk mengecilkan ukuran sel kanker, sebelum akhirnya diangkat.

Meski histerektomi dinilai cukup efektif, seringkali, mereka yang terpaksa menjalaninya akan mengalami efek samping berupa penurunan kualitas seksual dan hilangnya kemampuan reproduksi. Tentu saja, ini dapat memicu terjadinya depresi yang kronis.Jika kanker berkembang menuju stadium lanjut, kemoterapi yang dikenal melelahkan dan menyakitkan adalah pilihan terakhir pengobatan kanker rahim konvensional.

Namun, di luar negeri, efektivitas kemoterapi dan radiasi dapat ditingkatkan dengan bantuan imunoterapi, dimana efek samping metode pengobatan ortodoks tersebut dapat ditekan seminimal mungkin, dengan mengoptimalkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Kita tunggu saja, siapa tahu di masa depan nanti, jenis pengobatan kanker ini dapat diterapkan di Indonesia.

Kanker Rahim Stadium Awal

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*