Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

Kanker Leher Rahim – Infeksi Human papilloma virus (HPV) terutama merupakan penyebab munculnya kanker leher rahim. Perkembangan dan penularan virus ini dapat terjadi pada wanita yang sudah aktif secara seksual sejak usia 18 tahun.Resiko akan semakin meningkat pada mereka yang merokok dan hobi berganti-ganti pasangan seksual, terutama bagi mereka yang pernah berhubungan dengan pria pengidap HIV maupun kondiloma akuminata.

Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

Untuk mencegah berkembangnya virus ini, vaksinasi dapat dilakukan pada wanita sejak menginjak usia 9 tahun. Dan, sejak usia 21 tahun, para wanita dianjurkan untuk melakukan deteksi dini secara berkala untuk memastikan keberadaan kanker serviks. Metode deteksi dini yang umumnya dilakukan adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) atau dengan melakukan papsmear. Segera periksakan kondisi tubuh Anda jika Anda mengalami 3 gejala khas dari kanker serviks berupa perdarahan di luar masa haid (terutama setelah berhubungan intim), keputihan abnormal, dan rasa nyeri di sekitar pinggang, panggul, dan perut bawah.

Faktor Risiko Kanker Leher Rahim :

  • Menikah atau melakukan kontak seksual di usia yang sangat muda (usia < 18 tahun )
  • Melahirkan banyak anak
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Merokok (aktif maupun pasif)
  • Riwayat menderita PMS ( Penyakit Menular Seksual )
  • Infeksi HPV
  • Mempunyai pasangan yang menderita : kanker serviks,kutil kelamin
  • Pasangan mempunyai patner seks sebelumnya yang menderita kanker serviks
  • Menderita infeksi yang lama di organ reproduksi
  • Mempunyai kekebalan tubuh yang rendah (karena obat-obatan, penyakit ex. AIDS)

CARA PENGOBATAN KANKER LEHER RAHIM

Adapun cara pengobatan kanker leher rahim yang dapat dilakukan yaitu dengan :

  1. Operasi pengangkatan

Operasi pengangkatan rahim dan uterus (kandungan) dikenal dengan istilah histerektomi yaitu dengan melakukan pengangkatan rahim penderita yang dilakukan pada bagian rahim vagina dan jaringan parametrium, kemudian dilakukan pembersihan bilaterial kelenjar getah bening pada panggul. Ada 4 jenis tingkatan histerektomi:

Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

  • Histerektomi parsial (subtotal). Operasi pengangkatan yang dilakukan hanya pada rahim. Dengan operasi ini penderita kemungkinan menderita kanker rahim masih besar oleh karena itu disarankan melakukan pemeriksaan rutin.
  • Histerektomi total. Operasi pengangkatan rahim dan mulut rahim. Pada operasi ini tidak melakukan pengangkatan tuba falopi dan ovarium.
  • Histerektomi total dan salpingo-ooforektomi bilateral. Operasi pengangkatan rahim, serviks, tuba falopi dan ovarium.
  • Histerektomi radikal. Operasi pengangkatan rahim, kelenjar getah bening, serviks, bagian atas vagina dan jaringan dalam panggul diangkat. Operasi pengangkatan (histerektomi) dapat melalui perut dan alat kewanitaan (vagina). Histerektomi melalui vagina cenderung lebih beresiko kecil dan cepat pulih . Cara pengobatan melalui histerektomi sering dilakukan karena memiliki keunggulan yaitu membersihkan lesi kanker dan pengobatan yang lebih cepat. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan akan mengalami gangguan pada buang air kecil dan pengangkatan yang luas.
  1. Radioterapi

Radioterapi adalah cara paling sering dilakukan untuk pengobatan kanker serviks. Radioterapi juga sangat cocok untuk segala kanker leher rahim di awal dan lanjut stadium. Radioterapi sendiri adalah penggunaan radiasai pengion yang diberikan pada penderita kankers dengan mematikan sel kanker sesuai dosis pada volume tumor. Radiasi akan merusak sel kanker dan menghambat pembelahan sel. Pemberian radiasi pada penderita kanker serviks disesuaikan dengan ukuran, luas, tipe dan stadium tumor. Meskipun dianggap sebagai pengobatan kanker serviks yang sangat baik akan tetapi memiliki efek samping pada perubahan tubuh yaitu kulit, rambut. Gangguan yang mungkin terjadi adalah infeksi kandung kemih. Radioterapi dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan tingkatan stadium kanker leher rahim.

  • Radioterapi seluruh panggul (whole pelvis)
  • Radioterapi karsinoma serviks uteri pasca wertheim
  • Radioterapi brachiterapi
  1. Radiopartikel

Teknologi pengobatan yang ditujukan menghambat perkembangan sel kanker dan tidak menggangu kegiatan sehari-hari. Radioterapi menggunakan biji partikel seluas 1,7 cm yang kemudian akan memancarkan sinar gamma dan tidak menghancurkan sel-sel tubuh lain. Pengobatan ini diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kegagalan.

Sekian artikel mengenai kanker leher rahim dan pengobatannya. Semoga artikel mengenai kanker leher rahim dan pengobatannya diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Kanker Leher Rahim Dan Pengobatannya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*