Cara Deteksi Dini Kanker Ovarium

Cara Deteksi Dini Kanker Ovarium

Cara Deteksi Dini Kanker Ovarium

Deteksi dini kanker ovarium merupakan tema dari informasi yang akan dibagikan pada kesempatan berikut ini. Tahukah anda apa itu kanker ovarium? Apakah bedanya kanker ovarium dengan kanker lain yang berhubungan dengan organ reproduksi wanita? Semua informasi tersebut akan dibahas pada artikel berikut ini.

Kanker ovarium adalah satu lagi penyakit kanker yang menyerang wanita dan seringkali menjadi momok yang membahayakan kesehatan seseorang. Penyakit kanker yang satu ini memang sangat berbahaya, karena biasanya sulit sekali untuk diketahui dan dideteksi keberadaannya. Deteksi dini kanker ovarium memang sangat diperlukan untuk mencegah efek sampingnya yang semakin membahayakan.

Mengapa deteksi dini kanker ovarium juga sangat dibutuhkan adalah karena gejala dari  kanker ovarium hampir sama sekali tidak muncul dan penderitanya pun umumnya tidak memiliki keluhan sakit apapun. Keadaan ini pastinya membingungkan pasien ketika sudah mencapai stadium lanjut baru menyadari bahwa ada sel kanker yang berkembang di dalam tubuhnya.

 

 

Cara Deteksi Dini Kanker Ovarium yang Bermanfaat untuk Anda

Penyakit kanker ovarium ini memiliki efek samping yang sangat besar dan harus diwaspadai. Efek samping tersebut menyebabkan indung telur tidak dapat berfungsi sesuai fungsinya lagi. Tentu hal ini sangat tidak diharapkan oleh wanita manapun. Oleh sebab itu, berikut ini informasi mengenai sedikitnya cara deteksi dini kanker ovarium yang perlu anda ketahui:

Seperti yang telah dijelaskan di bagian sebelumnya, untuk menghindari efek bahaya yang lebih besar perlu dilakukan deteksi dini kanker ovarium. Jika tidak dilaksanakan, dikhawatirkan keberadaan dari kanker ovarium ini diketahui sudah terlambat dan sudah menyebar dengan parah. Itulah sebabnya mengapa anda harus melakukan berbagai cara deteksi dini kanker ovarium berikut ini:

 

  1. Memperhatikan bentuk tubuh

Anda harus selalu memperhatikan apakah ada bagian pada tubuh anda yang mencolok, karena ketidaknormalannya. Jika anda menemukan keanehan pada bentuk tubuh di sekitar perut, kaki, dan selangkan, maka bersiap-siaplah anda untuk menemukan pengobatan terbaik bagi kanker ovarium yang mungkin mengintai anda.

 

  1. Melakukan pemeriksaan panggul rektovaginal

Satu lagi cara deteksi dini kanker ovarium yang bisa anda lakukan dengan bantuan dokter adalah dengan melakukan pemeriksaan panggul. Pemeriksaan ini dikenal dengan nama tes PAP. Jika ditemukan adanya benjolan di daerah dekat dengan panggul anda, maka berhati-hatilah mungkin penyakit yang sedang menyerang anda memang sangat berbahaya.

 

  1. Melakukan pemeriksaan usg transvaginal

Lain lagi dengan pemeriksaan USG Transvaginal yang satu ini. Pemeriksaan dengan memanfaatkan ultrasound ini membuat seseorang dapat mendengar apa yang terjadi pada organ di dalam tubuh. Sehingga jika ada keanehan seperti tumor atau daging tumbuh, kemudia dapat dikunjungi lebih cepat. Seringkali perangkat mungkin juga akan dimasukkan ke organ intim anda untuk menghasilkan gambar yang lebih akurat.

 

  1. Melakukan tes darah CA-125

Mendeteksi kanker ovarium pun dapat dilakukan dengan melakukan tes darah. Tes darah ini disebut sebagai CA-125 karena adalah tingkat zat CA-125 yang diperiksa keberadaannya. Zat CA-125 ini adalah zat yang pasti ditemukan, jika seseorang menderita kanker ovarium. Akan tetapi, tidak cukup bukti hanya dengan deteksi CA-125 maka seseorang menjadi kanker ovarium. Namun, boleh diwaspadai jika ada kandungan CA-125 maka anda harus segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kanke ovarium.

 

  1. Melakukan pemeriksaan fisik pada bagian perut

Satu lagi cara deteksi dini kanker ovarium yang perlu anda ketahui untuk mengetahui apakah ada resiko kanker ovarium yang menyerang anda adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik pada bagian perut.  Dokter akan menekan beberapa bagian perut anda, jika mungkin ditemukan tumor atau penumpukan cairan. Kemudian dokter akan mengambil sampel cairan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

  1. Melakukan pemeriksaan dengan biopsi

Pemeriksaan biopsi adalah salah satu cara deteksi dini kanker ovarium yang dapat anda lakukan. Cara ini dilakukan dengan pengangkatan beberapa jaringan atau cairan untuk mencari sel-sel kanker, termasuk juga untuk mencari sel kanker ovarium. Jika sampai operasi, maka disebut juga sebagai laparotomi.

 

  1. Melakukan pemeriksaan laparoskopi

Laparoskopi adalah pemeriksaan dengan memasukkan tabung kecil ke dalam tubuh melalui sayatan di perut. Alat ini diketahui dapat menghilangkan kista atau sel kanker ovarium sejak dini. Sehingga dapat juga dijadikan salah satu cara mencegah penyebaran sel kanker ovarium yang sedang menyerang anda.

 

  1. Munculnya rasa mual dan kembung serta masalah pencernaan lain

Salah satu ciri dari kanker ovarium yang harus anda waspadai adalah munculnya rasa mual, kembung, dan beberapa gangguan pencernaan lain. Hal ini karena ovarium memiliki lokasi yang berdekatan dengan bagian perut dan seringkali gejalanya dianggap sebagai gejala pencernaan biasa.

 

  1. Munculnya penimbunan cairan pada rongga perut

Jika terdapat penimbunan cairan pada rongga perut, maka jangan anggap remeh sebagai persoalan pencernaan biasa. Segeralah periksakan pada dokter, karena salah satu ciri kanker ovarium adalah terdapat penimbunan cairan pada rongga perut anda. Oleh sebab itu, perhatikanlah perubahan pada tubuh anda dengan seksama.

 

  1. Munculnya rasa nyeri saat senggama

Rasa nyeri saat seggama merupakan satu lagi tanda bahwa ada kanker yang sedang mengintai di daerah organ reproduksi wanita. Namun, untuk lebih jelas kanker tersebut adalah kanker ovarium atau kanker serviks, maka perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan bantuan dokter dan tim medis lainnya.

 

 

Itulah tadi cara deteksi dini kanker ovarium yang perlu anda ketahui. Dengan demikian anda pun dapat melakukan berbagai upaya agar jika ada bibit kanker ovarium dalam tubuh anda, maka anda harus segera melakukan pertolongan pertam. Mulai dari berbagai upaya pengobatan, perawatan, dan lain sebagainya anda perlu lakukan. Perhatikanlah apakah beberapa cara deteksi dini tersebut memang menjelaskan anda terkena kanker rahim atau tidak. Jika masih tidak yakin, pindahlah ke dokter lain yang lebih siap untuk memberikan diagnosa kepada anda.

 

 

Cara Deteksi Dini Kanker Ovarium

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*