Bahaya Kanker Ovarium

Bahaya Kanker Ovarium

Bahaya Kanker Ovarium

Kanker ovarium mungkin jarang terdengar, namun penyakit ini cukup sering menyerang kaum wanita. Dalam tahapan awal kanker ovarium hampir tidak menunjukkan gejala yang berarti, terlebih letaknya berada di dalam perut sehingga sangat sulit dideteksi. Saat masuk ke tahapan lanjut, gejala kanker ovarium telah menjadi lebih parah dan keseringan terdiagnosis pada stadium lanjut. Akibatnya pengobatan pun menjadi terlambat dan penderita kanker ovarium banyak yang tidak dapat diselamatkan nyawanya.

 

Jenis kanker ovarium tidak jauh berbeda dengan kanker paru atau kanker tulang yang dibedakan menjadi beberapa masam. Pada kanker ovarium juga terdiri dari beberapa jenis yaitu tumor epithelial (tumbuh di jaringan pembungkus), tumor stromal (tumbuh di sel penghasil hormon), tumor sel germinal (tumbuh di sel penghasil telur). Ketiganya memiliki tingkat mematikan yang sama, meskipun pada jenis yang pertama yaitu tumor epithelial lebih banyak terjadi. Beberapa gejala awal kanker ovarium pada wanita yang sering diabaikan antara lain adalah sebagai berikut:

 

  1. Sakit pada perut

Tidak berbeda dengan jenis kanker yang menyerang organ di bagian perut seperti kanker rahim, kanker lambung, atau kanker usus, kanker ovarium juga menampakan gejala berupa rasa sakit yang muncul di area perut.

 

  1. Konstipasi dan diare

Konstipasi atau sembelit bisa terjadi pada penderita kanker ovarium. Hanya saja, pada penderita kanker ovarium, sembelit atau susah buang air besar ini terjadi di masa-masa awal sel kanker tumbuh di indung telur. Pada kondisi berbeda, terkadang sembelit tidak muncul dan sebaliknya penderita bisa mengalami diare.

  1. Pembengkakan

Pembengkakan pada bagian tertentu yang dialami pasien kanker juga muncul pada penderita kanker ovarium. Bila penderita kanker otak atau kanker hati juga mengalami pembengkakan di bagian organ yang diserang sel kanker, pada kanker ovarium pun demikian. seorang wanita yang terindikasi menjadi penderita kanker ovarium akan mengalami pembengkakan yang ditandai dengan semakin besarnya ukuran lingkar perut.

 

  1. Sakit ketika berhubungan intim

Merasakan sakit saat berhubungan intim, bukan hanya menjadi gejala kanker serviks, tetapi juga kanker ovarium. Letak mulut vagina yang berdekatan dengan beberapa organ lainnya termasuk ovarium menjadikan penderita kanker ovarium bisa merasakan sakit saat mengalami tekanan di sekitar area tersebut.

 

  1. Nyeri panggul

Nyeri tidak hanya dirasakan pada bagian perut, tetapi juga pada panggul. Rasa  nyeri pada bagian panggul bisa disebabkan sel kanker yang sudah menyebar dan tumbuh semakin cepat pada area di sekitar ovarium.

 

 

Bahaya Kanker Ovarium

Penyakit yang berbahaya seperti kanker ovarium ini tentu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, dan tak jarang menimbulkan komplikasi. Bahkan dokter pun mengalami kesulitan untuk mendeteksi adanya kanker ovarium, karena itu kita sebagai wanita wajib menjaga kesehatan organ reproduksi dan selalu rutin memeriksakan diri ke dokter secara berkala. Lalu apa saja bahaya kanker ovarium? Simak penjelasannya berikut ini:

 

  1. Terjadinya diare

Meskipun bukan bagian dari organ pencernaan, ovarium terletak pada bagian perut sehingga jika terdapat penyakit pada organ tersebut bisa mengakibatkan penderitanya sering mengalami diare. Diare ini terjadi tidak wajar, terlalu sering dan membuat penderitanya mengalami mulas yang cukup hebat. Memang diare ini sering menjadi gejala maupun akibat dari adanya kanker lambung dan kanker usus, namun ini juga bahaya kanker ovarium yang sama sehingga kita harus selalu waspada.

 

  1. Nyeri perut bagian bawah

Lokasi ovarium yang berada di perut memberikan rasa nyeri yang cukup hebat. Bahaya kanker ovarium ini biasanya terjadi berulang dan semakin parah dari waktu ke waktu. Nyeri yang dirasakan lebih kuat pada perut bagian bawah, karena letak organ reproduksi wanita berada dibagian bawah perut atau mendekati area panggul. Jika Anda merasakan sakit yang tidak wajar pada bagian ini sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

 

  1. Penyakit kanker lainnya

Kanker ovarium biasanya bersifat ganas dan dapat menyebar dengan cepat, sehingga jika tidak segera ditangani sel kanker akan menyerang jaringan lain dan menyebabkan penyakit kanker pada organ atau bagian tubuh yang lain. Hal ini dikarenakan sel kanker mampu penginvasi maupun bermetastasis sehingga bagian tubuh lain juga bisa terkena kanker seperti kanker rahim dan kanker serviks. Akibatnya penderita kanker sangat sulit untuk disembuhkan karena kankernya sudah menyebar lebih luas.

 

  1. Pendarahan

Wanita memang secara alami akan mengeluarkan darah haid setiap bulannya. Namun adanya kanker ovarium dapat mengakibatkan seorang wanita mengeluarkan darah yang banyak dan lama dari organ kelaminnya. Darah yang keluar pun bisa berlangsung hingga sebulan atau lebih. Bahaya kanker ovarium ini tidak boleh dianggap remeh dan harus segera diperiksakan ke dokter demi mendapat penanganan yang cepat dan tepat.

 

  1. Penurunan berat badan

Seperti penyakit kanker lainnya, bahaya kanker ovarium pun dapat menyebabkan penderitanya kehilangan berat badan secara tidak wajar. Berat badan akan turun secara drastis meski tidak sedang melakukan diet apapun. Apalagi nafsu makan pun menjadi berkurang. Karena itu tidak heran kalau orang yang terserang kanker ovarium memiliki tubuh yang kurus seperti orang yang kekurangan nutrisi.

 

  1. Kelelahan

Orang yang menderita kanker ovarium cenderung menjadi lebih cepat lelah. Hal ini dikarenakan sel kanker yang membuat sel sehat menjadi rusak dan imunitast tubuh menjadi menurun. Selain itu menurunnya nafsu makan dan gangguan penyerapan nutrisi serta keluarnya darah yang banyak juga membuat tubuh menjadi lebih cepat merasa lelah.

 

Itulah bahaya kanker ovarium pada wanita. Karena itu kita perlu mengetahui gejala awal kanker ovarium agar bisa mendeteksinya lebih dini. Mengkonsumsi makanan sehari-hari pencegah kanker juga bisa mencegah kita terkena penyakit tersebut.

 

 

Bahaya Kanker Ovarium

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*