Bahaya Kanker Rahim

Bahaya Kanker Rahim

Bahaya Kanker Rahim

Bahaya Kanker Rahim – Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi seorang wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Kanker yang sering disebut kanker endometrium ini muncul di bagian organ kewanitaan. Kanker rahim adalah salah satu jenis kanker yang sangat menakutkan dan cukup banyak terjadi pada wanita di zaman sekarang ini. Kanker rahim sulit dideteksi dan baru bisa diketahui pada saat stadium lanjut. Jadi, penting sekali bagi para wanita untuk waspada terhadap Bahaya Kanker Rahim ini.

Penyebab kanker rahim belum dapat diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan resiko penyakit ini adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama kadar hormon estrogen yang tinggi, selain itu penyebab kanker rahim juga bisa dikarenakan menopause yang terlambat, terapi penggantian hormone, dan penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Kanker rahim merupakan salah satu penyakit yang kerap kali diderita banyak wanita, terutama wanita yang belum memiliki anak, wanita yang mengalami menopause terlambat atau wanita yang mengalami menopause terlalu cepat. Pengobatan ini biasanya menyebabkan Bahaya Kanker Rahim, namun lebih bahaya lagi bila tidak dilakukan pengobatan terhadap penyakit kanker tersebut. Adapun Bahaya Kanker Rahim pasca pengobatan adalah sebagai berikut:

 

  1. Mengalami menopause lebih cepat

Bahaya Kanker RahimMenopause dini merupakan istilah lain dari pengalaman wanita yang kehilangan masa subur lebih awal dibanding wanita lainnya. Orang telah melakukan pembedahan atau proses operasi pada rahim dapat mengalami menopause lebih cepat, Bahaya Kanker Rahim ini disebabkan karena adanya kelainan pada ovarium yang bertugas untuk memproduksi hormon estrogen dan progesteron.

  1. Vagina menjadi sempit

Penyempitan vagina dapat terjadi pasca melakukan pengobatan kanker rahim, Bahaya Kanker Rahim ini dapat menyebabkan Anda kesulitan saat melakukan hubungan seks bahkan beberapa wanita mengalami seks yang menyakitkan dan ada pendarahan, walau tidak melakukan operasi, pengobatan lain seperti radioterapi juga dapat menyebabkan vagina menjadi sempit.

  1. Limfedema

Merupakan jenis penyakit kelenjar getah bening yang kerap muncul selepas melakukan operasi penyakit kanker rahim, sel kanker dapat tumbuh pada kelenjar getah bening dan dapat menyebabkan munculnya kembali penyakit kanker kelenjar getah bening. Proses operasi dapat menyisakan sebagian sel dan sel yang tersisa tersebut berpotensi menyebabkan Bahaya Kanker Rahim yang lebih besar.

  1. Dampak emosional

Penyakit kanker rahim dapat menyebabkan emosi menjadi tidak seimbang, Bahaya Kanker Rahim ini dipengaruhi oleh adanya faktor dari hormon estrogen dan progesteron.

 

Selain menyebabkan bahaya diatas, penyakit kanker rahim yang tidak diobati berpotensi menyebabkan kanker semakin besar dan parah serta meningkatkan risiko terkena penyakit berikut :

 

  1. Nyeri saraf

Saraf seluruh tubuh dapat terasa sakit ketika mengalami penyakit kanker rahim, sejumlah otot dapat merasakan nyeri bahkan sampai kaku dan tidak bisa digerakkan.

  1. Gagal ginjal

Penyakit ini umum terjadi pada orang yang mengidap penyakit kronis layaknya penyakit kanker, dalam sejumlah besar kasus penyakit kanker rahim dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal.

  1. Pembekuan darahBahaya Kanker Rahim

Pendarahan dan pembekuan darah dapat terjadi pada orang yang mengidap kanker rahim, darah keluar melalui vagina di luar siklus menstruasi terjadi infeksi dan peradangan pada saluran kemih dan vagina.

  1. Fistula

Komplikasi ini merupakan jenis komplikasi paling berat dan paling bahaya, penyakit kanker rahim menyebabkan 1 dari 50 wanita mengalami penyakit fistula.

 

Itulah beberapa Bahaya Kanker Rahim yang mungkin bisa menambah wawasan kita tentang penyakit kanker rahim yang berbahaya ini, semoga bermanfaat…

 

 

Bahaya Kanker Rahim

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*