Faktor Pemicu Kanker Rahim

Faktor Pemicu Kanker Rahim

 

Faktor Pemicu Kanker Rahim

Para wanita harus lebih waspada terhadap kesehatan rahimnya karena selain kanker serviks, kanker rahim pun mampu membahayakan nyawa. Mungkin kita akan menjadi penasaran apa-apa saja yang menyebabkan kanker rahim di dalam tubuh. Meski belum secara jelas diketahui, berikut di bawah ini bisa dilihat apa saja yang menaikkan faktor pemicu kanker rahim:

 

  1. Usia

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, usia seorang wanita yang masuk 50 tahun malah lebih besar faktor pemicu kanker rahim. Apalagi setelah masa menopause, risiko akan menjadi lebih meningkat dari sebelum menopause. Maka check up ke dokter secara rutin sangat dianjurkan sehingga kanker dan penyebarannya bisa diketahui dini.

 

  1. Terapi Penggantian Hormon Estrogen

Pernah mendengar jenis terapi ini? Terapi ini memang ada dan sebaiknya terapi jenis ini diberikan cukup pada para wanita yang telah menempuh proses histerektomi. Apabila masih ada rahimnya atau belum diangkat, maka terapi hormon kombinasi antara progesteron dan estrogen dapat dilakukan demi membuat faktor pemicu kanker rahim berkurang.

 

  1. Pajanan terhadap Estrogen

Para wanita wajib untuk berhati-hati dan selalu waspada akan tingginya faktor pemicu kanker rahim, apalagi kalau tingkat pajanan terhadap estrogen makin tinggi. Sesudah menopause, akan terjadi perhentian produksi hormon progesteron, sementara produksi hormon estrogen tetap jalan meski memang terjadi penurunan kadar secara drastis. Setelah menopause selesai, faktor pemicu kanker rahim lebih tinggi karena adanya peningkatan kadar hormon estrogen yang tak seimbang dengan hormon progesteron.

Tapi para wanita yang mulai datang bulan di usia yang sangat mudah juga perlu khawatir karena risiko mereka mengalami kanker rahim pun cukup tinggi. Ini dikarenakan peristiwa pajanan estrogen terjadi lebih lama bila membandingkannya dengan mereka yang datang bulan lebih lambat atau yang melalui masa menopause di umur yang seharusnya. Maka dari itu, penting untuk memeriksakan kondisi tubuh serta mengikuti perkembangan normal tidaknya hormon dalam tubuh agar terdeteksi awal apakah ada ketidakberesan di sana.

 

  1. Pemakaian Tamoksifen

Tamoksifen adalah sejenis obat yang memiliki kemampuan dalam menaikkan faktor pemicu kanker rahim untuk para pengonsumsinya. Tentu saja setiap obat yang kita konsumsi selalu memberikan efek samping, namun satu obat dan lainnya memberikan efek samping serta faktor pemicu kanker rahim yang berbeda. Bagi para wanita yang merasa mengonsumsi tamoksifen, kewaspadaan harus ditingkatkan karena kanker rahim dapat menyerang.

 

  1. Diabetes Tipe 2

Wanita dengan risiko diabetes tipe 2 memiliki potensi terjangkit kanker rahim lebih tinggi juga daripada para wanita tanpa risiko diabetes. Maka bila memang merasa mempunyai risiko tersebut, sebaiknya langsung coba pastikan dengan memeriksakan diri ke dokter karena kondisi rahim dalam hal ini termasuk terancam.

 

  1. Belum Pernah Mengalami Kehamilan

Kadar estrogen lebih rendah dari kadar progesteron di saat wanita sedang hamil dan itulah yang membuat faktor pemicu kanker rahim lebih tinggi menyerang wanita-wanita yang belum pernah mengalami proses kehamilan. Jadi tak ada salahnya rajin kontrol kesehatan selama belum hamil untuk mengecek kondisi rahim kita.

 

  1. Sivarium Polisistik

Bagi para wanita yang mengidap sindrom jenis ini, atau yang juga kita kenal dengan istilah ovarium polisistik, faktor pemicu kanker rahim menjadi lebih tinggi. Mengapa demikian? Alasannya adalah karena wanita dengan sindrom ini bakal lebih tinggi pajanannya akan kadar estrogen yang artinya juga menaikkan potensi rahim diserang sel-sel kanker.

 

  1. Obesitas

Bahaya obesitas tak hanya sebatas pada penyakit kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, jenis-jenis penyakit jantung yang mematikan, asam urat, atau bahkan stroke. Obesitas pun mampu menaikkan faktor pemicu kanker rahim pada wanita. Kelebihan berat badan adalah hal yang sebenarnya bisa diatasi dengan melakukan diet sehat dan seimbang secara benar, jadi tidak ada alasan bahwa kita tak mampu mengendalikan bobot tubuh.

 

Bahkan diketahui bahwa wanita dengan kelebihan berat tubuh malah memiliki kadar estrogen yang jauh lebih tinggi dan inilah faktor yang otomatis menaikkan faktor pemicu kanker rahim bahkan bisa lebih dari 2 kali. Sebabnya adalah karena hormon estrogen terproduksi lebih banyak oleh jaringan lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

 

 

 

Faktor Pemicu Kanker Rahim

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*