Kanker Rahim Stadium 2

Kanker Rahim Stadium 2

Kanker Rahim – Makin dini kanker rahim terdeteksi, kemungkinan  untuk bertahan hidup serta sembuh akan menjadi makin tinggi. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan.

Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Kanker Rahim Stadium 2

Beberapa gejala kanker rahim stadium 1 di bawah ini:

  • Keputihan yang tidak normal. Faktanya semua wanita pasti pernah mengalami keputihan dan itu merupakan hal yang cukup normal, namun jika keputihan yang terjadi berlebihan, artinya keputihan yang keluar jauh lebih banyak, maka perlu dipertanyakan keamanannya. Cermatilah dengan baik, apa cairan keputihan Anda berubah menjadi begitu kental dari sebelumnya, berbau tidak sedap, memiliki warna kehijauan bahkan kecoklatan.
  • Merasakan sakit pada organ kewanitaan. Rasa nyeri ini akan terus muncul dengan intensitas yang lebih tinggi setelah HPV berkembang dan berhasil membobol pertahanan sistem kekebalan tubuh. Bukan hanya organ kewanitaan saja yang terasa nyeri, rasa nyeri menyebar ke bawah perut, paha, persendian panggul dan disaat Anda sedang buang air besar.
  • Pendarahan biasa terjadi setiap bulan mengikuti siklus menstruasi, namun pendarahan yang terjadi lebih sering bisa dikatakan sebagai gejala kanker rahim stadium 2 yang sudah cukup parah menuju ke stadium lanjutan. Pendarahan akan terjadi disaat wanita melakukan beberapa aktivitas, seperti setelah melakukan hubungan suami istri atau terasa sakit disaat sedang buang air kecil.
  • Kaki akan membengkak, merupakan salah satu aktivitas fisik yang ditujukan oleh perkembangan HPV. Anda juga seringkali merasa begitu lelah bahkan disaat tidak melakukan pekerjaan apa pun.
  • Jika pendarahan yang terjadi tidak kunjung berhenti disertai dengan rasa sakit yang bahkan jauh lebih menyakitkan dari rasa nyeri ketika Anda sedang datang bulan, segera periksakan diri ke dokter kandungan karena itu merupakan gejala kanker rahim stadium 3 yang sangat membahayakan.

Cara Mengatasi Kanker Rahim

Selain cara mengatasi kanker rahim dengan medis, ada pula cara mengatasi kanker rahim secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan herbal masih sering digunakan, namun tetap harus dengan pendampingan dan penanganan dari dokter. Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai cara mengatasi kanker rahim. Beberapa tanaman untuk mengatasi kanker rahim tersebut, yaitu :

Benalu

Senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).

Buah Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman untuk cara mengatasi kanker rahim. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mengatasi kanker rahim. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya

Air perasan temulawak.

Air perasan temulawak juga mujarab untuk cara mengatasi kanker rahim. Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan untuk mengatasi kanker rahim. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

Kanker Rahim Stadium 2

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*