Kanker Rahim

Kanker Rahim

 

Bahaya Kanker Rahim merupakan jenis kankerKanker Rahim yang menempati urutan teratas salah satu Penyakit kanker yang membunuh wanita terbanyak didunia, penyakit ini menjadi momok mengerikan bagi wanita indonesia. Setiap wanita mempunyai peluang dan resiko yang sama untuk terkena kanker ini, setiap harinya terdapat 40 orang wanita indonesia di diagnosa menderita penyakit ini, dan 25% wanita diantaranya meninggal karena nya. Wanita yang sudah masuk usia sekitar 50 tahun lebih atau sudah termasuk usia lanjut dan sudah melewati masa menopause biasanya lebih rentan terkena Kanker Rahim. Ini dikarenakan Kanker Rahim merupakan hasil produksi dari tumor ganas yang berkembang biak dengan tak diketahuinya pertumbuhan itu sendiri. Sekitar 5-10 tahun adalah waktu yang dibutuhkan oleh tumor ini untuk bertumbuh dan menyerang para wanita.

Bukan maksud untuk menakut-nakuti namun untuk menjaga agar kita lebih waspada terhadap penyakit tersebut. Penyakit Kanker ini pada umumnya disebabkan karena Human Papilloma Virus (HPV) dan virus ini sangat mudah menyebar sehingga ketika kita harus berhati-hati ketika berkontak langsung dengan penderita kanker rahim.

 

Penyebab Kanker Rahim

Penyebab kanker ini adalah Human Papiloma Virus (HPV). Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar. Cara penularan virus Hpv penyebab kanker rahim bisa melalui cairan tubuh, hubungan seksual yang tidak aman, sering bergonta ganti pasangan sehingga memungkinkan penularan virus dari orang yang telah terinfeksi. selain itu terlalu sering menggunakan kamar mandi (toilet) umum yang kebersihannya kurang juga beresiko tertular virus ini.

Ketika dinyatakan menderita kanker ini, kita pasti bertanya-tanya apa yang menjadi pemicu terbentuknya kanker dalam tubuh kita. Penyebab Kanker Rahim memang belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda. Di antaranya:

  • Pajanan terhadap estrogen
  • Belum pernah hamil
  • Terapi penggantian hormon
  • Pengaruh kelebihan berat badan atau obesitas
  • Pengaruh usia
  • Sindrom ovarium polisistik
  • Risiko diabetes tipe 2
  • Penggunaan tamoksifen

 

Tanda dan Gejala Kanker Rahim

Tanda-tanda dan gejala Kanker Rahim begitu tersamar banyak wanita tidak menyadari bahwa dirinya telah mengidap kanker ini, hal ini dikarenakan perkembangan penyakit ini yang lambat sehingga jarang menunjukkan tanda-tanda dan gejala awal yang spesifik.

Gejala kanker baru terlihat setelah penyakit ini memasuki stadium yang lebih parah, sehingga proses pengobatan dan penatalaksaan menjadi lebih berat. Tak heran jika banyak penderita kanker rahim harus melakukan Histerektomi yaitu operasi pengobatan dengan cara pengangkatan sebagian atau seluruh organ dalam (rahim) reproduksi untuk mencegah penyakit kanker ini menyebar.

Gejala umum yang sering ditimbulkan oleh penyakit ini antara lain yaitu : rasa sakit dan terkadang disertai pendarahan setelah melakukan hubungan intim, susah buang air kecil, rasa nyeri pada pinggul, keputihan yang tidak normal, dan pendarahan spontan pada saat menstruasi.

Keganasan dan bahaya kanker ini bisa menyerang wanita mana saja tidak memandang umur, ras dan golongan, karena itulah sangat disarankan untuk semua wanita Indonesia agar melakukan pemeriksaan pap smear minimal 3 tahun sekali untuk mendeteksi adanya kelainan-kelainan pada sel-sel servik (leher rahim).

 

Kanker rahim merupakan kanker yang sangat berbahaya dan sangat ditakuti oleh wanita di dunia. Kanker ini sukar untuk diketahui apa penyebabnya, tapi ada beberapa yang menjadi faktor penyebab dari kanker ini seperti yang dikatakan di atas. Banyak berbagai cara yang memungkinkan bisa mengurangi faktor terkena kanker ini yang bisa Anda lakukan terutamanya Anda yang sudah memasuki usia menopause. Semoga bermanfaat..

 

Kanker Rahim

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*