Gejala Polip Rahim dan Faktor Resikonya

Gejala Polip Rahim dan Faktor Resikonya

Gejala Polip Rahim– Polip pada umumnya terjadi di hidung. Namun, jenis penyakit ini juga bisa tumbuh di bagian lain tubuh seperti rahim. Polip rahim atau polip uterus adalah benjolan yang berasal dari jaringan di daerah mulut rahim, bentuknya seprti jari, berwarna merah, dan kenyal.

Gejala Polip Rahim- Penyakit Polip Uterus atau biasa kita kenal dengan Polip Rahim merupakan daging tumbuh yang melekat pada dinding bagian dalam rahim dan menonjol ke dalam rongga rahim . Pertumbuhan sel-sel pada lapisan rahim (endometrium) yang berlebihan ini bisa berujung pada pembentukan polip rahim . Gejala Polip Rahim- Ukuran polip rahim ini bervariasi , mulai beberapa milimeter atau tak lebih besar dari biji wijen hingga beberapa sentimeter seukuran bola golf atau lebih besar lagi .

Gejala Polip Rahim dan Faktor Resikonya

Gejala Polip Rahim dan Faktor Resikonya

Gejala Polip Rahim– Penyebab penyakit polip rahim sampai saat ini belum diketahui dengan jelas , namun bakteri yang menyebabakan terjadinya penyakit polip rahim merupakan suatu infeksi di dalam rahim . Bakteri ini bisa masuk karena pola hidup yang tidak sehat . Gejala Polip Rahim- Mengalami gangguan saat mentruasi juga bisa menjadi salah satu penyebab polip rahim atau bisa juga terjadi akibat adanya kelainan dalam rahim . Adapun penyebab polip rahim lainnya sebagai berikut :

Penyebab Polip Rahim

  • Rahim yang sangat sensitif sekali pada hormon
  • Mempunyai penyakit darah tinggi atau hipotensi
  • Berlebihan berat badan atau kegemukan
  • Rahim yang sangat sensitif sekali pada hormon
  • Sering menjalani kemoterapi pada penderitaan kanker payudara
  • Sering menjalani kemoterapi pada penderitaan penyakit darah tinggi atau hipertensi

 

Mempelajari gejala polip rahim amatlah sangat penting, karena dengan mengenali gejala polip rahim tersebut kita bisa bertindak cepat dalam pengobatan jikalau gejala tersebut pada diri kita.

Gejala polip rahim yang paling umum adalah pendarahan yang tak terduga atau berat. Polip adalah massa kecil yang tumbuh pada batang. Polip dapat ditemukan dibanyak tempat ditubuh, bagaimanapun, polip rahim terbentuk dileher rahim (pangkal rahim) dan hanya mempengaruhi perempuan.

Gejala polip rahim mungkin tidak semua wanita merasakan gejalanya, namun ada beberapa kemungkinan yang menjadi tanda atau gejala polip rahim yaitu sebagai berikut:

  • Gejala Polip Rahim- Terjadinya perdarahan diluar haid yang warnanya lebih terang dari darah haid.
  • Gejala Polip Rahim-Pendarahan menstruasi yang tidak teratur, misalnya sering mengalami periode menstruasi yang lama namun tidak terduga.
  • Gejala Polip Rahim- Periode menstruasi yang terlalu lama
  • Gejala Polip Rahim- Pendarahan pada vagina setelah menopause
  • Gejala Polip Rahim- Pendarahan setelah melakukan hubungan seksual
  • Gejala Polip Rahim- Kemandulan polip rahim bisa terjadi sebelum atau sesudah menopause.

 

Diagnosis dapat mencakup pengamatan gejala polip rahim tersebut oleh seorang wanita namun evaluasi oleh dokter akan diperlukan untuk diagnosis definitive. Evaluasi mungkin melibatkan pemeriksaan ginekologis lengkap dengan pap smear atau analisis dari setiap keputihan. Biopsi dari polip dapat dilakukan. Polip biasanya jinak dan jarang ditemukan sel-sel prakanker atau kanker dalam polip. Pengobatan polip rahim dilakukan dengan membuang dan hanya membutuhkan waktu yang sederhana. Setelah dibuang, polip biasanya tidak tumbuh kembali. Namun, wanita yang memiliki sejarah masa lalu dengan polip lebih cenderung memiliki polip baru untuk tumbuh.

Umumnya, polip tidak perlu diangkat karena dianggap tidak berbahaya. Namun, jika harus diangkat, bisa dilakukan dengan tindakan kuret, yang sebenarnya malah berisiko, karena dapat menimbulkan perdarahan yang sulit diatasi.

Polip biasanya akan lepas dan hilang bersamaan dengan proses persalinan. Agar tidak terjadi perdarahan lebih lanjut, sebaiknya Anda dan suami tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu.

Faktor risiko memiliki polip rahim meningkat pada wanita dengan diabetes mellitus dan vaginitis berulang dan servisitis, polip rahim tidak pernah benar-benar terjadi sebelum onset menstruasi. Hal ini biasanya terlihat pada wanita usia reproduksi. Yang paling rentan terhadap penyakit ini adalah perempuan usia 40 sampai 50 tahun. Hal ini juga mengatakan bahwa polip rahim dapat ditemukan pada insiden yang memicu produksi hormon. Wanita hamil memiliki risiko yang lebih tinggi karena perubahan tingkat hormon, mungkin dari peningkatan produksi hormon beredar juga.

 

Gejala Polip Rahim dan Faktor Resikonya

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*