Gejala kanker ovarium

Gejala kanker ovarium

Gejala kanker ovarium– Kanker ovarium mengacu pada adanya pertumbuhan sel-sel asing yang berbahaya pada beberapa bagian dari ovarium. Ovarium adalah organ reproduktif wanita, dimana sel telur berkembang. Umumnya kanker ovarium diklasifikasikan sebagai epithelial dan tumbuh dari permukaan ovarium. Jenis lain dari kanker ovarium tumbuh dari sel telur (tumor sel germinal) atau sel-sel pendukung (tumor stroma)

Gejala Kanker Ovarium

Gejala Kanker Ovarium

Pertumbuhan tumor ganas ovarium sangat cepat, mudah menyebar. Akan tetapi kanker ovarium di stadium awal kebanyakan tanpa adanya gejala, seringkali disaat pemeriksaan ginekologi secara kebetulan terdeteksi atau disaat tumor tumbuh sampai ukuran tertentu yang melewati pelvik, dapat diraba di perut atau disaat adanya komplikasi baru terdeteksi, disaat akan melakukan pengobatan seringkali sudah dalam stadium lanjut. Gejala kanker ovarium dapat berbeda karena ukuran tumor, waktu kejadian dan ada tidaknya komplikasi. Oleh karena itu, apa saja gejala kanker ovarium?

  1. Pada gejala kanker ovarium stadium dini terkadang merasa tidak enak di perut bagian bawah atau merasa menurun dan sakit di satu sisi pada perut bagian bawah.
  2. Gejala kanker ovarium- Merasa perut mengembung, karena tumor bertumbuh dengan cepat maka diwaktu yang singkat akan terasa perut kembung, benjolan di perut dan asites. Tumor yang kecil pada saat pemeriksaan pelvik baru dapat terdeteksi, disaat benjolan terus bertumbuh besar melewati pelvik, benjolan di perut baru dapat teraba.
  3. Gejala kanker ovarium tertekan, disaat tumor infiltrasi ke jaringan di sekitar atau menekan saraf, dapat menimbulkan sakit perut, sakit pinggang atau sakit linu panggul; apabila menekan pembuluh darah vena pelvik, bisa timbul bengkak pada kaki; tumor dengan ukuran besar dapat menekan kandung kemih, menimbulkan gejala sering kencing, kesulitan kencing, retensi urin; menekan rektum akan kesulitan buang air besar; menekan lambung dan usus akan timbul gejala pencernaan; menekan diafragma akan kesulitan bernapas, tidak dapat tidur terlentang.
  4. Karena pertumbuhan tumor sangat cepat, maka akan timbul gejala malnutrisi dan badan kurus, menyebabkan cachexia.
  5. Gejala yang berkaitan dengan adanya metastase kanker, kanker ganas ovarium jarang ada gejala rasa sakit, apabila terjadi kebocoran tumor, pendarahan atau infeksi atau karena infiltrasi menekan organ di sekitarnya dapat menimbulkan sakit perut, sakit pinggang.
  6. Gejala kanker ovarium- Apabila bilateral ovarium semuanya rusak oleh jaringan tumor, bisa menimbulkan gangguan menstruasi dan amenore; metastase ke paru-paru akan timbul batuk, batuk berdarah, efusi pleura; metastase ke tulang dapat menyebabkan rasa sakit di area metastase; metastase ke usus dapat menimbulkan darah tinja, yang terberat dapat menimbulkan obstruksi usus.
  7. Apabila berupa fungsional tumor, dapat menimbulkan gejala yang berkaitan dengan hormon estrogen atau hormon androgen yang berlebihan. Misalnya : menimbulkan disfungsional awal pendarahan uterus, pendarahan vagina pasca menopause atau timbul tanda-tanda maskulin. Gejala kanker ovarium pada penderita seperti badan kurus yang nyata, anemia berat dan tanda cachexia lainnya. Pada saat pemeriksaan ginekologi dapat teraba nodul keras yang tersebar di forniks posterior, benjolan kebanyakan terdapat didua sisi. substantive, permukaan yang tidak rata, tidak dapat digerakkan, sering terkait dengan adanya asites darah. Terkadang dapat teraba kelenjar getah bening membesar di pangkal paha, di bawah ketiak atau di atas tulang belikat.

 

Gejala kanker ovarium umum bervariasi dan tidak spesifik. Pada stadium awal berupa :
• haid tidak teratur
• ketegangan menstrual yang terus meningkat
• menoragia
• nyeri tekan pada payudara
• menopause dini
• rasa tidak nyaman pada abdomen
• dispepsia
• tekanan pada pelvis
• sering berkemih
• flatulenes
• rasa begah setelah makan makanan kecil
• lingkar abdomen yang terus meningkat

Jika Anda memiliki gejala kanker ovarium, dokter harus mencari tahu apakah itu karena kanker atau beberapa penyebab lain. Dokter Anda mungkin bertanya tentang pribadi dan keluarga sejarah medis Anda.

 

Pencegahan

Tidak ada cara yang dikenal untuk mencegah kanker ovarium. Tapi hal-hal dapat menurunkan kesempatan Anda untuk mendapatkan kanker ovarium:

  • Setelah digunakan pil KB selama lebih dari lima tahun.
  • Setelah memiliki ligasi tuba (mendapatkan tabung Anda terikat), kedua indung telur diangkat, atau histerektomi (operasi di mana rahim, dan kadang-kadang leher rahim, dihapus).
  • Setelah melahirkan.

 

Gejala kanker ovarium

 

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*