Kanker Rahim Pada Wanita

Kanker Rahim Pada Wanita

Kanker RahimKanker rahim mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun sayangnya hanya sedikit wanita yang mengenal dan memahami dengan baik apa itu kanker rahim dan apa saja tanda tanda kanker rahim, padahal mengenal dan memahami seputar kanker rahim sangatlah penting setidaknya kita bisa mencegah kanker rahim dan bisa mengobatinya jikalau memang sudah terbukti positif terserang penyakit mematikan ini.

Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim

Gejala kanker rahim yang paling umum adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini. Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi. Gejala kanker rahim yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • Terjadinya gejala kanker rahim seperti pendarahan vagina setelah menopause.
  • Pendarahan vagina di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan yang berlebihan saat menstruasi.
  • Sekresi vagina berbentuk cairan atau darah encer.
  • Sakit pada panggul.
  • Sakit saat berhubungan seks.
  • Benjolan di perut bawah.
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

Para wanita yang mengalami gejala kanker rahim di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Penyebab kanker rahim secara pasti, sampai sekarang belum diketahui. Namun, para peneliti berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor pemicu yang dipercaya menjadi penyebab tumbuhnya kanker ovarium di jaringan epitel. Keakuratannya bisa mencapai 85 – 90%. Namun, akurasi ini kurang tepat jika digunakan untuk kanker indung telur yang terjadi pada sel germinal dan sel stromal.

Meskipun Anda memiliki faktor-faktor yang beresiko terkena kanker ini, Anda jangan buru-buru khawatir karena hanya sedikit faktor tersebut yang berkembang menjadi kanker. Faktor penyebab kanker rahim pada wanita diakibatkan dari kesalahan kita sendiri. Kadang kita melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita lakukan seperti sering menaburkan bedak ke daerah vagina, atau sering mencucinya dengan menggunakan antiseptik jika dilakukan sesering mungkin tanpa ada anjuran dari dokter akan dapat memicu timbulnya kanker rahim.

Faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
  • Kelebihan berat badan.
  • Pemakaian tamoksifen.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium

Sayuran atau tanaman yang bisa mencegah kanker rahim diantaranya adalah :

Brokoli dan bunga kol

Brokoli dan bunga kol mengandung Vitamin B yang mampu mencegah kanker serviks. Selain itu kedua sayuran ini juga mempunyai kandungan folat yang mampu menurunkan pertumbuhan sel kanker serviks. Kandungan glucoraphanin, indole-3-carbinal ,senyawa antioksidan yang merupakan senyawa anti kanker. Tidak saja pada kanker serviks akan tetapi kanker prostat, kanker payudara.

Tomat

Kandungan Lycopene, carotenoid pigment pada tomat dapat mengurangi resiko kanker termasuk kanker rahim atau kanker serviks. Penelitian mengenai tomat mampu memerangi kanker serviks yang di lakukan oleh Harvad School of Public Health menguatkan pernyataan ini.

Wortel

Wortel termasuk kedalam salah satu sayuran yang bisa mencegah kanker rahim karena menurut penelitian, wortel mampu memperkuat imunitas tubuh dari serangan virus, termasuk virus penyebab kanker serviks. Selain itu juga wortel melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kubis

Kubis atau kol mengandung fitonutrien dan vitamin A,C dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, I3C, sulforaphae yang di percaya dapat menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks.

Kanker Rahim Pada Wanita

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*