Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1 – Kanker serviks merupakan penyakit yg banyak sekali menyerang wanita di seluruh dunia. Penyakit tersebut menduduki peringkat satu dari penyakit kanker yg membunuh wanita di negara berkembang di seluruh dunia. Kanker serviks yg mengakibatkan terjadinya perubahan dan pertumbuhan massa di serviks tersebut memang berbahaya, terutama jika baru diketahui atau didiagnosis di stadium akhir.

Penelitian dari badan kesehatan dunia alias WHO menunjukkan bahwa penyakit kanker serviks yg diketahui dan didiagnosis sejak stadium dini atau stadium 1 memiliki angka kesembuhan yg kaya jika diobati. Jika diobati dari stadium awal, angka buat terjadinya kanker tersebut lagi sungguhlah rendah. Sebaliknya, jika penyakit tersebut baru didiagnosis ketiak telah memasuki stadium akhir, angka kesembuhan meski telah diterapi dengan tips yg benar sungguhlah rendah. Maka, mengetahui Gejala Kanker Serviks Stadium 1 sungguhlah penting.

 

Jadi, Apa saja Gejala Kanker Serviks Stadium 1?

Seperti yg sudah dikemukakan di atas, mendiagnosis penyakit tersebut selagi masih menginjak stadium awal adalah kunci keberhasilan dari terapi. Belum lagi mengingat data WHO yg mengatakan bahwa kanker serviks adalah kanker yg membunuh wanita nomor satu di negara berkembang, termasuk Indonesia. Berikut adalah beberapa Gejala Kanker Serviks Stadium 1, diantaranya :

 

  1. Tak bertanda

Sayangnya, seperti jenis kanker lainnya, tanda kanker serviks stadium 1 adalah TIDAK MENIMBULKAN TANDA. Di stadium 1, penyakit kanker baru menimbulkan sedikit perubahan di leher rahim. Perkara inilah yg menjadi alasan mengapa kanker serviks stadium 1 jarang menimbulkan tanda. Gejala Kanker Serviks Stadium 1 umumnya baru timbul saat kanker serviks sudah memasuki stadium yg lebih lanjut, meski kadang bisa juga memberi tanda di stadium awal. Atas alasan inilah, pemeriksaan leher rahim dengan tips pap smear wajib dilakukan oleh semua wanita umur dewasa.

 

  1. Keluarnya cairan dari organ intim

Cairan yg keluar dari organ intim kita dapat menjadi Gejala Kanker Serviks Stadium 1. Walaupun Gejala Kanker Serviks Stadium 1 tersebut pun sungguh kerap terjadi saat kanker serviks telah menginjak stadium yg lebih lanjut. Cairan yg keluar bisa berupa air yg encer, bisa juga bercampur darah & bisa juga berupa lendir yg mempunyai bau yg kurang sedap. Cairan umumnya keluar kapan saja, lain halnya dengan keputihan yg umum muncul sebelum & sesudah haid. Terkadang, cairan yg keluar tersebut bisa dalam jumlah yg sungguh banyak.

 

  1. Perdarahan yang terjadi sesudah berhubungan intim

Gejala Kanker Serviks Stadium 1 lainnya yg mungkin terjadi adalah perdarahan yg terjadi sesudah berhubungan intim. Tapi, sama seperti tanda sebelumnya, tanda tersebut bukan hanya menjadi Gejala Kanker Serviks Stadium 1 tapi lebih kerap menjadi gejala kanker serviks stadium lanjut. Perdarahan yg terjadi dapat sedikit ataupun banyak, di stadium awal umumnya sedikit. Dan perdarahan tersebut bisa diikuti rasa nyeri maupun rasa tak nyeri.

 

Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Pap Smear Secara Berkala

Seperti yg sudah disebutkan di atas bahwa kerapnya Gejala Kanker Serviks Stadium 1 malah tak menimbulkan tanda, maka organisasi kesehatan dunia alias WHO merekomendasikan melakukan pemeriksaan Pap Smear untuk semua perempuan yg sudah menikah dengan cara berkala. ini dilakukan buat bisa mendiagnosis kanker serviks di kala dini sebab umumnya Gejala Kanker Serviks Stadium 1 adalah tak bertanda.

Berikut ialah rekomendasi tes Pap Smear oleh WHO :

  • Pemeriksaan dilakukan umumnya di wanita berusia > 30 thn yg telah menikah.
  • Bila pemeriksaan hanya bisa dilakukan 1x seumur hidup, pilihlah umur antara 35-45 tahun.
  • Bagi mereka yg berusia > 50 tahun, lakukan pemeriksaan Pap Smear setiap 5 tahun.
  • Terideal, pemeriksaan Pap Smear dilakukan di umur 25-49 tahun; & dilakukan berkala setiap 3 tahun.
  • Pemeriksaan Pap Smear tak disarankan dilakukan 1x per tahun.
  • Bagi wanita umur > 65 tahun, dengan hasil pemeriksaan Pap Smear sebelumnya negatip, tak disarankan buat melakukan pemeriksaan lagi.

 

Mengingat pentingnya & berbahayanya penyakit tersebut untuk seorang wanita, maka gejala kanker serviks mestilah selalu diwaspadai. Sayangnya, Gejala Kanker Serviks Stadium 1 kerapnya malah tak memberikan tanda yg bisa anda rasakan. Tapi, setiap wanita mestilah waspada terhadap gejala kanker serviks stadium lanjut. Buat bisa mendiagnosis kanker serviks dari stadium dini, WHO merekomendasikan pemeriksaan Pap Smear untuk semua wanita yg sudah menikah di atas usia 30 tahun. Maka, lakukan pemeriksaan Pap Smear secara berkala buat mencegah komplikasi penyakit kanker serviks.

 

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*