Kanker Ovarium Apa Itu ?

Kanker Ovarium Apa Itu ?

 

Kanker Ovarium Apa Itu ?

Kanker ovarium adalah kondisi di mana tumor ganas tumbuh berkembang di dalan indung telur, di mana sel-sel telur juga hormon wanita(estrogen dan progesteron) dihasilkan. Kanker ovarium jika diketahui pada stadium awal dapat diobati secara efektif. Namun, sangat sulit untuk mendiagnosis penyakit ini pada stadium awal. Kanker ovarium biasa terjadi pada wanita berusia menengah dan wanita yang telah lanjut usia. Kasus yang paling fatal terjadi pada wanita yang berumur di atas 55 tahun. Penyakit ini dapat dikendalikan dengan mengurang faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Pada awalnya kanker ovarium ini tidak menunjukkan suatu gejala yang meyakinkan. Gejala kanker ovarium yang biasa muncul hanya sekedar sembelit maupun diare atau lebih sederhana, Anda hanya merasa lelah saja.

Rasa nyeri yang biasa ditimbulkan dari penyakit ini dirasakan pada area di sekitar perut, punggung, pelvis serta kaki. Fakta yang mengejutkan mengatakan jika telah tercatat kurang lebih sebanyak 22.000 wanita di Amerika yang didiagnosa telah terkena penyakit ini. Simak beberapa gejala dari kanker indung telur di bawah ini, bermanfaat untuk menjaga diri Anda dari risiko terkena penyakit berbahaya:

  • Adanya pembengkakan di daerah abdominal atau perut ini membuat perut Anda terlihat membuncit selayaknya wanita yang sedang hamil muda. Kondisi ini patut dicurigai, terlebih jika Anda memiliki porsi makan yang kecil, artinya perut tidak membuncit karena kelebihan lemak. Sayang sekali karena penyebab kanker ovarium belum ditemukan secara pasti, namun ada beberapa faktor pendukung pertumbuhan sel kanker di indung telur, antara lain adalah karena usia, konsumsi obat penyubur kehamilan, faktor genetika, obesitas, dan sejarah reproduksi.
  • Merasakan nyeri di sekitar perut, punggung maupun pelvis merupakan gejala lain dari penyakit ini. Nyeri pada perut mungkin biasa Anda alami disaat datang bulan, namun akan menjadi tidak tepat, jika rasa nyeri yang Anda alami terjadi secara berkelanjutan disaat datang bulan telah usai dan rasanya jauh lebih nyeri dibandingkan dengan nyeri datang bulan.
  • Ada pendarahan. Pendarahan yang terjadi berkelanjutan setelah datang bulan selesai patut untuk Anda waspada. Segera periksakan diri Anda ke dokter kandungan disaat Anda merasakan gejala ini.
  • Diare atau bisa jadi sembelit karena gangguan pencernaan merupakan ciri-ciri kanker ovarium yang bisa dikaitkan dengan berbagai komplikasi kesehatan lainnya. Untuk diagnosa paling tepat, Anda harus memeriksakan diri Anda ke dokter. Lakukan pemeriksaan secara bertahap untuk meminimalisir jumlah pasien yang menderita kanker indung telur.
  • Mudah merasa kenyang agak sedikit mengherankan, terlebih bila awalnya Anda termasuk orang yang hobi makan. Mudah merasa kenyang bahkan ketika mengkonsumsi makanan favorit patut dicurigai, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk hidup yang memiliki nafsu dan mudah terkena godaan, apalagi jika itu berhubungan dengan makanan lezat.

Salah satu hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya adalah dengan selalu mengonsumsi makanan sehat. Berikut adalah daftar makanan super sehat untuk menghindari risiko kanker ovarium.

  • Jahe : Jahe telah lama dikenal sebagai makanan sehat yang bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan kanker. Salah satunya adalah kanker ovarium. Zat-zat alami di dalam jahe bermanfaat untuk mencegah bertumbuhnya sel kanker dan menyehatkan ovarium.
  • Teh : Minum teh secara rutin mampu mengurangi risiko kanker ovarium lebih dari 50%. Sehingga minumlah dua cangkir teh sehari untuk mencegah penyakit mengerikan ini.
  • Bayam : Bayam kaya akan seng, magnesium, dan kalium yang semuanya bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah tumbuhnya kanker.
  • Brokoli : Kandungan vitamin dan mineral di dalam brokoli mampu menjadikan brokoli sebagai salah satu dari 3 makanan tersehat di dunia serta bermanfaat untuk mencegah kanker.
  • Telur : Vitamin D yang terkandung di dalam telur sangat penting untuk mencegah kanker ovarium.
  • Mentimun : Mentimun adalah makanan super sehat yang mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Asam pantotenat yang ada di dalam mentimun juga bermanfaat untuk mencegah kanker.
  • Wortel : Selain vitamin A, kandungan vitamin K, B6, kalium, dan serat makanan di dalam wortel sangat baik untuk mencegah kanker ovarium.
  • Ubi jalar : Ubi jalar kaya akan karotenoid yang merupakan zat antioksidan kuat sehingga mampu mencegah penyakit kanker. Selain karotenoid, ubi jalar juga tinggi akan magnesium dan kalium yang berfungsi sama.
  • Kacang-kacangan: Kacang kaya akan asam lemak omega yang membuatnya mampu mencegah datangnya kanker ovarium.

Kanker Ovarium Apa Itu ?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*