Kanker Rahim Penyebab Dan Gejalanya

Kanker Rahim Penyebab Dan Gejalanya

Kanker Rahim -Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker Rahim Penyebab Dan Gejalanya

Penyebab Kanker Rahim

Penyebab kanker rahim secara pasti, sampai sekarang belum diketahui. Namun, para peneliti berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor pemicu yang dipercaya menjadi penyebab tumbuhnya kanker ovarium di jaringan epitel. Keakuratannya bisa mencapai 85 – 90%. Namun, akurasi ini kurang tepat jika digunakan untuk kanker indung telur yang terjadi pada sel germinal dan sel stromal.

Meskipun Anda memiliki faktor-faktor yang beresiko terkena kanker ini, Anda jangan buru-buru khawatir karena hanya sedikit faktor tersebut yang berkembang menjadi kanker. Faktor penyebab kanker rahim pada wanita diakibatkan dari kesalahan kita sendiri. Kadang kita melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita lakukan seperti sering menaburkan bedak ke daerah vagina, atau sering mencucinya dengan menggunakan antiseptik jika dilakukan sesering mungkin tanpa ada anjuran dari dokter akan dapat memicu timbulnya kanker rahim.

Faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  1. Wanita di atas usia 50 tahun.
  2. Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  3. Penderita Endometrial hyperplasia.
  4. Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
  5. Kelebihan berat badan.
  6. Pemakaian tamoksifen.
  7. Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  8. Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  9. Menopause setelah usia 50 tahun.
  10. Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  11. Adanya polip pada endometrium

Gejala Kanker Rahim

Gejala kanker rahim yang paling umum adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini.

Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi. Gejala kanker rahim yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • Terjadinya gejala kanker rahim seperti pendarahan vagina setelah menopause.
  • Pendarahan vagina di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan yang berlebihan saat menstruasi.
  • Sekresi vagina berbentuk cairan atau darah encer.
  • Sakit pada panggul.
  • Sakit saat berhubungan seks.
  • Benjolan di perut bawah.
  • Berat badan tanpa sebab yang jelas.

Para wanita yang mengalami gejala kanker rahim di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Rahim ?

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang penyakit kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Kanker Rahim Penyebab Dan Gejalanya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*