Kanker Rahim Gejala Dan Pencegahannya

Kanker Rahim Gejala Dan Pencegahannya

 

Kanker Rahim – Sekarang ini penyakit yang menyerang organ reproduksi wanita mulai meningkat, salah satunya kanker Rahim. Di Indonesia sendiri, kanker Rahim sudah menduduki peringkat keenam dunia. Kanker Rahim biasa disebut dnegan kanker endometrium, karena kebanyakan menyerang sel-sel pembentuk dinding Rahim atau endometrium. Selain itu, kanker jenis ini juga bisa menyerang otot-otot di area rahim sehingga membentuk sarkoma uteri.

Banyak penderita kanker rahim yang tidak sadar dan baru mengetahui bahwa dirinya terkena kanker setelah kanker Rahim dalam stadium yang parah. Mereka cenderung tidak mau lebih berhati-hati dengan mengenali gejala atau melakukan skrening ke laboratorium atau rumah sakit.

Berikut gejala kanker rahim :

Kanker Rahim Gejala Dan Pencegahannya

Ada beberapa gejala yang paling sering diabaikan sebelum mereka menderita kanker rahim dengan stadium yang parah, kebanyakan mereka sudah pernah merasakan ke 7 gejala awal kanker rahim ini. Berikut adalah gejala awal kanker rahim yang paling sering diabaikan:

  • Nyeri perut bagian bawah. Gejala kanker rahim ini sering diasumsikan orang sebagai nyeri perut biasa karena sangat mirip nyeri akibat menstruasi.
  • Perdarahan di luar menstruasi. Seseorang yang mengalami perdarahan diluar siklus menstruasi kebanyakan tidak langsung melakukan skrening. Mereka lebih suka meminum obat supaya rasa nyeri itu hilang. Mereka sama sekali tidak mewaspadai jika hal yang ia rasakan adalah gejala awal dari kanker rahim.
  • Merasakan sakit ketika buang air kecil. Saat mengalami rasa sakit, semisal nyeri saat buang air kecil, kebanyakan menganggap hal itu adalah hal yang biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya.
  • Nyeri pada perut bagian bawah. Gejala ini sering salah diartikan sebagai masuk angin.
  • Nyeri di persendian. Kebanyakan orang menganggap bahwa nyeri pada persendian hanya merupakan gejala asam urat.
  • Salah satu paha membengkak. Kondisi paha bengkak atau gosong sering dialami olah wanita, namun kebanyakan mereka menyembunyikannya karena malu.
  • Wanita sering menganggap remeh keputihan karena bisa disembuhkan dengan mudah. Mereka tidak berfikir efek panjangnya bahwa keputihan termasuk gejala awal dari kanker rahim.

Berikut ini pencegahan Kanker rahim :

1. Menjauhi rokok

Ini peringatan paling penting buat wanita perokok. Kecuali mengakibatkan penyakit pada paru-paru dan jantung, kandungan nikotin dalam rokok pun bisa mengakibatkan kanker serviks (leher rahim), lho. “Nikotin, kan, mempermudah semua selaput lendir sel-sel tubuh bereaksi atau menjadi terangsang, baik pada mukosa tenggorokan, paru-paru, juga serviks. ” Sayangnya tak diketahui pasti seberapa banyak jumlah nikotin dikonsumsi yang bisa menyebabkan kanker serviks. Tapi, mengapa harus ambil risiko, lebih baik tinggalkan segera rokok jika kita ingin terbebas dari kanker.

2. Pencucian vagina

Sering, kita melakukan pencucian vagina dengan obat-obatan antiseptik tertentu. Alasannya beragam, entah untuk “kosmetik” atau kesehatan. Padahal, kebiasaan mencuci vagina bisa menimbulkan kanker serviks, baik obat cuci vagina antiseptik maupun deodoran. “Douching atau cuci vagina menyebabkan iritasi di serviks. Nah, iritasi berlebihan dan terlalu sering akan merangsang terjadinya perubahan sel, yang akhirnya jadi kanker.” Jadi, sebaiknya pencucian vagina dengan bahan-bahan kimia tak dilakukan secara rutin. “Kecuali bila ada indikasi, misalnya, infeksi yang memang memerlukan pencucian dengan zat-zat kimia.Itu pun seharusnya atas saran dokter.”

3. Jangan menaburi talk

Yang kerap terjadi lagi, saat daerah vagina gatal atau merah-merah, kita menaburkan talk di sekitarnya. Walah, ternyata itu bahaya. Pemakaian talk pada vagina wanita usia subur bisa memicu terjadi kanker ovarium (indung telur). “Sebab di usia subur berarti sering ovulasi. Padahal bisa dipastikan saat ovulasi terjadi perlukaan di ovarium. Nah, bila partikel talk masuk akan menempel di atas luka tersebut. Akibatnya, kan, bisa merangsang bagian luka untuk berubah sifat jadi kanker.” Karena itu sangat tidak dianjurkan memberi talk di daerah vagina. Karena dikhawatirkan serbuk talk terserap masuk kedalam.Lama-lama akan bertumpuk dan mengendap menjadi benda asing yang bisa menyebabkan rangsangan sel menjadi kanker. (Hati-hati, perhatikan sejak dini anak/bayi perempuan kita, jangan sampai alat kelaminnya tertaburi talk.)

4. Diet rendah lemak

Pencegahan Kanker Rahim -Penting diketahui, timbulnya kanker pun berkaitan erat dengan pola makan seseorang. Wanita yang banyak mengkonsumsi lemak akan jauh lebih berisiko terkena kanker endometrium (badan rahim). “Sebab lemak memproduksi hormon estrogen. Sementara endometrium yang sering terpapar hormon estrogen mudah berubah sifat menjadi kanker.” Jadi, terang Nasdaldy, untuk mencegah timbulnya kanker endometrium, sebaiknya hindari mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. “Makanlah makanan yang sehat dan segar. Jangan lupa untuk menjaga berat badan ideal agar tak terlalu gemuk.” Tak heran, bila penderita kanker endometrium banyak terdapat di kota-kota besar negara maju. Sebab, umumnya mereka menganut pola makan tinggi lemak.

5. Kekurangan vitamin c

Kanker Rahim Gejala Dan Pencegahannya

Pola hidup mengkonsumsi makanan tinggi lemak pun akan membuat orang tersebut melupakan zat-zat gizi lain, seperti beta karoten, vitamin C, dan asal folat. Padahal, kekurangan ketiga zat gizi ini bisa menyebabkan timbul kanker. “Beta karoten, vi! tamin C, dan asam folat dapat memperbaiki atau memperkuat mukosa diserviks. Nah, jika kekurangan zat-zat gizi tersebut akan mempermudah rangsangan sel-sel mukosa tadi menjadi kanker.”Beta karoten banyak terdapat dalam wortel, vitamin C terdapat dalam buah-buahan berwarna oranye, sedangkan asam folat terdapat dalam makanan hasil laut.

 

Kanker Rahim Gejala Dan Pencegahannya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*