Kanker Rahim Stadium 1

Kanker Rahim Stadium 1

Kanker Rahim Stadium 1 – Ada banyak istilah yang dikenal, yang merujuk pada penyakit kanker rahim, diantaranya adalah kanker kandungan, kanker uterus, dan kanker endometrium. Resiko penyakit ini akan meningkat sejak seorang wanita menginjak usia 45 tahun. Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada semakin banyak wanita muda yang divonis mengidap kanker rahim, dalam tahun-tahun belakangan ini.

Pada wanita yang sudah mengalami menopause, perdarahan apapun yang keluar dari vagina, dapat dengan mudah dikenali sebagai indikasi keberadaan penyakit kanker rahim. Sebaliknya, bagi mereka yang belum mengalami menopause, seringkali sulit membedakan antara menstruasi biasa dengan perdarahan yang abnormal. Wanita dalam usia produktif harus waspada jika mengalami perubahan pola apapun dalam menstruasi. Waspadalah jika periode menstruasi Anda berlangsung lebih lama, dengan perdarahan yang lebih banyak.

Kanker Rahim Stadium 1

Kanker Rahim Stadium 1

Bisa jadi, ini adalah tanda keberadaan penyakit kanker rahim, meskipun ada juga kemungkinan bahwa ini disebabkan oleh kelainan lain yang terjadi. Semau penyakit pasti ada gejala-gejala yang berbeda-beda dan Gejala penyakit kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala seperti tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung) dan perasaan ingin buang air kecil terus menerus.

CIRI CIRI KANKER RAHIM STADIUM AWAL

Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa ciri-ciri nya berikut ini:

  1. Keputihan yang abnormal

Keputihan adalah hal yang sangat wajar terjadi pada wanita. Keputihan ini merupakan keluarnya cairan dari dalam vagina yang berbentuk lendir bening, tidak menimbulkan rasa gatal, dan tidak berbau. Maka ketika salah satu syarat keputihan normal ini tidak terpenuhi, maka bisa jadi hal ini merupakan tanda-tanda kanker rahim.

  1. Pendarahan bahkan setelah masa menopause

Adanya pendarahan dengan kuantitas yang sering. Pendarahan biasa terjadi pada wanita ketika menstruasi, namun ketika terjadi pendarahan ketika Anda tidak dalam jadwal haid, atau bahkan saat Anda sudah menopause, Anda patut melakukan pemeriksaan lebih lanjut sesegera mungkin.

  1. Penurunan sistem kekebalan tubuh

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyakit kanker serviks disebabkan oleh infeksi virus HPV yang menyerang organ rahim. Namun proses perjalanan infeksi HPV hingga menjadi kanker akan membutuhkan waktu yang sangat lama, yaitu hingga 20 tahun.

Inilah penyebab kanker rahim sulit dideteksi secara dini, karena penderitanya tidak sadar bahwa ia sedang terinfeksi virus. Maka ketika tubuh dilanda rasa lelah berlebih, padahal hanya melakukan sedikit atau bahkan tidak beraktivitas sama sekali, hal ini kemungkinan adalah ciri kanker rahim kronis yang menyatakan bahwa HPV telah berhasil mendobrak sistem imun Anda, sehingga tubuh menjadi sangat lemah.

Jika terdeteksi mengidap kanker rahim stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan.

Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Kanker Rahim Stadium 1

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*