Gejala Kanker Rahim

Gejala Kanker Rahim

Para wanita wajib mengetahui Gejala Kanker Rahim karena siapapun bisa saja mengidapnya. Memang beberapa sumber menyebutkan bahwa kelompok usia yang beresiko mengalami kanker serviks adalah wanita dalam usia menopause, namun pada kenyataannya wanita yang masih sangat mudapun banyak yang mengidap kanker ini. Hal ini mungkin dikarenakan gaya hidup dan lingkungan yang mendukung berkembangnya sel kanker ini sehingga pada akhirnya wanita manapun dapat beresiko mengidap kanker yang sangat mengerikan ini.

gejala kanker rahim

gejala kanker rahim

Gejala Kanker Rahim> Rahim adalah organ reproduksi betina yang utama pada kebanyakan mamalia. Kanker rahim adalah tumor ganas pada lapisan rahim (endometrium).Kanker rahim dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh seperti indung telur, saluran telur dan sistem getah bening. Penyebab kanker rahim kebiasaan hidup yang kurang baik serta kurang memperhatikan kebersihan dan keseimbangan pH pada organ intimnya. Salah satu contoh terlalu sering mencuci vagina atau organ intim dengan menggunakan sabun antiseptik, keputihan yang tidak normal, jarang mengganti pembalut ketika sedang menstruasi, tidak langsung membersihkan organ intim ketika usai melakukan aktivitas seksual.

Gejala Kanker Rahim> Kanker rahim atau kanker uterus adalah tumor ganas yang terdapat pada endometrium (lapisan terdalam rahim, tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi).

Kanker jenis ini dapat mempengaruhi kemampuan reproduksi seorang wanita. Karena itu, tidak heran bila kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum wanita.

Mengenali Faktor Resiko dan Gejala-Gejala Kanker Rahim

Seperti jenis kanker yang lain, penyebab kanker rahim belum dapat diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  1. Gejala Kanker Rahim- Wanita di atas usia 50 tahun.
  2. Gejala Kanker Rahim- Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  3. Gejala Kanker Rahim- Penderita Endometrial hyperplasia.
  4. Gejala Kanker Rahim- Endometrial hyperplasia merupakan suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan rahim/uterus. Itu bukan kanker. Namun, terkadang itu dapat berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode dan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia.
  5. Gejala Kanker Rahim– Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).

Terapi ini, digunakan untuk mengatasi gejala-gejala menopause, mencegah osteoporosis/pengeroposan tulang, dan mencegah resiko penyakit jantung dan stroke. Wanita  yang menggunakan hormon estrogen tanpa progesteron mempunyai suatu peningkatan resiko kanker kandungan, terutama bagi yang menggunakannya dengan dosis tinggi dalam jangka panjang.

6. Gejala Kanker Rahim- Kelebihan berat badan.

Sebagian estrogen dalam tubuh dibuat di dalam jaringan lemak sehingga wanita yang gemuk memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi. Tingginya kadar estrogen merupakan penyebab meningkatnya resiko kanker rahim pada wanita obesitas.

7. Gejala Kanker Rahim- Pemakaian tamoksifen.

Tamoksifen biasanya digunakan untuk mencegah atau mengatasi kanker payudara. Wanita yang menggunakan obat ini, mempunyai resiko yang lebih besar untuk terserang kanker rahim. Tamoksifen memiliki efek antiestrogen pada sel kanker payudara tetapi berefek estrogenik pada rahim sehingga penggunaan obat ini, menjadi salah satu faktor resiko bagi seorang wanita terserang kanker rahim.

8. Gejala Kanker Rahim- Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.

9. Gejala Kanker Rahim- Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.

10. Gejala Kanker Rahim- Menopause setelah usia 50 tahun.

11. Gejala Kanker Rahim- Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).

12. Gejala Kanker Rahim- Adanya polip pada endometrium.

Sedangkan gejala-gejala kanker rahim yang sering ditemui sebelum terserang adalah perdarahan di luar masa haid yang berlebihan, siklus menstruasi yang abnormal, nyeri perut bagian bawah atau kram panggul, keluar cairan putih yang encer atau jernih (pada wanita pasca menopause), nyeri atau kesulitan saat berkemih, juga timbulnya nyeri ketika melakukan hubungan seksual.

Gejala Kanker Rahim> Beberapa kebiasan-kebiasan yang tanpa kita sadari dapat memicu timbulnya kanker rahim, antara lain:

Diet Rendah Lemak

Apabila kita terlalu banyak konsumsi jenis makanan yang berlemak maka estrogen pun semakin banyak, karena lemak yang potensial memproduksi hormon estrogen. Dan apabila badan rahim/endometrium terpapar oleh hormon ini maka kemungkinan terjadi perubahan yang sangat cepat menjadi kanker.

Kebiasaan Merokok

Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat mempermudah selaput lendir sel-sel tubuh terangsang atau bereaksi. Dan biasanya terjadi pada tenggorokan, paru-paru dan leher rahim. Apabila nikotin yang diserap oleh tenggorakan terlalu banyak maka akibatnya semakin besar kemungkinan tiga organ itu terkontaminasi.

Sering Menabur Bedak Pada Vagina

Butiran-butiran bedak yang menempel pada vagina dapat menyebabkan timbulnya kanker ovarium. Hal itu dapat mengakibatkan infeksi dan luka di ovarium. Kebiasaan seperti ini dianggap sesuatu yang wajar saja, demi menjaga kesegaran pada vagina. Padahal dengan kebiasaan seperti itu dapat menimbulkan kanker.

Pembersih Vagina

Pada umumnya wanita sering menggunakan antiseptik untuk membersihkan daerah kewanitaan mereka. Katanya, berguna membasmi kuman pada vagina, perlu diketahui pada vagina terdapat kuman yang disebut Basillus Doderlain, penghasil asam laktat yang memang fungsinya menjaga kelembaban vagina. Padahal antiseptik yang digunakan mengandung bahan kimia yang berbahaya yang dapat menimbulkan iritasi pada leher rahim.

Kurangnya asupan vitamin

Vitamin C merupakan vitamin yang dapat memperbaiki dan memperkuat mukosa, material dalam leher rahim. Jika kita kekurang vitamin tersebut tidak menutup kemungkinan kita akan terjangkit kanker rahim. Oleh karena dianjur untuk memperbanyak makan sayuran dan mengkonsumsi vitamin C.

Kebiasaan-kebiasaan yang sering kita anggap remeh yang telah dijelaskan diatas merupakan pemicu terjadinya kanker rahim. Mulailah untuk meninggalkan kebiasan-kebiasaan tersebut demi kesehatan anda sendiri.

 

Gejala Kanker Rahim

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*