Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

 

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Kanker Rahim – Penentuan metode pengobatan untuk kanker rahim yang akan Anda jalani tergantung kepada stadium kanker, kondisi kesehatan, serta keinginan Anda untuk punya anak. Jangan segan untuk bertanya sedetail mungkin kepada dokter jika Anda merasa ragu. Makin dini kanker rahim Anda terdeteksi, kemungkinan Anda untuk bertahan hidup serta sembuh akan menjadi makin tinggi. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan. Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:

  • Menopause yang terlambat.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang pasti untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi risikonya tetap ada. Misalnya:

  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Memperbanyak konsumsi kedelai.
  • Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, misalnya pil KB kombinasi.

Ciri Ciri Kanker Rahim Stadium Awal

Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa ciri-ciri kanker rahim berikut:

  1. Keputihan Yang Berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

  1. Rasa Sakit Pada Daerah Kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

  1. Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda.

Untuk mengobati dan mencegah kanker rahim Anda mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Kanker Rahim

Pencegahan Kanker Rahim

Pencegahan Kanker RahimPencegahan Kanker Rahim – Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:

  • Menopause yang terlambat.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang pasti untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi risikonya tetap ada. Misalnya:

  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Memperbanyak konsumsi kedelai.
  • Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, misalnya pil KB kombinasi.

Bagaimanan cara pencegahan kanker rahim ? Berikut cara pencegahan kanker rahim :

1. Tidak Merokok

Cara pencegahan kanker rahim dengan menjauhi rokok. Ini peringatan paling penting buat wanita perokok. Kecuali mengakibatkan penyakit pada paru-paru dan jantung, kandungan nikotin dalam rokok pun bisa mengakibatkan kanker serviks (leher rahim). “Nikotin, kan, mempermudah semua selaput lendir sel-sel tubuh bereaksi atau menjadi terangsang, baik pada mukosa tenggorokan, paru-paru, juga serviks. ” Sayangnya tak diketahui pasti seberapa banyak jumlah nikotin dikonsumsi yang bisa menyebabkan kanker serviks. Tapi, mengapa harus ambil risiko, lebih baik tinggalkan segera rokok jika kita ingin terbebas dari kanker.

2. Pola Hidup Yang Sehat

Cara pencegahan kanker rahim dengan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat jelas dapat menghindari berbagai serangan penyakit seperti kanker. Cara pencegahan kanker rahim bisa dengan memakan makanan yang sehat serta olahraga secara teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadab beberapa penyakit. Faktor nutrisi juga dapat mengatasi masalah kanker rahim. Penelitian mendapatkan hubungan yang terbalik antara konsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning (banyak mengandung beta karoten atau vitamin A, vitamin C dan vitamin E) dengan kejadian kanker serviks. Artinya semakin banyak makan sayuran berwarna hijau tua dan kuning, maka akan semakin kecil risiko untuk kena penyakit kanker rahim.

3. Menghindari Seks Di usia Muda

Cara pencegahan kanker rahim dengan menghindari seks diusia muda. Menghindari berbagai faktor risiko kanker rahim. Salah satunya yaitu hubungan seks pada usia muda, pernikahan pada usia muda, dan berganti-ganti pasangan seks. Wanita yang berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi. Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.

4. Melakukan Pemeriksaan Pap smear

Cara pencegahan kanker rahim dengan pemeriksaan pap smear. Wanita usia di atas 25 tahun, telah menikah, dan sudah mempunyai anak perlu melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali atau menurut petunjuk dokter. Pemeriksaan Pap smear adalah cara untuk mendeteksi dini kanker serviks dan kanker rahim. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cepat, tidak sakit dengan biaya yang relatif terjangkau dan hasilnya akurat. Disarankan untuk melakukan tes Pap setelah usia 25 tahun atau setelah aktif berhubungan seksual dengan frekuensi dua kali dalam setahun. Bila dua kali tes Pap berturut-turut menghasilkan negatif, maka tes Pap dapat dilakukan sekali setahun. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).

5. Memilih kontrasepsi dengan metode barrier

Cara pencegahan kanker rahim -Pilih kontrasepsi dengan metode barrier, seperti diafragma dan kondom, karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker rahim.

6. Jangan Menaburi Talk Cara Pencegahan Kanker Rahim

Cara Pencegahan Kanker Rahim -Yang kerap terjadi lagi, saat daerah vagina gatal atau merah-merah, kita menaburkan talk di sekitarnya. Walah, ternyata itu bahaya. Pemakaian talk pada vagina wanita usia subur bisa memicu terjadi kanker ovarium (indung telur). “Sebab di usia subur berarti sering ovulasi. Padahal bisa dipastikan saat ovulasi terjadi perlukaan di ovarium. Nah, bila partikel talk masuk akan menempel di atas luka tersebut. Akibatnya, kan, bisa merangsang bagian luka untuk berubah sifat jadi kanker.” Karena itu sangat tidak dianjurkan memberi talk di daerah vagina. Karena dikhawatirkan serbuk talk terserap masuk kedalam.Lama-lama akan bertumpuk dan mengendap menjadi benda asing yang bisa menyebabkan rangsangan sel menjadi kanker.

Pencegahan Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Dan Kista

Kanker Rahim Dan Kista

 

Kanker Rahim – Kanker adalah segolongan penyakit yang ditandai dengan pembelahan sel yang tidak terkendali dan kemampuan sel-sel tersebut untuk menyerang jaringan biologis lainnya, baik dengan pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis). Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa buah mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline). Jadi kanker berarti pertumbuhan abnormal sel-sel yang bersifat ganas, invasif, merusak jaringan sekitar, menyebar dan tumbuh dengan cepat.

Kista ovarium adalah benjolan berisi cairan yang berkembang pada indung telur (ovarium) wanita. Kondisi ini tergolong umum dialami oleh wanita. Kebanyakan kista ovarium tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa perawatan khusus. Hadirnya kista di ovarium memang sulit terdeteksi karena tidak menimbulkan gejala. Kista baru menampakkan gejala ketika telah berkembang.

Pada kebanyakan kasus, biasanya kita tidak akan menyadari kehadiran kista ovarium di tubuh. Karena pada dasarnya kehadiran kista sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun Anda akan merasakan gejalanya jika memiliki kista yang telah membesar, pecah, atau menutupi aliran darah ke ovarium. Berikut ini gejala-gejala yang bisa timbul akibat adanya kista:

  • Sering buang air kecil.
  • Nyeri saat buang air besar.
  • Merasa kelelahan dan pusing.
  • Perut kembung.
  • Perubahan siklus menstruasi.
  • Mual, muntah, atau nyeri payudara seperti yang Anda alami selama kehamilan.
  • Gangguan pencernaan atau mudah kenyang padahal Anda hanya makan sedikit.
  • Nyeri panggul saat melakukan hubungan seksual.
  • Nyeri panggul sebelum menstruasi tiba atau sebelum menstruasi berakhir.
  • Nyeri panggul yang menyebar sampai ke punggung bawah dan paha.
Kanker Rahim Dan Kista

Kanker Rahim Dan Kista

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

1. Keputihan Abnormal

Tahu nggak keputihan abnormal yang kami maksud di sini? Keputihan abnormal yang kami maksud disini adalah keputihan yang berlebihan dan sering diikuti oleh adanya darah. Ada juga penderita yang mengeluhkan ciri-ciri kanker rahim, karena mereka mengalami keputihan yang berbau tak sedap, tebal dan sangat berlendir. Jika anda mengalami keputihan seperti ini, tolong segera periksakan diri ke dokter kandungan terdekat.

2. Menstruasi Abnormal

Wanita yang memiliki kanker rahim biasanya akan mengalami menstruasi yang berlebihan. Darah yang keluar akan diperparah oleh keberadaan kanker ini. Dalam sebulan bisa jadi pendarahan ini sulit anda kontrol.

3. Pendarahan diluar Menstruasi

Pendarahan ini terjadi diluar saat anda sedang menstruasi, seperti: saat berhubungan intim selalu merasakan sakit dan bahkan sering disertai dengan pendarahan, saat berolahraga atau melakukan aktifitas berat tiba-tiba keluar darah padahal tidak sedang menstruasi dan bahkan jika sudah parah saat hanya melakukan aktifitas ringan pun darah bisa keluar.

4. Nyeri Buang Air Kecil

Merasa kesakitan saat buang air kecil akan dirasakan oleh seorang wanita dengan kanker rahim stadium lanjut. Hal ini terjadi dikarenakan kankernya sudah menyebar ke kandung kemih dan saluran kemihnya. Kalo sudah begini itu tandanya kewaspadaan anda mesti di tingkatkan ke tingkat gawat darurat.

5. Nyeri Panggul gejala kanker rahim

Nyeri panggul disini bukan nyeri panggul saat menstruasi, karena nyeri panggul seperti ini dikatakan normal. Nah kalo nyeri panggulnya terjadi diluar saat anda sedang mens dan terjadi selama berjam-jam, itu yang baru anda perlu waspadai. Rasa sakit ini bisa berupa nyeri yang ringan, tajam atau bahkan sangat parah.

6. Pembengkakan Paha gejala kanker rahim

Saat perempuan mengalami stadium lanjut, mereka akan merasakan sakit pada bagian paha dan mungkin akan terjadi pembengkakan pada salah satu pahanya.

Mencegah Kanker Rahim Dan Kista

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Mencegah kanker rahim sejak dini perlu dilakukan untuk menghindari penyakit kanker rahim. Semoga artikel mencegah kanker rahim diatas dapat bermanfaat. Terimakasih.

Kanker Rahim Dan Kista

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Dan Gejalanya

Kanker Rahim Dan Gejalanya

 

Kanker Rahim Dan GejalanyaKanker Rahim Kanker rahim menduduki peringkat keenam dunia dalam daftar kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Penyakit ini diperkirakan sudah menyerang sekitar 320.000 wanita pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri, kanker rahim tidak termasuk ke dalam sepuluh besar kanker yang menyerang wanita. Pada tahun 2002, terhitung ada sekitar 17,500 wanita di Indonesia yang menderita kanker rahim.

Ciri Ciri Kanker Rahim Stadium Awal

Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa ciri-ciri kanker rahim berikut:

  1. Keputihan Yang Berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

  1. Rasa Sakit Pada Daerah Kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

  1. Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda.

Untuk mengobati dan mencegah kanker rahim Anda mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
  • Kelebihan berat badan.
  • Pemakaian tamoksifen.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium

Sayuran atau tanaman yang bisa mencegah kanker rahim diantaranya adalah :

Brokoli dan bunga kol

Brokoli dan bunga kol mengandung Vitamin B yang mampu mencegah kanker serviks. Selain itu kedua sayuran ini juga mempunyai kandungan folat yang mampu menurunkan pertumbuhan sel kanker serviks. Kandungan glucoraphanin, indole-3-carbinal ,senyawa antioksidan yang merupakan senyawa anti kanker. Tidak saja pada kanker serviks akan tetapi kanker prostat, kanker payudara.

Tomat

Kandungan Lycopene, carotenoid pigment pada tomat dapat mengurangi resiko kanker termasuk kanker rahim atau kanker serviks. Penelitian mengenai tomat mampu memerangi kanker serviks yang di lakukan oleh Harvad School of Public Health menguatkan pernyataan ini.

Wortel

Wortel termasuk kedalam salah satu sayuran yang bisa mencegah kanker rahim karena menurut penelitian, wortel mampu memperkuat imunitas tubuh dari serangan virus, termasuk virus penyebab kanker serviks. Selain itu juga wortel melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kubis

Kubis atau kol mengandung fitonutrien dan vitamin A,C dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, I3C, sulforaphae yang di percaya dapat menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks.

Kanker Rahim Dan Gejalanya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

 

Penyebab Kanker Rahim Dan PencegahannyaPenyebab Kanker Rahim – Faktor risiko penyebab kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko penyebab kanker rahim bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko penyebab kanker rahim bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menjadi penyebab kanker rahim:

Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko penyebab kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Faktor Hormonal

Penyebab kanker rahim -Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

Berat badan dan aktivitas fisik

Penyebab Kanker Rahim– Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

Faktor genetik

Penyebab Kanker Rahim- Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

Tamoxifen

Penyebab Kanker Rahim– Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko/penyebab kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Itulah beberapa penyebab kanker rahim. Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap: tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung),Perasaan ingin buang air kecil terus menerus.

Gejala lainnya meliputi:

  • Gangguan pencernaan yang menetap (gas atau mual)
  • Perubahan kebiasaan BAB tanpa alasan jelas, seperti sembelit
  • Kehilangan nafsu makan atau cepat merasa kenyang
  • Rasa sakit selama hubungan intim (dispareunia)
  • Lemas & letih lesu yang berkelanjutan
  • Sakit pada daerah sekitar pinggang/panggul
  • Perubahan dalam siklus menstruasi

Mencegah Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Mencegah kanker rahim sejak dini perlu dilakukan untuk menghindari penyakit kanker rahim. Semoga artikel mencegah kanker rahim diatas dapat bermanfaat. Terimakasih.

Penyebab Kanker Rahim Dan Pencegahannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim -Kanker rahim atau kanker uterus adalah tumor ganas yang terdapat pada endometrium (lapisan terdalam rahim, tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi). Kanker jenis ini dapat mempengaruhi kemampuan reproduksi seorang wanita. Karena itu, tidak heran bila kanker ini merupakan salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum wanita.

Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

da banyak istilah yang dikenal, yang merujuk pada penyakit kanker rahim, diantaranya adalah kanker kandungan, kanker uterus, dan kanker endometrium. Resiko penyakit ini akan meningkat sejak seorang wanita menginjak usia 45 tahun. Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada semakin banyak wanita muda yang divonis mengidap kanker rahim, dalam tahun-tahun belakangan ini.

Pada wanita yang sudah mengalami menopause, perdarahan apapun yang keluar dari vagina, dapat dengan mudah dikenali sebagai indikasi keberadaan penyakit kanker rahim. Sebaliknya, bagi mereka yang belum mengalami menopause, seringkali sulit membedakan antara menstruasi biasa dengan perdarahan yang abnormal. Wanita dalam usia produktif harus waspada jika mengalami perubahan pola apapun dalam menstruasi. Waspadalah jika periode menstruasi Anda berlangsung lebih lama, dengan perdarahan yang lebih banyak.Bisa jadi, ini adalah tanda keberadaan penyakit kanker rahim, meskipun ada juga kemungkinan bahwa ini disebabkan oleh kelainan lain yang terjadi.

Penentuan metode pengobatan untuk penyakit kanker rahim yang akan Anda jalani tergantung kepada stadium kanker, kondisi kesehatan, serta keinginan Anda untuk punya anak. Jangan segan untuk bertanya sedetail mungkin kepada dokter jika Anda merasa ragu. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan. Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Gejala Kanker Rahim

Gejala kanker rahim yang harus Anda waspadai :

  • Terjadi pendarahan banormal pada vagina gejala kanker rahim
  • Mengalami pendarahan diluar siklus menstruasi gejala kanker rahim
  • Sudah menopause, tapi tetap mengalami pendarahan
  • Kelelahan gejala kanker rahim
  • Keputihan berair atau berdarah gejala kanker rahim
  • Terasa nyeri pada area panggul gejala kanker rahim
  • Terjadi keputihan yang abnormal dengan aroma yang tidak sedap
  • Terasa nyeri dan keluar darah ketika berhubungan badan
  • Mengalami gangguan pencernaan gejala kanker rahim
  • Terjadi peningkatan atau kesulitan untuk berkemih gejala kanker rahim

Apabila penderita sudah lanjut usia atau 40 tahun keatas, selain gejala kanker rahim diatas biasanya disertai dengan anemia ataupun penurunan berat badan yang sangat drastis. Anda harus mewaspadi gejala kanker rahim tersebut. Bisa juga gejala kanker rahim rahim mengindikasikan pada penyakit lainnya.

Gejala Kanker Rahim Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Adalah

Kanker Rahim Adalah

Kanker Rahim – Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium.

Kanker rahim adalah tumor ganas yang terdapat pada endometrium (lapisan terdalam rahim, tempat menempelnya ovum yang telah dibuahi). Kanker rahim muncul dari kandungan atau rahim. Rahim terdiri dari 2 lapisan – lapisan rahim dan lapisan otot. Lapisan rahim juga dikenal sebagai endometrium. Ini terdiri dari banyak pembuluh darah dan melalui tahap peningkatan ketebalan sebelum tumpah sebagai menstruasi bulanan.

Perlu digaris bawahi penyakit kanker rahim bukan penyakit yang menular. Akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko berkembangnya penyakit kanker rahim ini. Salah satunya yaitu adanya infeksi Human papillomavirus (HPV), yang dapat ditularkan melalui kontak seksual. Jadi yang ditularkan bukan penyakit kanker rahim akan tetapi penyebab atau virus HPV tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyakit kanker rahim tidak dapat menular dengan cara jabatan tangan, keringat, tukar menukar pakaian dan sebagainya.

Kanker Rahim AdalahGejala Kanker Rahim

Gejala kanker rahim yang paling umum adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini. Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi. Gejala kanker rahim yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • Terjadinya gejala kanker rahim seperti pendarahan vagina setelah menopause.
  • Pendarahan vagina di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan yang berlebihan saat menstruasi.
  • Sekresi vagina berbentuk cairan atau darah encer.
  • Sakit pada panggul.
  • Sakit saat berhubungan seks.
  • Benjolan di perut bawah.
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

Para wanita yang mengalami gejala kanker rahim di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Dengan mengetahui ciri-ciri beserta gejala dari penyakit kanker rahim, maka ada baiknya untuk mencegah dari pada mengobati. Namun, bagi mereka yang sudah terlanjur terserang penyakit kanker rahim yang terkenal ganas, maka langkah pengobatan bisa menjadi solusi yang tepat.

Solusi Untuk Kanker Rahim

S-lutena adalah obat anti kanker. S Lutena adalah suplemen kesehatan bernutrisi tinggi yang dibuat menggunakan Ionized Purifiying, sebagai makanan ANTI AGING dan ANTI KANKER yang terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat kaya karotenoid (β-karoten), memiliki manfaat sebanding dengan makan sayur-sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan hijau gelap.

S Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. S Lutena merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Kandungan utama pada S Lutena adalah karotenoid, yaitu pigmen organik yang terjadi secara alami pada chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lainnya. Karotenoid adalah komponen yang sangat penting dalam pencegahan berbagai penyakit, dan juga sangat dibutuhkan untuk menjaga tubuh supaya selalu sehat dan awet muda. S Lutena adalah satu-satunya ekstrak yang terdapat di dunia yang memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Proses pembuatannya menggunakan Ionized Purifiying “cara proses berteknologi tinggi”.

S Lutena obat penyakit kanker rahim merupakan suplemen kesehatan yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) dengan memiliki manfaat sebanding dengan konsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan berdaun hijau gelap. Super Lutein memiliki tingkat gizi tinggi yang telah diakui secara spesifik, kandungan gizinya telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang.

S Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Rahim Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Stadium 3

Kanker Rahim Stadium 3

 

Kanker Rahim Stadium 3

Kanker Rahim Stadium 3

Kanker Rahim Stadium 3Kanker rahim stadium 3 dibagi menjadi dua tahapan yakni kanker rahim stadium 3 A dan kanker rahim stadium 3 B. Kanker rahim stadium 3 A yaitu kanker sudah menyebar di sepertiga bagian bawah vagina namun tidak sampai ke dinding panggul. Kemudian Stadium 3B yaitu kanker telah menyebar ke dinding panggul, sel kanker juga bisa menyebar di kelenjar getah bening di panggul atau bisa menyebabkan fungsi ginjal berhenti bekerja.

Pada kanker rahim stadium 3, tingkat penyebaran dan gejalanya sudah semakin sangat parah atau bisa dibilang akan melanjut ke stadium akhir yakni stadium 4. Kanker rahim stadium 3 ini merupakan lanjutan dari kanker stadium 2 sebelumnya.

Melihat dari tingkat keparahan kanker rahim stadium 3 ini bisa kita lihat penyebab dan gejala yang ditimbulkan terhadap penderita kanker khususnya para wanita ini. Penyebab kanker rahim stadium 3 yakni terjadinya virus HPV (Human Papilloma Virus) yang masuk ke dalam tubuh seorang wanita dan menyerang pada bagian organ vital wanita, peningkatan kadar esterogen yang menyebabkan rangsangan pembentukan lapisan epitel di dalam rahim.

Selain penyebab kanker rahim stadium 3 ini, juga terdapat gejala yang ditimbulkan bagi penderita. Gejalanya yakni pendarahan rahim yang tidak normal, pendarahan dan siklus menstruasi tidak normal, pendarahan sebelum menopause, pendarahan saat tidak menstruasi, pendarahan setelah berhubungan intim, rasa sakit dan nyeri saat berhubungan intim, nyeri di bagian dalam perut, dan terdapat keputihan yang terus menerus mengeluarkan bau tidak enak dan kadang disertai keluarnya darah.

Pengobatan secara medis dilakukan dengan cara pembedahan menggunakan laser, konisasi, radioterapi, kemoterapi. Pengobatan secara medis tersebut bertujuan untuk membunuh atau menghancurkan sel-sel kanker agar tidak menyebar ke seluruh tubuh, tetapi juga memberikan dampak buruk bagi kesehatan kita. Pengobatan medis ini harus dilakukan jika tingkat keparahan kanker sudah menyebar ke seluruh bagian tubuh atau bisa dibilang tindakan akhir yang paling baik untuk mengatasi kanker. Untuk pencegahan bisa dilakukan vaksinasi HPV bertahap.

Solusi Untuk Kanker Rahim Stadium 3

Kanker Rahim Stadium 3S-lutena adalah obat anti kanker. S Lutena adalah suplemen kesehatan bernutrisi tinggi yang dibuat menggunakan Ionized Purifiying, sebagai makanan ANTI AGING dan ANTI KANKER yang terbuat dari bahan-bahan alami yang sangat kaya karotenoid (β-karoten), memiliki manfaat sebanding dengan makan sayur-sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan hijau gelap.

S Lutena merupakan hasil ekstrak sayuran berwarna cerah yang terdiri dari 6 macam carotenoid yang mencakup keseluruhan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, S Lutena juga mengandung Vit E, B, dan DHA. S Lutena merupakan solusi paling tepat bagi masyarakat modern yang ingin menjaga keseimbangan nutrisi tubuhnya setiap hari.

Kandungan utama pada S Lutena adalah karotenoid, yaitu pigmen organik yang terjadi secara alami pada chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lainnya. Karotenoid adalah komponen yang sangat penting dalam pencegahan berbagai penyakit, dan juga sangat dibutuhkan untuk menjaga tubuh supaya selalu sehat dan awet muda. S Lutena adalah satu-satunya ekstrak yang terdapat di dunia yang memiliki tingkat kemurnian paling tinggi. Proses pembuatannya menggunakan Ionized Purifiying “cara proses berteknologi tinggi”.

S Lutena obat penyakit kanker rahim merupakan suplemen kesehatan yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) dengan memiliki manfaat sebanding dengan konsumsi sayuran berwarna merah, kuning, oranye dan berdaun hijau gelap. Super Lutein memiliki tingkat gizi tinggi yang telah diakui secara spesifik, kandungan gizinya telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang.

S Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Rahim Stadium 3

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Pada Wanita

Kanker Rahim Pada Wanita

Kanker RahimKanker rahim mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita, namun sayangnya hanya sedikit wanita yang mengenal dan memahami dengan baik apa itu kanker rahim dan apa saja tanda tanda kanker rahim, padahal mengenal dan memahami seputar kanker rahim sangatlah penting setidaknya kita bisa mencegah kanker rahim dan bisa mengobatinya jikalau memang sudah terbukti positif terserang penyakit mematikan ini.

Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker Rahim Pada Wanita

Gejala Kanker Rahim

Gejala kanker rahim yang paling umum adalah pendarahan vagina. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami indikasi ini. Meski tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu untuk berwaspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jika ini terjadi. Gejala kanker rahim yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • Terjadinya gejala kanker rahim seperti pendarahan vagina setelah menopause.
  • Pendarahan vagina di luar siklus menstruasi.
  • Pendarahan yang berlebihan saat menstruasi.
  • Sekresi vagina berbentuk cairan atau darah encer.
  • Sakit pada panggul.
  • Sakit saat berhubungan seks.
  • Benjolan di perut bawah.
  • Turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas.

Para wanita yang mengalami gejala kanker rahim di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.

Penyebab kanker rahim secara pasti, sampai sekarang belum diketahui. Namun, para peneliti berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor pemicu yang dipercaya menjadi penyebab tumbuhnya kanker ovarium di jaringan epitel. Keakuratannya bisa mencapai 85 – 90%. Namun, akurasi ini kurang tepat jika digunakan untuk kanker indung telur yang terjadi pada sel germinal dan sel stromal.

Meskipun Anda memiliki faktor-faktor yang beresiko terkena kanker ini, Anda jangan buru-buru khawatir karena hanya sedikit faktor tersebut yang berkembang menjadi kanker. Faktor penyebab kanker rahim pada wanita diakibatkan dari kesalahan kita sendiri. Kadang kita melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita lakukan seperti sering menaburkan bedak ke daerah vagina, atau sering mencucinya dengan menggunakan antiseptik jika dilakukan sesering mungkin tanpa ada anjuran dari dokter akan dapat memicu timbulnya kanker rahim.

Faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
  • Kelebihan berat badan.
  • Pemakaian tamoksifen.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium

Sayuran atau tanaman yang bisa mencegah kanker rahim diantaranya adalah :

Brokoli dan bunga kol

Brokoli dan bunga kol mengandung Vitamin B yang mampu mencegah kanker serviks. Selain itu kedua sayuran ini juga mempunyai kandungan folat yang mampu menurunkan pertumbuhan sel kanker serviks. Kandungan glucoraphanin, indole-3-carbinal ,senyawa antioksidan yang merupakan senyawa anti kanker. Tidak saja pada kanker serviks akan tetapi kanker prostat, kanker payudara.

Tomat

Kandungan Lycopene, carotenoid pigment pada tomat dapat mengurangi resiko kanker termasuk kanker rahim atau kanker serviks. Penelitian mengenai tomat mampu memerangi kanker serviks yang di lakukan oleh Harvad School of Public Health menguatkan pernyataan ini.

Wortel

Wortel termasuk kedalam salah satu sayuran yang bisa mencegah kanker rahim karena menurut penelitian, wortel mampu memperkuat imunitas tubuh dari serangan virus, termasuk virus penyebab kanker serviks. Selain itu juga wortel melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kubis

Kubis atau kol mengandung fitonutrien dan vitamin A,C dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, I3C, sulforaphae yang di percaya dapat menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks.

Kanker Rahim Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Waspadai !

Kanker Rahim Waspadai !

 

Kanker Rahim Waspadai !Kanker Rahim – Rahim merupakan organ berbentuk seperti buah pir yang menjadi tempat bayi selama berada dalam kandungan. Rahim terletak di daerah panggul bawah (daerah antara pinggul) dan didukung oleh otot-otot dasar panggul. Bagian bawah rahim disebut serviks. Serviks terletak di bagian atas vagina dan kadang-kadang disebut leher rahim. Kanker yang dimulai di leher rahim memiliki sifat yang berbeda dan membutuhkan perlakuan yang berbeda dari kanker rahim.

Sistem getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh – pertahanan alami tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Sistem getah bening memiliki dua peran utama, yakni membantu melindungi tubuh dari infeksi dan mengalirkan cairan dari jaringan. Sisitem ini terdiri dari beberapa organ seperti sumsum tulang, timus, limpa, dan kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening di panggul kemungkinan besar akan terpengaruh oleh kanker rahim.

Berikut adalah gejala awal kanker rahim yang patut Anda waspadai:

Keputihan yang berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

Rasa sakit pada daerah kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

Pembengkakan pada kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda.

Faktor Risiko Kanker Rahim

Faktor risiko terkena kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan kanker rahim:

Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

Faktor Hormonal

Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.

Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.

Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

Berat badan dan aktivitas fisik

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

Faktor genetik

Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

Tamoxifen

Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Kanker Rahim Waspadai !

Posted in Uncategorized | Leave a comment