Tanda Tanda Kanker Rahim

Tanda Tanda Kanker Rahim

Tanda Tanda Kanker Rahim -Kanker rahim adalah sejenis kanker yang penyebab utamanya adalah serangan dari virus HPV atau Human Papiloma Virus onkogenik yang menyerang area rahim.HPV sendiri adalah jenis virus dengan ukuran 55 mm dengan 100 tipe, yang menyerang bagian kulit, membuatnya infeksi, kemudian menyerang bagian sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah penelitian bahkan menyebutkan, bahwa infeksi dari virus HPV bertanggung jawab atas semua penyakit kanker rahim di dunia.

Tanda Tanda Kanker Rahim

Tanda Tanda Kanker Rahim

Tanda tanda Kanker Rahim Stadium Awal

Perawatan yang dapat dilakukan ketika seseorang menderita kanker rahim adalah dengan tindakan operasi untuk stadium pertama. Namun jika sudah memasuki stadium akhir, pasien bisa memilih untuk menjalankan terapi kemo ataupun radioterapi.Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa tanda tanda kanker rahim berikut:

  1. Keputihan yang abnormal

Tanda tanda kanker rahim yang pertama keputihan adalah hal yang sangat wajar terjadi pada wanita. Keputihan ini merupakan keluarnya cairan dari dalam vagina yang berbentuk lendir bening, tidak menimbulkan rasa gatal, dan tidak berbau. Maka ketika salah satu syarat keputihan normal ini tidak terpenuhi, maka bisa jadi hal ini merupakan tanda-tanda kanker rahim.

  1. Pendarahan bahkan setelah masa menopause

Tanda tanda kanker rahim yang kedua adalah adanya pendarahan dengan kuantitas yang sering. Pendarahan biasa terjadi pada wanita ketika menstruasi, namun ketika terjadi pendarahan ketika Anda tidak dalam jadwal haid, atau bahkan saat Anda sudah menopause, Anda patut melakukan pemeriksaan lebih lanjut sesegera mungkin.

  1. Penurunan sistem kekebalan tubuh

Tanda tanda kanker rahim yang ketiga seperti yang telah dijelaskan di atas, penyakit kanker rahim disebabkan oleh infeksi virus HPV yang menyerang organ rahim. Namun proses perjalanan infeksi HPV hingga menjadi kanker akan membutuhkan waktu yang sangat lama, yaitu hingga 20 tahun.Inilah penyebab kanker rahim sulit dideteksi secara dini, karena penderitanya tidak sadar bahwa ia sedang terinfeksi virus. Maka ketika tubuh dilanda rasa lelah berlebih, padahal hanya melakukan sedikit atau bahkan tidak beraktivitas sama sekali, hal ini kemungkinan adalah ciri kanker rahim kronis yang menyatakan bahwa HPV telah berhasil mendobrak sistem imun Anda, sehingga tubuh menjadi sangat lemah.

  1. Rasa sakit pada daerah kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar tanda tanda kanker rahim.

  1. Pembengkakan pada kaki

Tanda tanda kanker rahim yang lainnya yaitu salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

Tanda tanda kanker rahim yang lainnya :

  • Sering merasakan nyeri di bagian perut
  • Kehilangan selera makan dan selalu merasa kenyang
  • Sembelit
  • Mual dan muntah serta perut terasa kembung
  • Selalu merasa kelelahan
  • Terjadi penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan tanpa diketahui sebabnya
  • Nafas pendek-pendek
  • Selalu merasa ingin buang air kecil setiap saat
  • Ukuran perut semakin membesar
  • Terjadi perdarahan di vagina, sekalipun tidak sedang menstruasi
  • Sering sakit kepala

Tanda tanda kanker rahim baru muncul setelah kanker memasuki stadium lanjut. Awalnya keputihan tak gatal, tetapi berbau busuk, mungkin juga muncul perdarahan usai melakukan hubungan intim, anemia dan kemudian ketika kanker berlanjut memasuki stadium kronis tubuh akan mengalami penurunan kekuatan daya tahan tubuh, sehingga tubuh terlihat lebih kurus, lemah dan pucat.

Jika kanker masih stadium awal, kankernya saja yang dibuang atau dipertimbangkan seluruh rahim diangkat. Jika sudah stadium III dan IV, operasi sudah tak mungkin dilakukan lagi sebab kanker sudah menyebar ke mana-mana.

Tanda Tanda Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Resiko Kanker Rahim

Faktor Resiko Kanker Rahim

Faktor Resiko Kanker Rahim – Rahim adalah organ dalam tubuh wanita yang berbentuk seperti buah pir dan menjadi tempat janin selama berada di dalam kandungan. Rahim berada di daerah panggul bawah dan didukung otot-otot dasar panggul. Bagian rahim paling bawah disebut serviks atau leher rahim.Serviks terletak di atas vagina. Penyakit kanker yang dimulai di leher rahim mempunyai sifat yang berbeda dan memerlukan perlakuan berbeda dari kanker rahim.

Kanker rahim itu sendiri merupakan tumor ganas yang ditemukan pada lapisan rahim atau endometrium. Penyakit ini terjadi pada wanita dan biasanya ditemukan setelah masa menopause atau usia antara 50 sampai 60 tahun. Kanker ini bisa menyebar secara lokal maupun mepengaruhi bagian tubuh lainnya seperti tuba falopi, kanalis servikalis, sistem getah bening, area di sekitar rahim serta bagian tubuh lainnya lewat pembuluh darah.

Kanker rahim biasanya diderita oleh para wanita yang mengalami riwayat berikut: telah mengalami menopause, belum pernah hamil, meopause terlambat, kegemukan, menstruasi di usia dini, stimulasi estrogen berlebih, memiliki riwayat kanker rahim pada anggota keluarganya. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kadar hormon estrogen turut berperan dalam perkembangan penyakit ini. Selama wanita hamil, produksi estrogen meningkat cukup signifikan yang diimbangi dengan peningkatan produksi hormon progesteron. Seorang wanita dengan produksi hormon estrogen yang tinggi tanpa diimbangi dengan peningkatan produksi hormon progesteron bisa meningkatkan faktor resiko.

Faktor Resiko Kanker Rahim

Faktor Resiko Kanker Rahim

Faktor Resiko Kanker Rahim

Beberapa faktor resiko kanker rahim berikut ini perlu kita ketahui dan harus dihindari demi menekan mencegah timbulnya salah satu jenis penyakit kanker mematikan ini dan juga menekan resiko bahaya yang ditimbulkannya.

Berikut ini adalah beberapa faktor resiko kanker rahim yang harus dihindari demi mencegah timbulnya penyakit kanker yang mematikan ini. Adapun faktor resiko kanker rahim adalah sebagai berikut:

  1. Faktor Reproduksi dan seksual

Faktor reproduksi dan seksual untuk terjangkit kanekr serviks meliputi penyakit menular seksual akibat Human Papiloma Virus, terutama tipe 16 dan 18 dan virus Herpes Simpleks(VHS), Human Immunodeficiency virus (HIV), usia pada saat berhubungan seksual yang pertama kali di bawah umur 18 tahun, usia pada saat kehamilan pertama (di bawah usia 20 tahun), jumlah kehamilan yang tinggi lebih dari 5 terbukti meningkatkan resiko kaker serviks atau kanker rahim, serta berhubungan dengan pria beresiko tinggi.

  1. Etnis minoritas

Etnis minoritas merupakan faktor resiko kanker rahim. Di USA, ras negro, hispanik, dan wanita Asia memiliki insiden kanker rahim yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita rasa kulit putih. Perbedaan ini mungkin mencerminkan pengaruh dari sosio ekonomi.

  1. Faktor Hormon

Ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan hormon progesteron sangat berpengaruh terhadap faktor resiko kanker rahim ini. Sebelum wanita mengalami menopause, ovarium memproduksi hormon estrogen dan hormon progesteron untuk membantu mengendalikan siklus haid. Pada masa tersebut, telur akan dilepas dari ovarium yang akan membuat dinding rahim menjadi lebih tebal untuk persiapan kehamilan. Jika tidak ada pembuahan, maka lapisan tersebut akan datang dan pergi tiap bulannya. Setelah wanita mengalami menopause, ovarium tidak memproduksi hormon lagi tetapi wanita masih menghasilkan hormon estrogen di dalam lemak tubuh. Ketika hormon estrogen terlalu banyak dan tidak diimbangi progesteron, maka resiko terkena kanker pun meningkat.

  1. Diet rendah karotenoid dan defisiensi asam folat

Banyak sayur dan buah yang mengandung bahan-bahan antioksidan dan berkhasiat untuk mencegah penyakit kanker. Dari beberapa penelitian yang dilakukan, ternyata defisiensi asam folat, vitamin C, E, beta karotin/ retinol berhubungan dengan penigkatan faktor resiko kanker rahim.

Selain faktor resiko kanker rahim yang telah disebutkan di atas, usia haid pertama dan menopause telah terbukti ikut berperan sebagai faktor resiko kanker rahim. Dan kehamilan di usia muda ( kurang dari 20 tahun) telah terbukti meningkatkan resiko penyakit kanker rahim ini, jumlah kehamilan yang tinggi (lebih dari 5), serta manajemen persalinan yang itdak tepat (kurang memperhatikan kesterilan alat-alat dan tempat).

Faktor Resiko Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim -Rahim yang secara garis besar merupakan tempat tumbuh bagi janin di dalam kandungan. Mengingat pentingnya Rahim bagi perempuan, maka diwajibkan untuk dirawat secara baik. Karena apabila diabaikan mengenai kesehatan Rahim, ada kemungkinan untuk terserang penyakit kanker rahim. Penyakit yang tergolong ganas ini, sangat menakutkan, dan bisa menyebabkan kematian.

Rahim merupakan organ berbentuk seperti buah pir yang menjadi tempat bayi selama berada dalam kandungan. Rahim terletak di daerah panggul bawah (daerah antara pinggul) dan didukung oleh otot-otot dasar panggul. Bagian bawah rahim disebut serviks.Serviks terletak di bagian atas vagina dan kadang-kadang disebut leher rahim. Kanker yang dimulai di leher rahim memiliki sifat yang berbeda dan membutuhkan perlakuan yang berbeda dari penyakit kanker rahim.

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Faktor Risiko Penyakit Kanker Rahim

Faktor risiko terkena penyakit kanker rahim terutama berhubungan dengan banyaknya jumlah hormon estrogen dinding rahim yang terkena. Seseorang yang memiliki faktor risiko bukan berarti akan terkena kanker, sebaliknya tidak memiliki faktor risiko bukan berarti bahwa Anda tidak akan terkena kanker. Berikut ini beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan penyakit kanker rahim:

  • Usia

Seperti kebanyakan kanker, risiko kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

  • Faktor Hormonal

Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

  • Berat badan dan aktivitas fisik

Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu penyakit kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

  • Faktor genetik

Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari.

  • Tamoxifen

Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Ciri Ciri Penyakit Kanker Rahim

Ciri-ciri penyakit kanker rahim baru akan jelas terlihat ketika sudah naik tingkat menjadi stadium dua. Pada tahap ini, ciri-ciri yang banyak ditemui pada pasien yang terjangkit kanker rahim ialah, siklus menstruasi yang tidak berjalan dengan normal.Pada umumnya, siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 7 – 10 hari dan itupun dengan jumlah bulir darah yang normal. Ciri yang lainnya ialah area kewanitaan sering mengeluarkan darah meski tidak sedang menstruasi, sering timbul rasa sakit pada bagian perut atau panggul, atau juga rasa sakit yang dikeluhkan ketika sedang bersama pasangan.

Dan biasanya setelah ciri-ciri tersebut muncul, maka akan muncul pula gejala-gejala seperti keluarnya darah ketika berhubungan badan, dan juga rasa sakit yang luar biasa. Hal ini dikarenakan area pria menyentuh bagian rahim yang ditumbuhi kanker. Dan gejala penyakit kanker rahim yang lainnya ialah keluarnya cairan berwarna bening dengan aroma yang tidak sedap.

Gejala Kanker Rahim

Gejala paling umum yang ditunjukkan kanker rahim adalah pendarahan vagina yang tidak biasa, misalnya:

  • Pendarahan setelah menopause pendarahan di antara masa haid
  • Haid lebih berat dari biasanya (jika Anda belum pernah mengalami menopause)
  • Keputihan berair atau berdarah.
  • Gejala yang kurang umum adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di daerah panggul, atau nyeri saat berhubungan seks.

Jika Anda mengalami perdarahan vagina yang tidak biasa, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Kondisi lain juga dapat mempengaruhi rahim, seperti fibroid yang dapat menyebabkan perdarahan vagina yang tidak biasa.Pendarahan adalah salah satu tanda awal dari penyakit kanker rahim. Periksakan diri Anda sesegera mungkin supaya kanker bisa diobati dengan mudah.

 Penyakit Kanker Rahim Dan Gejalanya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim -Bagi anda yang sedang mengeluhkan penyakit kanker rahim harus memperhatikan jenis makanan dan minuman yang di larang atau pantangan makanan penderita kanker rahim atau harus jauhi agar tidak semakin parah dan kalau sedang dalam proses penyembuhan bisa mempercepat proses pengobatan yang sedang anda lakukan.

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim

Berikut adalah beberapa pantangan makanan penderita kanker rahim :

  1. Makanan yang diawetkan, alasannya yaitu : karena memiliki senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsiogenaktif
  2. Makanan gosong, sama halnya dengan makanan yang diawetkan yaitu mengandung senyawa kimia yang bisa berubah menjadi karsiogenaktif
  3. Daging, termasuk daging sapi, kerbau, kambing dan babi, memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal.
  4. Ikan asin, ini jenis ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar, yang mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh.
  5. Sayuran, tauge (memiliki zat yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker), sawi putih dan kangkung (dapat mengurangi kerja obat), cabai (dapat merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh)
  6. Minuman ringan bersifat karsinogen, yaitu jenis es atau minuman dingin, yang dapat mengganggu kelancaran peredaran darah. dan alkohol yang dapat merangsang perkembangbiakan sel kanker.
  7. Seafood, udang, kerang, cumi-cumi, kepiting yang mengandung lemak tinggi (lemak tinggi bisa merangsang berkembangnya sel kanker) pantangan makanan penderita kanker rahim.
  8. Buah-buahan, lengkeng dan nangka adalah jenis buah-buahan yang mengandung zat tumbuh bagi sel kanker, sedangkan duku, nanas, durian dan anggur menghasilkan alkohol sehingga dapat merangsang perkembangan sel kanker.
  9. Daging unggas, hal ini dikarenakan daging unggas biasanya menyuntikan hormon yang mirip dengan hormon anabolic pada manusia, dimana jenis hormon ini diduga dapat memicu pertumbuhan sel kanker prostat dan kelenjar.

Untuk memperoleh kesehatan yang maksimal tentunya anda harus menahan diri anda dari pantangan makanan penderita kanker rahim seperti yang telah di cantumkan di atas. Dan anda sebaik nya beralih pada makanan yang sehat yang di anjurkan untuk penderita kanker serviks seperti di bawah ini :

  1. Buah-buahan yang mengandung antioksidan tinggi agar dapat membantu pemulihan tubuh agar lebih segar dan kulit nya tidak terlihat pucat.
  2. Kentang , dapat berfungsi untuk menyediakan energi yang cukup bagi penderita kanker untuk memulihkan tubuh nya sangat di anjurkan untuk pasien kemoterapi. Boleh di tambahkan sedikit garam agar rasanya lebih lezat.
  3. Gandum utuh disarankan tidak boleh berlebihan untuk sumber energi dalam tubuh saja.
  4. Pasta , pasta banyak dikira sebagai makanan junk food namun pasta memiliki banyak manfaat bagi tubuh asalkan bumbu yang di gunakan tidak dari bumbu instant melainkan bumbu hasil racikan sendiri.
  5. Daging tanpa lemak, sangat di sarankan untuk pasies yang menjalani perawatan kemoterapi dengan mengkonsumsi daging merah yang rendah lemak dan tentunya rendah kolesterol.
  6. Kacang panjang, dapat diolah dengan cara di tumis dan direbus sangat baik untuk penderita kanker , karena dapat melawan sel kanker.
  7. Susu, penderita kanker tentunya sangat memerlukan banyak energi untuk itu di anjurkan untuk mengkonsumsi susu.
  8. Telur , putih telur bermanfaat untuk melawan sel kanker di dalam tubuh.
  9. Ikan , seperti ikan salmon dan tuna.

Nah Itulah jenis jenis pantangan makanan penderita kanker rahim.Ada baiknya Anda menghindari jenis pantangan makanan penderita kanker rahim agar penyakit Anda tidak semakin parah. Semoga artikel pantangan makanan penderita kanker rahim ini dapat bermanfaat.

Pantangan Makanan Penderita Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Awal Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks -Kanker serviks merupakan jenis penyakit berbahaya yang menyerang wanita. Penyebab utama kanker serviks (kanker leher rahim) adalah human papilloma virus (HPV) atau virus papiloma manusia. Virus ini ditemukan pada 77% perempuan yang terjangkit HIV-positif dan sisa nya kepada wanita siapa saja. Di Indonesia kanker serviks merupakan ancaman bagi wanita karena sesuai data yang ditemukan setiap hari 40 wanita yang dinyatakan kanker serviks , 20 diantaranya meninggal dunia. Di dunia setiap dua menit sekali wanita yang telah terdiagnosa kanker serviks meninggal dua menit sekali.

Kurangnya pengetahuan mengenai gejala awal kanker serviks dan tanda kanker serviks membuat sebagian wanita tidak menyadari. Bahkan kanker ini akan menyerang siapa saja dalam rentan usia yang tak terbatas. Perempuan tidak sadar ketika Human Papiloma Virus (HPV) menyerangnya. HPV , mikroorganisme kecil yang berukaran 55 mm dan memiliki 100 tipe HPV yang dapat menginfeksi kulit sehingga menimbulkan kutil. Virus yang berkembangbiak dan bertahan menyerang sistem kekabal tubuh sehingga memicu kanker serviks.

Gejala Awal Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks

Gejala Awal Kanker Serviks

Pada stadium awal penderita kanker serviks sulit ditemukan gejalanya. Penderita kankers serviks pada awal terinfeksi virus layaknya seperti perempuan normal. Adapun pemeriksaan secara medis dengan bantuan tes pap dapat mendeteksi secara dini adanya gejala kanker serviks. Test pap dapat dilakukan pada usia 21 tahun dan selanjutnya dilakukan secara berkala setiap tiga tahun sekali. Pada usia 30 akan dilakukan test pap dan juga tes HPV secara terus menerus hingga usia 65 tahun. Adapun gejala awal kanker serviks yang lain yang mengarah pada terinfeksinya virus HPV adalah sebagai berikut:

  1. Keputihan patogonis

keputihan (flour albus) yaitu keluarnya cairan selain darah dari kewanitaan dalam jumlah banyak . Meskipuun tidak semua keputihan berbahaya akan tetapi jika anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri berikut , anda harus waspada :Keluarnya cairan dalam jumlah banyak, Cairan berubah menjadi kental, Berbau tidak sedap, Berwarna tidak normal (kekuning-kuningan, kehijauan, kecoklatan), Timbul rasa panas dan gatal pada area kewanitaankeputihan dengan ciri-ciri perlu perhatian serius, konsultasikan dengan dokter spesialis obygn.

  1. Sakit pada area kewanitaan gejala awal kanker serviks

Rasa sakit yang menyerang area kewanitaan disebabkan karena human papiloma virus (HPV) telah berkembang dan mengganggu imunitas tubuh sehingga berakibat perut bagian bawah sakit, muncul sakit pada paha, sakit pada persendiaan panggul saat menstruasi, sakit ketika buang air besar dan sakit ketika berhubungan badan.

  1. Pendarahan gejala awal kanker serviks

Kebanyakan wanita menanggap bahwa pendarahan yang terjadi karena siklus menstruasi yang tidak normal, akan tetapi perlu diwaspadai jika darah yang kelaur dari area kewanitaan anda sering dan berlangsung rutin maka harus memeriksakan segera pada dokter.

  1. Nyeri buang air kecil gejala awal kanker serviks

Kantung kemih yang terinfeksi dengan virus akan mengakibatkan penderita mengalami rasa sakit buang air kecil ini merupakan gejala kanker serviks memasuki stadium lanjut.

  1. Timbul rasa sakit dan pendarahan saat berhubungan seks

Sering menggonta-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual beresiko tinggi mengakibatkan kanker serviks. Ketika berhubungan intim sering sakit dan mengeluarkan darah disebabkan adanya infeksi pada leher rahim yang parah.

  1. Penurunan nafsu makan gejala awal kanker serviks

Penurunan nafsu makan menyebakan imunitas menurun sehingga rawan terjadi stress, cemas berlebih, dan menggangu energi. Selain itu, ini merupakan tanda awal terjadinya gejala kanker serviks.

  1. Bengkak pada kaki gejala awal kanker serviks

Ketika anda mengalami kaki bengkak tanpa sebab , mungkin ini serangkaian tanda virus penyebab kanker serviks menyerang tubuh anda.

  1. Cepat Lelah gejala awal kanker serviks

Kelelahan yang menandakan anda terjangkit HPV adalah kelelahan tanpa sebab yang menyerang waktu bersantai anda.

Para wanita wajib mengetahui gejala awal kanker serviks karena siapapun bisa saja mengidapnya. Jika anda merasakan gejala awal kanker serviks segeralah cek ke dokter. Memang beberapa sumber menyebutkan bahwa kelompok usia yang beresiko mengalami kanker serviks adalah wanita dalam usia menopause, namun pada kenyataannya wanita yang masih sangat mudapun banyak yang mengidap kanker ini. Hal ini mungkin dikarenakan gaya hidup dan lingkungan yang mendukung berkembangnya sel kanker ini sehingga pada akhirnya wanita manapun dapat beresiko mengidap kanker yang sangat mengerikan ini.

Gejala Awal Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Rahim

Ciri Ciri Kanker Rahim

Ciri Ciri Kanker Rahim -Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang menyerang perempuan. Di Indonesia, penderita kanker serviks sangat banyak. Tidak mengherankan jika kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita No. 1 di Indonesia.

Sebutan tersebut menandakan betapa ganasnya kanker serviks terhadap perempuan-perempuan di Indonesia. Agar terhindar dari bahaya kanker serviks, sangat penting untuk mengetahui ciri kanker serviks.Kanker Rahim membutuhkan proses yang sangat panjang antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker, pada mulanya dari sebuah infeksi. saat tahap awal perkembangannya sulit untuk di deteksi.

Ciri ciri kanker rahim

Ciri ciri kanker rahim

Ciri Ciri Kanker Rahim

Gejala Awal kanker serviks mungkin tidak menunjukkan kondisi yang berarti, dan hanya dikira sebagai kondisi kurang fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali penyakit kanker serviks/Rahim dan semua gejala yang ditimbulkan.Berikut ciri ciri kanker rahim :

  1. Pendarahan abnormal pada vagina ciri ciri kanker rahim

Ini adalah gejala yang paling umum. Perempuan harus menyadari menstruasi mereka, pendarahan setelah hubungan seksual, bercak di antara periode menstruasi. Sebuah perdarahan vagina yang abnormal dan tiba-tiba tanpa alasan. Kondisi ini anda harus segera periksa kesehatan ke klinik terdekat agar mengobati kanker rahim tidak terlambat lagi.

  1. Nyeri panggul ciri ciri kanker rahim

nyeri panggul tidak berhubungan dengan kondisi lain, menstruasi, atau aktivitas fisik bisa menjadi gejala kanker serviks.

  1. Keputihan ciri ciri kanker rahim

Ketika Anda mengamati bahwa Anda memiliki keputihan yang tidak biasa dan sering, mungkin menjadi salah satu gejala kanker. Ini merupakan gejala umum yang berkaitan dengan kondisi perempuan. Bila Anda sering buang air kecil, terutama jika Anda tidak hamil maka mungkin ada kemungkinan bahwa Anda memiliki kanker serviks.

  1. Kesulitan dalam buang air kecil ciri ciri kanker rahim

Ketika ada rasa sakit atau kesulitan saat buang air kecil, saatnya anda pergi kedokter dan check up. Ini mungkin juga merupakan gejala ISK (Infeksi Saluran Kemih) tetapi untuk memastikan, mencari info dari dokter untuk segera ditangani.

6. Nyeri selama hubungan seksual

Bila Anda merasa sakit yang tidak diinginkan selama hubungan seksual, Anda mungkin menderita kanker serviks.

  1. Gangguan Pencernaan

Ketika Anda mengalami sembelit kronis dan merasa benjolan bahkan rasa sakit saat anda buang air besar

  1. Kehilangan nafsu makan ciri ciri kanker rahim

penurunan mendadak nafsu makan juga dapat menjadi tanda kanker serviks.

  1. Kelelahan ciri ciri kanker rahim

Bahkan ketika Anda beristirahat tapi Anda masih merasa stres dan merasa lelah sepanjang waktu, kemungkinan ini tanda dari kanker serviks.

Itulah beberapa gejala atau ciri ciri kanker rahim yang perlu Anda ketahui. Semoga artikel ciri ciri kanker rahim ini dapat bermanfaat bagi Anda. Mulailah hidup sehat dari sekarang agar terhindar dari penyakit kanker rahim ataupun penyakit lainnya.

Ciri Ciri Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Rahim Pada Wanita

Penyebab Kanker Rahim Pada Wanita

Penyebab Kanker Rahim Pada Wanita

Penyebab Kanker Rahim Pada Wanita

Penyebab Kanker Rahim -Penyebab kanker rahim secara pasti, sampai sekarang belum diketahui. Namun, para peneliti berhasil mengidentifikasi sejumlah faktor pemicu yang dipercaya menjadi penyebab tumbuhnya kanker ovarium di jaringan epitel. Keakuratannya bisa mencapai 85 – 90%. Namun, akurasi ini kurang tepat jika digunakan untuk kanker indung telur yang terjadi pada sel germinal dan sel stromal.

Meskipun Anda memiliki faktor-faktor yang beresiko terkena kanker ini, Anda jangan buru-buru khawatir karena hanya sedikit faktor tersebut yang berkembang menjadi kanker. Faktor penyebab kanker rahim pada wanita diakibatkan dari kesalahan kita sendiri. Kadang kita melakukan hal-hal yang seharusnya tidak perlu kita lakukan seperti sering menaburkan bedak ke daerah vagina, atau sering mencucinya dengan menggunakan antiseptik jika dilakukan sesering mungkin tanpa ada anjuran dari dokter akan dapat memicu timbulnya kanker rahim.

Beberapa kebiasan-kebiasan yang tanpa kita sadari dapat memicu timbulnya kanker rahim, antara lain:

Faktor-faktor penyebab kanker rahim antara lain :

  • Usia

Mayoritas kanker ovarium (kanker indung telur) muncul setelah seorang wanita melewati masa menopause. Kanker ovarium biasanya menyerang wanita di atas usia 63 tahun.

  • Sejarah reproduksi

Wanita beresiko tinggi mengidap kanker ovarium bila :

  1. Mendapatkan menstruasi sebelum usia 12 tahun
  2. Tidak memiliki anak
  3. Memiliki anak setelah usia 30 tahun
  4. Mengalami menopause setelah usia 50 tahun

Terdapat hubungan antara resiko menderita kanker ovarium dan jumlah siklus menstruasi yang dialami seorang wanita dalam hidupnya. Semakin banyak jumlah siklus menstruasi yang dilewatinya, semakin tinggi pula resiko seorang perempuan terkena kanker ovarium.

  • Penggunaan obat penyubur kehamilan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan obat penyubur kehamilan clomiphene citrate dalam waktu lama meningkatkan kemungkinan timbulnya tumor ovarium, terlebih pemakaian obat tersebut tidak kunjung membuat seorang perempuan itu hamil. Jadi, bila Anda menggunakan obat penyubur kehamilan, diskusikan penggunaan obat ini dengan dokter Anda. Sebab, kemandulan juga menjadi penyebab seorang perempuan rentan mengidap kanker ovarium.

  • Sejarah keluarga terkena kanker

Wanita yang memiliki ibu, saudara perempuan, maupun anak perempuan yang menderita kanker ovarium meningkatkan resiko mengidap penyakit ini juga.

  • Obesitas

Peningkatan resiko terkena kanker ovarium pada perempuan bertubuh gemuk atau yang malas bergerak. Penelitian juga menunjukkan jika perempuan gemuk yang menderita kanker indung telur jumlahnya semakin banyak.

  • Diet Rendah Lemak Penyebab Kanker Rahim

Apabila kita terlalu banyak konsumsi jenis makanan yang berlemak maka estrogen pun semakin banyak, karena lemak yang potensial memproduksi hormon estrogen. Dan apabila badan rahim/endometrium terpapar oleh hormon ini maka kemungkinan terjadi perubahan yang sangat cepat menjadi kanker.

  • Kebiasaan Merokok Penyebab Kanker Rahim

Nikotin yang terkandung dalam rokok dapat mempermudah selaput lendir sel-sel tubuh terangsang atau bereaksi. Dan biasanya terjadi pada tenggorokan, paru-paru dan leher rahim. Apabila nikotin yang diserap oleh tenggorakan terlalu banyak maka akibatnya semakin besar kemungkinan tiga organ itu terkontaminasi.

  • Sering Menabur Bedak Pada Vagina Penyebab Kanker Rahim

Butiran-butiran bedak yang menempel pada vagina dapat menyebabkan timbulnya kanker ovarium. Hal itu dapat mengakibatkan infeksi dan luka di ovarium. Kebiasaan seperti ini dianggap sesuatu yang wajar saja, demi menjaga kesegaran pada vagina. Padahal dengan kebiasaan seperti itu dapat menimbulkan kanker.

  • Pembersih Vagina Penyebab Kanker Rahim

Pada umumnya wanita sering menggunakan antiseptik untuk membersihkan daerah kewanitaan mereka. Katanya, berguna membasmi kuman pada vagina, perlu diketahui pada vagina terdapat kuman yang disebut Basillus Doderlain, penghasil asam laktat yang memang fungsinya menjaga kelembaban vagina. Padahal antiseptik yang digunakan mengandung bahan kimia yang berbahaya yang dapat menimbulkan iritasi pada leher rahim.

Vitamin C merupakan vitamin yang dapat memperbaiki dan memperkuat mukosa, material dalam leher rahim. Jika kita kekurang vitamin tersebut tidak menutup kemungkinan kita akan terjangkit kanker rahim. Oleh karena dianjur untuk memperbanyak makan sayuran dan mengkonsumsi vitamin C.

Penyebab Kanker Rahim Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Kanker Serviks Dan Pengobatannya

Penyakit Kanker Serviks Dan Pengobatannya

Penyakit Kanker Serviks –Penyakit kanker serviks dan pengobatannya dapat berdampak pada keinginan memiliki anak, tapi beberapa jenis pengobatan dapat membuat anda tetap subur.

Pengobatan penyakit kanker serviks dapat berdampak pada kesuburan, hal ini terkadang sangat sulit untuk dibayangkan. Tapi tetaplah berfikir bahwa ketidaksuburan yang terjadi setelah penyakit kanker serviks sebenarnya dapat dielakkan sebab ada beberapa tahapan yang dapat anda lakukan untuk melindungi dan membuat anda tetap akan bisa memiliki anak.

Penyakit Kanker Serviks Dan Pengobatannya

Penyakit Kanker Serviks Dan Pengobatannya

Langkah awal adalah menjaga kesuburan :

Hal yang paling efektif yang dilakukan untuk menjaga agar anda dapat hamil adalah melakukan pap smear secara rutin setiap tahun sehingga apabila adanya kanker serviks dapat dideteksi lebih dini.

Pengobatan penyakit kanker serviks

Kemoterapi dan terapi radiasi yang yang dilakukan pada pengobatan penyakit kanker serviks dapat berdampak pada kesuburan. Pada stadium yang lebih lanjut dimana pengobatan harus dilakukan dengan operasi (hysterectomy) maka anda tidak bisa memiliki anak. Dan jika ovarium juga diangkat melalui operasi maka anda tidak akan menghasilkan sel telur lagi. Pada operasi jenis LEEP atau biopsy kerucut bisa mengakibatkan kerusakan pada serviks sehingga akan mempengaruhi kesuburan. Kondisi ini membuat sperma dan sel telur sulit bertemu sehingga proses pembuahan tidak terjadi.

Pengobatan penyakit kanker serviks dengan terapi radiasi akan mengakibatkan ovarium terpapar oleh sinar radiasi yang dapat merusak sel telur sehingga bisa menyebabkan menopause premature. Selain itu, pengobatan dengan radiasi akan meningkatkan resiko keguguran dan kelahiran premature karena terbentuknya bekas luka dan menurunnya aliran darah ke uterus.

Karena kemoterapi juga membunuh sel yang sehat, ada kemungkinan kemoterapi akan merusak sel-sel telur yang tersimpan di ovarium sehingga ada resiko keguguran dan menopause dini.Isu lainnya adalah jika terlalu banyak kelenjar serviks (dibutuhkan untuk pergerakan sperma ke uterus) diangkat, maka dapat mengakibatkan sperma menjadi kering dan menjadi tidak mampu membuahi sel telur. Namun jika hanya sedikit kelenjar yang dibuang maka akan sangat baik dalam menjaga tetap subur.

Beberapa Pilihan Yang Bisa Anda Lakukan Jika Ingin Memiliki Anak

Jika anda akan menjalani pengobatan terhadap penyakit kanker serviks, sebaiknya anda berdiskusi dengan dokter bahwa anda memiliki keinginan mempunyai anak. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang terkait dengan kanker serviks dan menjaga kesuburan:

  • Lakukan lebih dini. Jika anda sedang menjalani pengobatan pre-kanker serviks, diskusikan pada dokter tentang pilihan pengobatan. Akan sangat mungkin anda tetap bisa hamil dan memiliki anak jika pilihan pengobatan hanya berdampak pada sebagian kecil serviks. Dan hal ini bisa dicapai hanya dengan deteksi lebih dini.
  • Pada beberapa kasus kanker serviks stadium lanjut, dokter dapat melakukan trachelectomy yaitu prosedur mengangkat serviks kemudian menjahit uterus bagian bawah bersamaan. Trachelectomy tetap akan membuat uterus utuh sehingga anda masih mungkin punya anak.
  • Menyimpan indung telur. Dokter anda mungkin dapat menyisakan satu indung telur atau dua-duanya selama hysterectomy, sehingga dapat menjaga sel telur dan menurunkan gejala menopause. Anda juga bisa mengambil satu sel telur untuk dibuahi oleh sperma dan kemudian “meminjam Rahim” wanita lain untuk membesarkan embrionya.
  • Pertimbangkan Pilihan Anda. Beberapa rejimen kemoterapi dapat menimbulkan masalah dengan kesuburan dan tentu saja tergantung pada jenis obat, dosis dan kombinasinya, jadi diskusikan kepada dokter anda tentang pilihan pengobatan yang akan anda jalani.

Pengembangan Pengobatan Penyakit Kanker Serviks

Kesuburan pada wanita yang menjalani pengobatan penyakit kanker serviks menjadi perhatian yang serius pada para ahli dan peneliti sehingga dikembangkan jenis dan metode pengobatan yang dapat melindungi organ reproduksi wanita. Salah satu metode yang telah berhasil adalah dengan melakukan transplantasi indung telur selama menjalani terapi radiasi, tujuannya adalah untuk melindungi indung telur dari kerusakan yang disebabkan radiasi. Beberapa ahli lainnya melakukan dengan pendekatan yang lain dengan cara memberikan “perisai” pada indung telur selama terapi radiasi dan menyimpan sel telur sebelum pengobatan.

Apa yang Sebaiknya Anda Lakukan?

Dalam kondisi seperti ini, antara pengobatan penyakit kanker serviks dan keinginan memiliki anak terkadang menjadi konflik emosional yang terjadi pada diri kita. Namun kita juga harus bisa berfikir bahwa ada pilihan lain jika ingin memiliki anak, mengadopsi anak adalah salah satu pilihannya. Meskipun anak tersebut bukanlah berasal dari darah kita, kehadirannya ditengah-tengah keluarga akan memberikan suasana yang berbeda.Hal lain yang lebih penting untuk menghindari penyakit kanker serviks dan kemungkinan tidak memiliki anak adalah melakukan pap smear secara rutin.

Penyakit Kanker Serviks Dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Rahim

Cara Mencegah Kanker Rahim

Cara Mencegah Kanker Rahim -Kanker serviks termasuk jenis kanker yang sangat banyak dijumpai oleh wanita. Berdasarkan hasil survey kesehatan oleh Word Health Organitation (WHO), pada tahun 2010 yang lalu, dilaporkan bahwa kejadian kanker serviks di dunia sebesar 500.000 kasus baru. Sedangkan di Indonesia sendiri kejadian kanker serviks ini dilaporkan sebesar 20-24 kasus kanker serviks baru setiap harinya.

Sebagai contoh kejadian yang ada di Indonesia adalah kejadian kanker serviks di Bali dilaporkan telah menyerang sebesar 553.000 wanita usia subur pada tahun 2010. Sebuah angka yang cukup besar dan ini benar-benar patut kita waspadai sebagai orang Indonesia.

Dari data-data ini kita bisa katakan bahwa betapa tingginya tingkat kejadian kanker serviks. Tidak hanya itu, kanker ini juga bisa menyerang siapa saja, tidak memandang status sosial. Untuk itu, ada baiknya untuk menghindari jenis kanker ini sejak dini! Lalu, bagaimanakah cara mencegah kanker serviks ini? Berikut ini akan di jelaskan bagaimana cara mencegah kanker rahim ini.

Cara Mencegah Kanker Rahim

Cara Mencegah Kanker Rahim

Cara Mencegah Kanker Rahim

1.Gaya hidup yang sehat cara mencegah kanker rahim

Gaya hidup sehat jelas dapat menghindari berbagai serangan penyakit seperti kanker. Caranya bisa dengan memakan makanan yang sehat serta olahraga secara teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh terhadab beberapa penyakit.

Faktor nutrisi juga dapat mengatasi masalah kanker mulut rahim. Penelitian mendapatkan hubungan yang terbalik antara konsumsi sayuran berwarna hijau tua dan kuning (banyak mengandung beta karoten atau vitamin A, vitamin C dan vitamin E) dengan kejadian kanker serviks. Artinya semakin banyak makan sayuran berwarna hijau tua dan kuning, maka akan semakin kecil risiko untuk kena penyakit kanker mulut rahim.

2.Menghindari berbagai faktor risiko cara mencegah kanker rahim

Salah satunya yaitu hubungan seks pada usia muda, pernikahan pada usia muda, dan berganti-ganti pasangan seks. Wanita yang berhubungan seksual dibawah usia 20 tahun serta sering berganti pasangan beresiko tinggi terkena infeksi. Namun hal ini tak menutup kemungkinan akan terjadi pada wanita yang telah setia pada satu pasangan saja.

3.Pemeriksaan Pap smear cara mencegah kanker rahim

Wanita usia di atas 25 tahun, telah menikah, dan sudah mempunyai anak perlu melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali atau menurut petunjuk dokter. Pemeriksaan Pap smear adalah cara untuk mendeteksi dini kanker serviks. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cepat, tidak sakit dengan biaya yang relatif terjangkau dan hasilnya akurat. Disarankan untuk melakukan tes Pap setelah usia 25 tahun atau setelah aktif berhubungan seksual dengan frekuensi dua kali dalam setahun. Bila dua kali tes Pap berturut-turut menghasilkan negatif, maka tes Pap dapat dilakukan sekali setahun. Jika menginginkan hasil yang lebih akurat, kini ada teknik pemeriksaan terbaru untuk deteksi dini kanker leher rahim, yang dinamakan teknologi Hybrid Capture II System (HCII).

  1. Pilih kontrasepsi dengan metode barrier cara mencegah kanker rahim

Pilih kontrasepsi dengan metode barrier, seperti diafragma dan kondom, karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker leher rahim.

Demikian artikel mengenai cara mencegah kanker rahim. Mulailah dengan gaya hidup yang sehat agar anda terhindar dari penyakit ini. Semoga bermanfaat.

Cara Mencegah Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim ,Apa Penyebabnya ?

Kanker Rahim ,Apa Penyebabnya ?

Kanker Rahim

Kanker Rahim

Kanker Rahim – Apa itu Kanker Rahim alias Cervical Cancer? Kanker Rahim adalah satu dari banyak kanker yang terjadi pada organ reproduksi wanita. Human papillomavirus (HPV) memainkan peran akan timbulnya banyak kasus kanker rahim. Wanita pengidap kanker mulut rahim ini akan mempunyai beberapa gangguan, diantaranya rasa nyeri dan pendarahan saat berhubungan intim.

Ketika terkena HPV, sistem imun tubuh biasanya mencegah virus tersebut berkembang di dalam tubuh. Pada kasus kanker serviks, virus HPV bertahan hidup di dalam tubuh selama bertahun-tahun dan mengubah beberapa sel pada permukaan leher rahim menjadi sel kanker. kanker rahim biasanya terjadi pada wanita yang berusia lebih dari 30 tahun.

Gejala kanker rahim

Anda mungkin sama sekali tidak mengalami gejala kanker rahim, pada tahap awal kanker rahim biasanya tidak menunjukkan tanda dan gejala. Inilah mengapa pemeriksaan menjadi penting. Tanda dan gejala kanker serviks pada tahap lanjut antara lain:

  • Pendarahan pada vagina ketika berhubungan, saat tidak dalam periode datang bulan atau setelah menopause.
  • Basah atau keluar darah pada vagina yang kental dan berbau.
  • Sakit pada pinggul atau nyeri ketika berhubungan.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab Kanker Serviks

Secara umum kanker terjadi karena mutasi sel normal menjadi sel yang tidak normal. Sel yang normal akan tumbuh dan melipatgandakan secara teratur. Akan tetapi sel kanker tumbuh dan melipatgandakan diri secara tidak terkontrol dan sel tersebut tidak mati. Akumulasi dari sel tersebut akan menjadi besar dan disebut dengan tumor. Sel kanker menyerang jaringan tubuh terdekat dan dapat memecah dari sumbernya untuk menyebar ke manapun di bagian tubuh.

Ada dua tipe umum kanker serviks

  1. Squamous cell carcinomas terdapat pada bagian bawah serviks. Tipe ini menjadi penyebab sekitar 80 sampai 90 persen kanker serviks.
  2. Adenocarcinomas terjadi pada bagian atas serviks. Tipe ini menjadi penyebab 10 sampai 20 persen kanker serviks.

Apa yang menjadi penyebab sel squamos atau sel glandular menjadi tidak normal dan berkembang menjadi kanker tidak jelas. Tetapi virus HPV memainkan peran dalam hal ini. Bukti menunjukkan bahwa virus HPV ditemukan pada semua kasus kanker serviks. Tetapi di sisi lain banyak pula wanita yang memiliki virus HPV tidak pernah mengalami kanker serviks. Ini berarti ada kemungkinan faktor lain juga memainkan peran, seperti genetik, lingkungan atau gaya hidup.

Faktor Risiko kanker rahim. Beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim antara lain:

  • Berhubungan seksual dengan banyak pasangan
  • Melakukan hubungan seksual saat usia dini
  • Penyakit seksual menular lain
  • Sistem imun tubuh yang lemah
  • Merokok

Pencegahan kanker rahim

Anda dapat mengurangi risiko kanker rahim dengan mengambil tindakan pencegahan infeksi virus HPV. Gunakanlah kondom ketika berhubungan seksual karena hal tersebut dapat mengurangi risiko terinfeksi virus HPV. Sebagai tambahan adalah dengan :

  • Menunda hubungan seksual sampai usia matang
  • Setia pada pasangan
  • Hindari merokok
  • Gunakan vaksinasi pencegah HPV
  • Ikuti prosedur pemeriksaan serviks (pap smear test)

Kanker rahim bisa menyerang wanita mana saja, terutama mereka yang kurang menjaga kesehatan reproduksinya. Jadi jagalah selalu kesehatan anda dengan pola hidup sehat. Semoga bermanfaat.

Kanker Rahim ,Apa Penyebabnya ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment