Gejala Kanker Endometrium

Gejala Kanker Endometrium

Gejala Kanker Endometrium– Keganasan kanker endometrium terjadi di dalam endometrial, yang paling umum dari kelenjar endometrium adalah adenokarsinoma, salah satu dari tiga tumor ganas penyakit kelamin wanita, presentasenya setelah kanker serviks. Kanker endometrium beresiko pada umur 58-61, 50%-70% terjadi pada pasca menapouse, oleh karena itu, banyak orang yang berpikir bahwa, kanker endometrium terjadi pada wanita yang lebih tua, pada kenyataannya, kanker endometrium semakin lama terjadi pada umur yang lebih muda.

Gejala Kanker Endometrium

Gejala Kanker Endometrium

Kanker Endometrium adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kanker pada endometrium, lapisan paling dalam dari dinding rahim, dimana sel-sel endometrium tumbuh secara tidak terkontrol, menginvasi dan merusak jaringan di sekitarnya. Gejala Kanker Endometrium– Kanker ini merupakan salah satu dari kanker pada sistem reproduksi wanita yang paling umum dan seringkali terdeteksi pada stadium awal karena gejala-gejalanya, seperti perdarahan vagina di antara periode menstruasi dan setelah menopause, masa menstruasi yang berat dan berkepanjangan disertai sekret abnormal pada vagina, yang mendorong wanita untuk menemui dokter. Gejala Kanker Endometrium– Ketika terdeteksi pada stadium awal, kanker endometrium dapat sepenuhnya dibuang melalui pengangkatan rahim secara bedah (histerektomi).

Gejala Kanker Endometrium– Penyebab pasti dari kanker ini belum diketahui tetapi diketahui karena paparan terhadap hormon wanita, estrogen yang mengalami peningkatan yang memegang peranan. Faktor-faktor, seperti penggunaan terapi pengganti estrogen, obesitas, pubertas dini dan menopause terlambat meningkakan resiko terjadinya kanker endometrium.

 

Gejala kanker endometrium

  1. Gejala Kanker Endometrium yang pertama Pendarahan pada vagina: yang paling umum dan gejala awal dari kanker endometrium. Lebih pada pendarahan yang tidak teratur, pendarahan kadang banyak atau sedikit, pada wanita pre-menapouse bisa dikatakan mens banyak, memperpanjang durasi, bagi wanita pasca-menapouse akan terus menerus mengalami pendarahan atau tidak berhenti.
  2. Gejala Kanker Endometrium yang kedua Keputihan: kanker endometrium melepaskan jaringan nekrosis, cairan yang dibuang melalui vagina, cairannya seperti air beras dicampur darah atau bernanah dan bau.
  3. Gejala Kanker Endometrium yang ketiga Sakit: terjadi pada pasien stadium lanjut, sebagai kanker dan pendarahan dan kolestasis debit, untuk merangsang kontraksi uterus yang tidak teratur yang disebabkan oleh rasa sakit paroksismal, seperti melalui jaringan kanker ikat serosa atau erosi parametrium, kandung kemih atau menekan organ lain yang menyebabkan nyeri, sakit dapat terjadi disekitar lumbosacral, perut bagian bawah hingga kaki.
  4. Gejala Kanker Endometrium yang  keempat pada pasien stadium lanjut dapat merasakan pembesaran di rahim, dapat menyebabkan pembengkakan tungkai bawah, anemia, berat badan turun, demam, penurunan berat badan dan kegagalan sistemik.
  5. Gejala Kanker Endometrium yang lainnya Ada faktor lain yang meningkatkan kadar estrogen dan salah satunya adalah obesitas. Jaringan lemak dalam tubuh juga memproduksi hormon estrogen. Pola makan dengan asupan tinggi lemak hewani, termasuk daging, susu, dan unggas, bersama dengan makanan olahan dan gula halus adalah nomor satu penyebab obesitas. Makanan ini harus dihindari terutama oleh mereka yang beresiko.

 

Tanda Kanker Endometrium yang mungkin timbul:

a)      Darah di dalam cairan vagina

b)      Haid yang sangat lama dan berat

c)       Keluar cairan dari vagina

d)      Menderita Dispareunia

e)      Pendarahan vagina setelah Menopause

f)       Pendarahan vagina yang tidak normal di sela-sela periode menstruasi

g)      Penurunan berat badan yang tidak diinginkan

h)      Rasa sakit pada panggul

 

Kanker Endometrium dapat menyebabkan komplikasi sebagai berikutnya:

a)      Dapat menyebabkan perkembangan Fistula Rektovagina

b)      Penyebaran Kanker ke bagian-bagian lain pada tubuh

Kanker Endometrium dapat dicegah bila Anda:

  • Berolahraga secara rutin
  • Gunakan Kontrasepsi Oral
  • Mengatur Diabetes Mellitus
  • Menjaga berat badan yang sehat
  • Menjaga diet yang seimbang

Penanganan dan pengobatan Kanker Endometrium dapat berbeda tergantung pada kondisi pasien dan penyakit yang dideritanya. Pilihan pengobatan adalah:

  • Histerektomi
  • Kemoterapi
  • Oforektomi
  • Salpingektomi
  • Terapi Radiasi

Pengobatan konvensional memerlukan operasi, yang dikenal sebagai histerektomi. Sebuah histerektomi parsial adalah di mana hanya rahim akan dihapus, dan histerektomi total di mana ovarium dan tuba akan dihapus juga.

 

Gejala Kanker Endometrium

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*