Faktor Penyebab Kanker Ovarium

Faktor Penyebab Kanker Ovarium

Faktor Penyebab Kanker Ovarium

Faktor Penyebab Kanker Ovarium – Kanker ovarium, yang biasanya menyerang indung telur (ovarium), dapat diidap oleh semua wanita pada segala usia. Penyakit ini menduduki posisi ketujuh di antara jenis kanker yang paling umum menyerang wanita, sehingga harus menjadi salah satu kewaspadaan bagi Anda. Celakanya, kanker indung telur seringkali baru terdeteksi setelah menyebar ke dalam panggul dan perut. Pada tahap akhir ini, kanker ovarium sulit untuk diobati karena sudah menjadi fatal.

Adapun gejala yang mungkin dirasakan antara lain:

  • Nyeri perut atau panggul yang tak kunjung hilang
  • Rasa kembung atau begah pada perut
  • Peningkatan frekuensi kencing yang tidak teratur
  • Kesulitan makan atau mudah merasa kenyang
  • Perubahan berat tubuh yang tak bisa dijelaskan
  • Pendarahan di antara masa menstruasi atau setelah menopause
  • Nyeri punggung
  • Mual
  • Rasa lelah yang berlebih
  • Nyeri ketika melakukan hubungan seksual
  • Menstruasi atau datang bulan yang tidak lancar
  • Konstipasi atau sembelit (sulit buang air besar)
  • Fatigue atau sakit kepala

 

Perlu Anda ketahui, ada faktor penyebab kanker ovarium tertentu yang dapat meningkatkan risiko kanker ovarium. Memiliki satu atau lebih dari faktor penyebab kanker ovarium di bawah ini, memang tidak berarti Anda pasti akan menderita kanker ovarium. Tetapi hal itu menunjukkan Anda memiliki risiko lebih tinggi dari rata-rata perempuan lainnya. Berikut faktor penyebab kanker ovarium :

 

  1. Mutasi gen yang diwariskan

Sebagian kecil faktor penyebab kanker ovarium disebabkan oleh mutasi gen yang diwariskan. Gen yang diketahui meningkatkan risiko kanker ovarium disebut gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2). Gen ini awalnya diidentifikasi dalam keluarga dengan beberapa kasus kanker payudara. Mutasi ini juga meningkatkan risiko kanker ovarium secara signifikan.

 

  1. Riwayat keluarga dengan kanker ovarium

Faktor penyebab kanker ovarium juga bisa diturunkan dari keluarga. Maka risiko Anda untuk mengidap kanker ovarium meningkat jika ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan sedang atau pernah mengalami kanker ovarium. Faktor Penyebab Kanker OvariumRisikonya juga meningkat jika ada lebih banyak keluarga yang mengalami penyakit yang sama. Bahkan, faktor penyebab kanker ovarium juga bisa datang dari sisi keluarga ayah. Sekitar 5-10% kanker ovarium merupakan bagian dari sindrom kanker keluarga yang dihasilkan oleh mutasi gen.

 

  1. Terdiagnosis menderita kanker jenis lain sebelumnya

Jika Anda telah didiagnosa dengan kanker payudara, usus besar, rektum, atau rahim, atau membawa riwayat keluarga dengan jenis kanker tersebut, risiko kanker ovarium akan meningkat. Faktor penyebab kanker ovarium ini disebabkan jenis kanker ini dapat ditimbulkan oleh mutasi gen tertentu yang menyebabkan sindrom kanker pada keluarga, dan kemudian meningkatkan risiko kanker ovarium.

 

  1. Bertambahnya usia

Faktor penyebab kanker ovarium akan meningkat sejalan dengan usia Anda. Kanker ovarium paling sering berkembang setelah masa menopause, meskipun dapat terjadi pada perempuan di semua tahapan usia. Umumnya jarang terjadi pada perempuan di pada usia di bawah 40 tahun. Separuh dari kasus kanker ovarium ditemukan pada perempuan usia 63 tahun atau lebih tua.  – faktor penyebab kanker ovarium

 

  1. Belum pernah hamil

Riwayat reproduktif Anda juga memengaruhi risiko kanker indung telur. Perempuan yang sudah pernah hamil sebelum usia 26 tahun memiliki risiko kanker indung telur lebih rendah daripada perempuan yang belum pernah hamil. Risikonya terus menurun dengan setiap kehamilan yang berjalan lancar hingga persalinan. Perempuan yang pertama kali memiliki kehamilan penuh setelah usia 35 atau tidak pernah hamil memiliki risiko kanker indung telur lebih tinggi. Menyusui juga membuat faktor penyebab kanker ovarium ini lebih rendah lagi.

 

  1. Terapi kesuburan

Perempuan yang pernah menggunakan obat kesuburan clomiphene citrate (Clomid) selama satu tahun lebih kemungkinan bisa meningkatkan risiko tumor indung telur. Risikonya bisa lebih tinggi jika Anda tidak berhasil hamil meskipun sudah mengonsumsi obat tersebut. Jika Anda menggunakan obat-obatan kesuburan, konsultasikan potensi risikonya pada dokter. Namun, perempuan yang tidak subur bisa memiliki risiko yang lebih tinggi ketimbang perempuan yang subur, meskipun tidak menggunakan obat-obatan ini (sehingga tidak pernah hamil).

 

Ada beberapa langkah penting yang dapat Anda perhatikan dan lakukan untuk membuat risiko terkena kanker ovarium menurun. Ada sejumlah langkah mudah yang bisa dipertimbangkan, yakni:

  • Memulai gaya hidup sehat yang artinya mengonsumsi makanan dan minuman sehat. Tidak hanya itu, berolahraga teratur serta mengatur pola makan yang seimbang akan membuat Anda terhindar dari yang namanya masalah obesitas.
  • Menggunakan alat kontrasepsi berupa pil dan bukan yang lain. Hal ini dikarenakan telah terbukti bahwa selama 5 tahun pil kontrasepsi mampu mengurangi risiko kanker ovarium bahkan sampai setengahnya.
  • Mengonsumsi aspirin juga telah terbukti dapat membuat risiko kanker ovarium menjadi rendah.

 

 

 

Faktor Penyebab Kanker Ovarium

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*