Pengobatan Kanker Rahim

Pengobatan Kanker Rahim

Pengobatan Kanker Rahim

Pengobatan Kanker Rahim – Divonis menderita kanker rahim pastilah pengalaman yang menakutkan. Namun bukan berarti Anda tanpa harapan. Dengan bantuan dan informasi yang tepat, Anda dapat membuat keputusan mengenai Pengobatan Kanker Rahim yang akan dijalani. Informasi artikel ini membantu Anda dalam pertimbangan menentukan pengobatan maupun obat kanker rahim yang terbaik.

Ada banyak istilah yang dikenal, yang merujuk pada kanker rahim, diantaranya adalah kanker kandungan, kanker uterus, dan kanker endometrium. Risiko penyakit ini akan meningkat sejak seorang wanita menginjak usia 45 tahun. Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada semakin banyak wanita muda yang divonis mengidap kanker rahim, dalam tahun-tahun belakangan ini. Pada wanita yang sudah mengalami menopause, perdarahan apapun yang keluar dari vagina, dapat dengan mudah dikenali sebagai indikasi keberadaan kanker rahim. Sebaliknya, bagi mereka yang belum mengalami menopause, seringkali sulit membedakan antara menstruasi biasa dengan perdarahan yang abnormal.

Wanita dalam usia produktif harus waspada jika mengalami perubahan pola apapun dalam menstruasi. Waspadalah jika periode menstruasi Anda berlangsung lebih lama, dengan perdarahan yang lebih banyak. Bisa jadi, ini adalah tanda keberadaan kanker rahim, meskipun ada juga kemungkinan bahwa ini disebabkan oleh kelainan lain yang terjadi. Gejala lainnya dapat berupa rasa nyeri pada perut bagian bawah, pinggang, dan panggul; keputihan abnormal, anemia, dan penurunan berat badan. Jika sudah mencapai stadium lanjut, rasa nyeri dan pembengkakan yang terjadi, dapat mencapai bagian kaki.

Bila Anda divonis terkena kanker rahim, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik Pengobatan Kanker Rahim yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, dengan pengobatan dan perawatan yang benar harapan kesembuhan kanker rahim akan semakin besar.

 

Pengobatan Kanker Rahim Konvensional

Ada dua pilihan utama yang seringkali diberikan oleh dokter untuk mengatasi kanker rahim stadium awal, yakni operasi histerektomi dan radiasi. Pada kasus tertentu, Pengobatan Kanker Rahim dengan metode radiasi bisa jadi dilakukan sebelum operasi untuk mengecilkan ukuran sel kanker, sebelum akhirnya diangkat.

Pengobatan Kanker RahimMeski Pengobatan Kanker Rahim dengan metode histerektomi dinilai cukup efektif, seringkali mereka yang terpaksa menjalaninya akan mengalami efek samping berupa penurunan kualitas seksual dan hilangnya kemampuan reproduksi. Tentu saja, ini dapat memicu terjadinya depresi yang kronis. Jika kanker berkembang menuju stadium lanjut, Pengobatan Kanker Rahim dengan metode kemoterapi yang dikenal melelahkan dan menyakitkan adalah pilihan terakhir Pengobatan Kanker Rahim konvensional.

Namun, di luar negeri efektivitas kemoterapi dan radiasi dapat ditingkatkan dengan bantuan imunoterapi, dimana efek samping metode pengobatan ortodoks tersebut dapat ditekan seminimal mungkin, dengan mengoptimalkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Kita tunggu saja, siapa tahu di masa depan nanti, jenis Pengobatan Kanker Rahim ini dapat diterapkan di Indonesia.

 

Pengobatan Kanker Rahim Alternatif

Tanpa harus berobat ke luar negeri, sebenarnya ada jenis Pengobatan Kanker Rahim alternatif yang juga bekerja dengan cara yang serupa dengan imunoterapi, dimana sistem kekebalan tubuh Anda akan diaktifkan untuk menginduksi program bunuh diri pada sel kanker (apoptosis). Proses ini akan menekan pertumbuhan dan perkembangan sel kanker sehingga menurunkan tingkat penyebaran (proliferasi) kanker pada organ tubuh lainnya.

Pengobatan Kanker RahimMekanisme penyerangan ini bisa didapatkan dari aktivitas flavonoid, lutein, dan karotenoid, senyawa antioksidan yang ternyata ditemukan dengan kadar yang cukup tinggi dalam suplemen herbal asal Jepang, S Lutena. Dengan kemampuan yang dimilikinya ini, S Lutena tidak hanya mampu mencegah, tetapi juga ampuh digunakan untuk Pengobatan Kanker Rahim.

Berdasarkan pengalaman empiris penggunanya, konsumsi rutin selama 1-3 bulan saja, yang juga diikuti dengan menjalani pola hidup sehat, sudah membawa pengaruh yang signifikan pada proses pembunuhan sel kanker dalam organ-organ tubuh Anda.

 

 

Pengobatan Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Serviks

Penyebab Kanker Serviks

Penyebab Kanker Serviks

Penyebab Kanker Serviks – Berdasarkan data WHO, kanker serviks merupakan jenis kanker nomor dua yang paling sering diderita oleh wanita Indonesia, setelah kanker payudara. Pada tahun 2012, di Indonesia terdapat 20.928 wanita yang terdiagnosa kanker serviks dan 9.498 diantaranya meninggal dunia. Diperkirakan setiap satu jam, ada satu wanita Indonesia meninggal karena kanker serviks.

Hampir 70 persen penyakit kanker serviks, baru diketahui saat kondisi sudah stadium lanjut. Padahal semakin dini penyakit kanker serviks ditemukan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh.  Ada banyak kelalaian dan gaya hidup yang dapat menjadi Penyebab Kanker Serviks pada diri seseorang, yaitu :

 

  1. Banyaknya wanita tidak mengenal dan jarang melakukan pap smear

Pap smear sangat penting bagi wanita untuk mengetahui kesehatan rahimnya. Banyak wanita seringkali meremehkan bagian tubuh yang satu ini, akhirnya pap smear bukanlah suatu hal penting. Dan inilah yang jadi salah satu Penyebab Kanker Serviks yang ditemukan terlambat.

  1. Sistem kekebalan tubuh yang lemah

Tidak semua orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Namun wanita normal pada umumnya memiliki sistem kekebalan tubuh yang seimbang. Penyebab Kanker Serviks ada pada mereka yang menderita HIV/AIDS karena para penderita inilah yang rawan terkena kanker. Mengapa? Kondisi kekebalan tubuh mereka sangatlah lemah, sehingga berbagai virus dapat berkembang pesat di dalam tubuh mereka. Seringkali mereka yang menderita HIV/AIDS meregang nyawa bukan karena virus HIV, namun karena penyebab lain, salah satunya kanker serviks.

  1. Usia 40 tahun ke atas

Semakin bertambahnya usia, tubuh rentan terserang berbagai macam penyakit juga menjadi salah satu Penyebab Kanker Serviks. Dokter seringkali menyarankan agar kita menjaga apa yang kita konsumsi serta berolahraga secara teratur. Konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan mampu menjaga keseimbangan tubuh kita dan membantu regenerasi sel-sel tubuh. Dengan menu konsumsi yang tepat dan sehat, secara otomatis kita akan menjadi lebih sehat, karena sel-sel tubuh selalu muda. Virus dan segala macam penyakit tidak akan mudah menginfeksi. Untuk itu, kita yang mulai menginjak usia 40 tahun, lebih cermat memilih apa yang akan dikonsumsi dan rajin-rajin berolahraga secara rutin.  – Penyebab Kanker Serviks

  1. Berganti-ganti pasangan

Penyebab Kanker Serviks yang berikutnya yaitu berganti-ganti pasangan. Selain rentan terserang virus HIV/AIDS, mereka yang sering kali berganti-ganti pasangan mudah terserang kanker serviks. Apalagi jika pasangan menderita penyakit, penularan penyakit melalui persetubuhan lebih mudah terjadi. Untuk itu, sebaiknya mulai sekarang kita berhati-hati dan lebih bijaksana dan setia pada pasangan kita.

  1. Merokok

Tertera di bungkus rokok, apabila merokok dapat menyebabkan berbagai penyakit, khususnya kemandulan pada wanita. Dan Penyebab Kanker Serviks juga merupakan salah satu efek yang sangat mungkin terjadi pada para perokok wanita. Tidak dapat dipungkiri bahwa di balik kenikmatan merokok, efek negatif banyak ditimbulkan. Jadi merupakan pilihan Anda untuk melanjutkan kegiatan merokok Anda, atau berhenti dan terhindar dari segala macam penyakit, termasuk kanker serviks.

  1. Tidak menjaga kebersihan pakaian dalam

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim yaitu antara vagina dan rahim. Untuk itu, penting bagi seorang wanita menjaga kebersihan pakaian dalamnya. Selain pakaian dalam, Anda juga harus sering mengganti pembalut saat sedang menstruasi. Jangan sampai ada tumpukan bakteri di sekitar vagina Anda. Karena tidak menjaga kebersihan pakaian dalam ini juga termasuk salah satu Penyebab Kanker Serviks.

  1. Seks bebas

Selama ini mungkin Anda hanya sering mendengar bahwa seks bebas dapat menyebabkan penyakit AIDS. Padahal seks bebas juga bisa menjadi Penyebab Kanker Serviks yang paling utama. Selain itu seks pada usia dini juga bisa menjadi Penyebab Kanker Serviks. Untuk itu bagi Anda yang sudah aktif secara seksual, sebaiknya rutin melakukan papsmear.

  1. Mengonsumsi makanan cepat saji

Penyebab Kanker ServiksMakanan cepat saji juga diketahui mengandung zat karsinogenik, yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, mengonsumsi makanan yang dibakar juga bisa menjadi Penyebab Kanker Serviks. Bagian gosong pada makanan tersebut, mengandung arang sisa pembakaran yang tidak bisa diolah oleh tubuh sehingga bisa menjadi pemicu kanker.

  1. Stres

Gangguan psikologis yang satu ini diketahui dapat menyebabkan banyak penyakit, termasuk kanker serviks. Penyebab Kanker Serviks ini adalah stres yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga sulit untuk melawan virus HPV. Jadi berusahalah untuk membuat hati Anda tetap senang dan terbebas dari stres.

 

 

 

Penyebab Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Risiko Kanker Serviks

Faktor Risiko Kanker Serviks

Faktor Risiko Kanker Serviks

Kanker leher rahim atau yang lebih dikenal sebagai kanker serviks, adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada leher rahim wanita. Leher rahim atau serviks adalah bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus. Setiap wanita beresiko terkena kanker serviks dan resiko mengidap kanker serviks meningkat apabila anda memiliki Faktor Risiko Kanker Serviks berikut ini :

  1. Infeksi HPV (Human Pappiloma Virus)

Faktor Risiko Kanker Serviks yang pertama yaitu terinfeksi HPV. Human Pappiloma Virus adalah kelompok yang terdiri dari 150 lebih jenis virus dan ditularkan melalui hubungan seksual baik secara vaginal maupun oral. Infeksi HPV dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius pada organ mulut dan genital, tetapi virus ini tidak mampu menyerang organ dalam tubuh seperti jantung dan paru-paru. Infeksi HPV adalah penyebab utama kanker pada organ genitalia wanita seperi serviks, vagina, endometrium dan ovari.

 

  1. Merokok

Merokok dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker ServiksFaktor Risiko Kanker Serviks, karena rokok mengandung zat kimia yang dapat merusak DNA pada sel jaringan serviks dan melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam menangkal infeksi virus HPV. Perokok aktif maupun pasif memiliki resiko dua kali lebih besar mengidap kanker serviks.

 

  1. Bergonta-ganti pasangan

Melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Serviks, karena virus HPV yang menyebabkan infeksi pada leher rahim ditularkan melalui hubungan seksual.

 

  1. Kurangnya konsumsi buah dan sayur

Kurangnya konsumsi buah dan sayur dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Serviks. Sayur dan buah mengandung antioksidan yang merupakan penangkal infeksi dan radikal bebas, serta berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh.

 

  1. Kelebihan berat badan

Wanita yang memiliki kelebihan berat badan memiliki Faktor Risiko Kanker Serviks yang lebih tinggi mengidap adenokarsinoma kanker.

 

  1. Kontrasepsi oral (pil kb)

Wanita yang rajin mengkonsumsi kontrasepsi oral atau pil KB dalam jangka waktu yang lama atau lebih dari lima tahun beresiko dua kali lebih besar mengidap kanker serviks.

 

  1. Kehamilan

FFaktor Risiko Kanker Serviksaktor kehamilan juga berpengaruh terhapap tingginya Faktor Risiko Kanker Serviks. Wanita yang hamil dibawah usia 17 tahun memiliki resiko dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang hamil diatas usia 25 tahun.

Sementara itu, wanita yang pernah hamil lebih dari 3 kali semasa hidupnya juga memiliki Faktor Risiko Kanker Serviks yang lebih besar. Hal ini disebabkan karena sistem hormonal yang berubah-ubah dan lemahnya sistem kekebalan tubuh disaat kehamilan.

 

  1. Riwayat keluarga

Sama halnya dengan kanker payudara, kanker ini juga diturunkan secara genetis. Jika seorang wanita mempunyai ibu atau saudara perempuan yang mengidap kanker serviks, maka ia memiliki Faktor Risiko Kanker Serviks 2-3 kali lebih besar. Hal ini disebabkan karena faktor ketidakmampuan tubuh dalam menangkal infeksi virus HPV dapat diturunkan pada generasi selanjutnya.

 

Penyebab Kanker Serviks

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa Faktor Risiko Kanker Serviks disebabkan karena infeksi virus HPV. Virus ini menginfeksi leher rahim dalam waktu yang singkat dan menetap, serta menginvasi bagian dalam sel dinding leher rahim dalam jangka waktu yang lama.

Infeksi virus HPV tidak menimbulkan gejala serius pada tahap awal, akan tetapi dapat dengan mudah dikenali dengan pemeriksaan pap-smear sehingga hampir 90% kasus infeksi HPV dapat ditangani dan pasien bisa sembuh total dalam jangka waktu maksimal 2 tahun.

Jika infeksi HPV tidak segera ditangani, maka dalam jangka waktu 10 hingga 30 tahun kemudian infeksi ini akan berubah menjadi kanker yang mematikan.

 

Demikian penjelasan mengenai penyebab dan gejala kanker serviks beserta pencegahannya. Penyakit kanker tidak timbul secara tiba-tiba, sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini agar Anda terbebas dari resiko mengidap penyakit ini.

 

 

Faktor Risiko Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Sebagian dari kita masih kerap bingung dalam membedakan kanker rahim dan kanker serviks di mana keduanya malah dikira adalah hal yang sama. Padahal kanker rahim memiliki nama lain yaitu kanker uterus yang juga diketahui sebagai tumor ganas. Jenis kanker ini asalnya adalah dari pertumbuhan tumor ganas yang ada berkembang di bagian lapisan rahim. Berikut adalah beberapa Ciri-Ciri Kanker Rahim, diantaranya :

 

  1. Pendarahan setelah menopause

Salah satu Ciri-Ciri Kanker Rahim yang paling kelihatan mungkin adalah yang dirasakan oleh para wanita proses masa menopause sudah berakhir. Tentu pada waktu tersebut, datang bulan bukan lagi siklus bulanan yang harus dihadapi, tapi ternyata masih tetap bisa mengalami pendarahan. Pendarahan yang terjadi pada wanita setelah menopause ini termasuk pendarahan yang sering dengan kuantitas yang cukup banyak sehingga tak salah bila dianggap tidak normal dan sangat dianjurkan untuk diperiksakan.

Pada wanita yang sedang mengalami masa datang bulan atau haid, keluarnya darah atau pendarahan merupakan hal yang biasa, tapi kalau pendarahan terjadi sesudah menopause terjadi atau mungkin terjadinya saat bukan dalam jadwal menstruasi. Memeriksakan lebih lanjut tak ada salahnya karena dokter lebih tahu dan kita pun memiliki peluang untuk menanganinya dengan benar sebelum menjadi lebih parah. Ciri-Ciri Kanker Rahim

  1. Siklus menstruasi abnormal

Menstruasi yang abnormal bisa terjadi sebagai salah satu Ciri-Ciri Kanker Rahim. Pada kasus ini, wanita dengan siklus menstruasi yang tak normal bisa jadi sedang mengidap kanker rahim sehingga memang sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri secepatnya. Menstruasi yang tak normal ini digambarkan sebagai sebuah keadaan di mana darah yang keluar saat datang bulan bisa sangat banyak jumlahnya setiap bulan. Jika Ciri-Ciri Kanker Rahim ini terjadi, diharapkan waspada dan berkonsultasi dengan dokter.

  1. Nyeri saat buang air kecil

Pernah saat buang air kecil ada rasa nyeri yang dialami? Ini bukan kondisi biasa apabila terlalu sering terjadi dan apalagi kalau dialami secara berkepanjangan. Kemungkinan besar rasa nyeri setiap buang air kecil adalah Ciri-Ciri Kanker Rahim yang bersarang di dalam rahim kita yang kalau tak segera diatasi dapat menjadi kanker ganas. Banyak yang tak begitu memerhatikan apakah saat buang air kecil ada rasa nyeri atau tidak, maka hal yang tampaknya kecil ini perlu diperhatikan mulai dari sekarang.

  1. Sakit di bagian panggul

Selain dari rasa nyeri yang dapat terasa saat buang air kecil, rasa nyeri atau sakit pun akan dirasakan di bagian panggul. Jadi ketika kita merasakan ada yang tak beres di bagian satu ini, sebaiknya segera memeriksakan diri, khususnya kalau rasa sakit itu terus muncul disertai dengan gejala lainnya. Ciri-Ciri Kanker Rahim satu ini cukup tak biasa sehingga tentunya menyadarkan kita bahwa ada yang salah pada kesehatan rahim.

  1. Sakit ketika berhubungan intim

Rasa sakit pun akan muncul ketika sedang melakukan hubungan intim dengan pasangan. Rasa sakit tersebut bisa di bagian panggul seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Ketika Ciri-Ciri Kanker Rahim ini terjadi, jangan takut untuk segera ke dokter memastikan apa yang tengah terjadi dan apakah benar ada kanker rahim yang sedang diderita. Kita patut curiga dan lebih waspada apabila ada Ciri-Ciri Kanker Rahim lainnya yang turut terjadi selain dari rasa sakit saat melakukan hubungan seksual ini.

  1. Benjolan di perut bawah

Untuk secara fisik, ada Ciri-Ciri Kanker Rahim yang dapat coba diperhatikan, yakni benjolan pada bagian perut bawah yang bakal Ciri-Ciri Kanker Rahimdapat dirasakan apabila kita mengeceknya dengan seksama. Tentu adanya benjolan yang mencurigakan harus segera ditanyakan ke dokter karena itu bisa jadi tumor yang tengah berkembang. Sebelum menjadi besar dan menyebar, perlu untuk mendapat penanganan langsung dari dokter.

  1. Berat badan turun drastis

Kita pun patut curiga apabila mendapati Ciri-Ciri Kanker Rahim dengan berat badan kita bisa mengalami penurunan yang amat drastis, padahal kita makan seperti biasa. Namun, terkadang berat badan yang hilang secara terus-menerus dapat dikarenakan rasa sakit yang tak tertahankan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan pada tubuh dan membuat kita kehilangan selera makan. Inilah yang kemudian berimbas pada bobot tubuh yang mengalami penurunan.  Ciri-Ciri Kanker Rahim

  1. Sistem daya tahan tubuh menurun

Kanker rahim pada dasarnya agak susah terdeteksi apalagi sejak awal dikarenakan ketidaksadaran penderitanya bahwa virus telah menginfeksi tubuhnya. Dan ini semua disebabkan oleh proses perjalanan dari infeksi virus HPV yang tergolong sangat lama sampai akhirnya menjadi kanker. Namun, sebenarnya kita masih bisa mendeteksinya dengan merasakan Ciri-Ciri Kanker Rahim yang bisa dikenali dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah dimana membuat tubuh kita menjadi cepat lelah dan lemas secara berlebih padahal aktivitas kita tak terlalu banyak, atau tidak ada kegiatan yang sampai harus menguras tenaga.

  1. Bercak vagina berbau

Ciri-Ciri Kanker Rahim yang sudah berada di stadium lanjut, bercak vagina yang berbau dapat terjadi dan dialami oleh penderita kanker rahim. Ketika sudah muncul bau yang tak biasa dan bercak tersebut pun dianggap tak normal, jangan ragu langsung mendeteksinya dengan melakukan serangkaian tes diagnosa supaya penanganan tepat bisa segera diberikan. Dengan begitu proses penyebaran pun bisa lebih diperlambat.

Aroma yang amis akan datang dari bercak tersebut, dan inilah tanda di mana kanker yang diderita sudah mulai mengganas. Ciri-Ciri Kanker Rahim satu ini akan timbul saat terjadi perubahan sel yang abnormal menjadi ganas dan melakukan penyusupan ke jaringan di sekelilingnya.

 

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan melindungi organ-organ sekitarnya, tentu sejumlah metode diagnosa bisa dilakukan dengan langsung menemui dokter. Penanganan akan menjadi lebih sulit ketika sudah berada pada level yang jauh lebih serius.  – Ciri-Ciri Kanker Rahim

 

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim

Kanker Rahim

 

Bahaya Kanker Rahim merupakan jenis kankerKanker Rahim yang menempati urutan teratas salah satu Penyakit kanker yang membunuh wanita terbanyak didunia, penyakit ini menjadi momok mengerikan bagi wanita indonesia. Setiap wanita mempunyai peluang dan resiko yang sama untuk terkena kanker ini, setiap harinya terdapat 40 orang wanita indonesia di diagnosa menderita penyakit ini, dan 25% wanita diantaranya meninggal karena nya. Wanita yang sudah masuk usia sekitar 50 tahun lebih atau sudah termasuk usia lanjut dan sudah melewati masa menopause biasanya lebih rentan terkena Kanker Rahim. Ini dikarenakan Kanker Rahim merupakan hasil produksi dari tumor ganas yang berkembang biak dengan tak diketahuinya pertumbuhan itu sendiri. Sekitar 5-10 tahun adalah waktu yang dibutuhkan oleh tumor ini untuk bertumbuh dan menyerang para wanita.

Bukan maksud untuk menakut-nakuti namun untuk menjaga agar kita lebih waspada terhadap penyakit tersebut. Penyakit Kanker ini pada umumnya disebabkan karena Human Papilloma Virus (HPV) dan virus ini sangat mudah menyebar sehingga ketika kita harus berhati-hati ketika berkontak langsung dengan penderita kanker rahim.

 

Penyebab Kanker Rahim

Penyebab kanker ini adalah Human Papiloma Virus (HPV). Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar. Cara penularan virus Hpv penyebab kanker rahim bisa melalui cairan tubuh, hubungan seksual yang tidak aman, sering bergonta ganti pasangan sehingga memungkinkan penularan virus dari orang yang telah terinfeksi. selain itu terlalu sering menggunakan kamar mandi (toilet) umum yang kebersihannya kurang juga beresiko tertular virus ini.

Ketika dinyatakan menderita kanker ini, kita pasti bertanya-tanya apa yang menjadi pemicu terbentuknya kanker dalam tubuh kita. Penyebab Kanker Rahim memang belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda. Di antaranya:

  • Pajanan terhadap estrogen
  • Belum pernah hamil
  • Terapi penggantian hormon
  • Pengaruh kelebihan berat badan atau obesitas
  • Pengaruh usia
  • Sindrom ovarium polisistik
  • Risiko diabetes tipe 2
  • Penggunaan tamoksifen

 

Tanda dan Gejala Kanker Rahim

Tanda-tanda dan gejala Kanker Rahim begitu tersamar banyak wanita tidak menyadari bahwa dirinya telah mengidap kanker ini, hal ini dikarenakan perkembangan penyakit ini yang lambat sehingga jarang menunjukkan tanda-tanda dan gejala awal yang spesifik.

Gejala kanker baru terlihat setelah penyakit ini memasuki stadium yang lebih parah, sehingga proses pengobatan dan penatalaksaan menjadi lebih berat. Tak heran jika banyak penderita kanker rahim harus melakukan Histerektomi yaitu operasi pengobatan dengan cara pengangkatan sebagian atau seluruh organ dalam (rahim) reproduksi untuk mencegah penyakit kanker ini menyebar.

Gejala umum yang sering ditimbulkan oleh penyakit ini antara lain yaitu : rasa sakit dan terkadang disertai pendarahan setelah melakukan hubungan intim, susah buang air kecil, rasa nyeri pada pinggul, keputihan yang tidak normal, dan pendarahan spontan pada saat menstruasi.

Keganasan dan bahaya kanker ini bisa menyerang wanita mana saja tidak memandang umur, ras dan golongan, karena itulah sangat disarankan untuk semua wanita Indonesia agar melakukan pemeriksaan pap smear minimal 3 tahun sekali untuk mendeteksi adanya kelainan-kelainan pada sel-sel servik (leher rahim).

 

Kanker rahim merupakan kanker yang sangat berbahaya dan sangat ditakuti oleh wanita di dunia. Kanker ini sukar untuk diketahui apa penyebabnya, tapi ada beberapa yang menjadi faktor penyebab dari kanker ini seperti yang dikatakan di atas. Banyak berbagai cara yang memungkinkan bisa mengurangi faktor terkena kanker ini yang bisa Anda lakukan terutamanya Anda yang sudah memasuki usia menopause. Semoga bermanfaat..

 

Kanker Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Penderita Kanker Serviks

Pantangan Penderita Kanker Serviks

Kanker serviks disebabkan 99% oleh virus Human Papilloma Virus (HPV). Selain itu, ada juga jenis makanan yang dapat mendorong sel kanker tumbuh. Jadi untuk semua wanita sebaiknya perhatikan makanan yang akan dikonsumsi setiap hari. Banyak makanan yang memang tidak di anjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita kanker serviks karena akan berakibat buruk kepada kankernya sendiri. Berikut ini adalah beberapa Pantangan Penderita Kanker Serviks diantaranya :

 

Pantangan Penderita Kanker Serviks

  1. Makanan atau minuman yang mengandung alkohol

Pantangan Penderita Kanker ServiksPantangan Penderita Kanker Serviks yang pertama yaitu untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol. Alkohol ini memicu sel kanker menempel pada mulut rahim. Lebih baik hindari atau berhenti konsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol. Lengkeng dan nangka adalah jenis buah-buahan yang mengandung zat tumbuh bagi sel kanker, sedangkan duku, nanas, durian dan anggur menghasilkan alkohol sehingga dapat merangsang perkembangan sel kanker.

  1. Makanan yang mengandung banyak lemak

Makanan berlemak sangat memicu kanker serviks, maka dari itu hal ini menjadi salah satu Pantangan Penderita Kanker Serviks. Potensi timbulnya penyakit ini sangat tinggi kususnya bagi wanita yang suka mengkonsumsi makanan berlemak yang berlebihan. Berbeda jauh dengan wanita yang rajin dan lebih banyak makan buah dan sayuran. Hal ini bisa terjadi karena lemak dapat memproduksi hormon estrogen, sementara keadaan rahim yang sering terbebani oleh estrogen menimbulkan sel kanker tumbuh.

Sering dikatakan oleh para ahli kesehatan “mencegah lebih baik dari pada mengobati“. Oleh karena itu untuk mencegah timbulnya kanker serviks yang tidak diinginkan lebih baik mulailah rajin berolahraga, makan sayur dan buah serta menghindari makanan yang berlemak.  – Pantangan Penderita Kanker Serviks

  1. Makanan berbahan campuran kimia

Pantangan Penderita Kanker ServiksProduk makanan yang di buat ada campuran bahan kimia, seperti bahan pengawet buatan, bahan pewarna buatan, pemanis buatan dan lainnya yang memakai campuran bahan kimia termasuk dalam Pantangan Penderita Kanker Serviks. Karena itu semua memicu penyakit kanker. Jadi lebih baik meracik sendiri saja bahan makanan yang akan dikonsumsi dalam sehari-hari.

  1. Makanan yang diawetkan

Pantangan Penderita Kanker Serviks yang berikunya yaitu makanan yang diawetkan. Alasannya yaitu karena memiliki senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogen aktif. Di dalam makanan yang dibungkus di dalam kaleng atau plastik atau kaca berpeluang menjadi tempat tumbuhnya bakteri Clostridium yang dapat menyebabkan keracunan. Tanda-tanda yang akan Anda alami jika kena bakteri ini ialah tenggorokan menjadi kaku, mata berkunang-kunang, kejang-kejang, dan bisa menyebabkan kematian.

Clostoridium Botulinum merupakan bakteri Obligat Anaerob, pembentuk Spora, Gram positif. Botulinum bersifat neurotoksin yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Bahaya kedua ialah adanya Bisfenol A yang dapat mempengaruhi kesuburan. Bistenol A dikandung oleh botol plastik pembungkus makanan yang bisa larut perlahan-lahan. Padahal, bahan kimia sintetis pengeras plastik ini digunakan sebagai lapisan kaleng makanan atau minuman. Sudah ada sekitar 90 persen manusia di dunia diyakini terpapar racun Bisfenol.  Selain mempengaruhi tingkat kesuburan, racun Bisfenol juga menunjukkan bahwa racun ini bisa menimbulkan kanker payudara, kerusakan hati, obesitas, dan diabetes.    – Pantangan Penderita Kanker Serviks

  1. Makanan gosong

Sama halnya dengan makanan yang diawetkan yaitu mengandung senyawa kimia yang bisa berubah menjadi karsiogen aktif maka makanan gosong juga menjadi salah satu Pantangan Penderita Kanker Serviks. Menurut penelitian para ahli dari Norwegian Institute of Public Health, daging yang terlalu matang atau cenderung gosong mengandung senyawa mutagen yang bersifat karsinogen atau memicu kanker. Di dalam tubuh, senyawa ini bisa memicu perubahan sel-sel normal menjadi kanker.

Selain itu, risiko kanker juga diperbesar oleh adanya enzym sulfotransferase yang secara alami ada di tubuh manusia. Enzym ini bisa mengubah zat-zat yang berbahaya menjadi tidak berbahaya, atau sebaliknya dari yang tidak berbahaya menjadi bersifat karsinogen.

  1. Minuman ringan bersifat karsinogen

Pantangan Penderita Kanker Serviks yang berikutnya yaitu minuman bersifat karsinogen. Jenis es atau minuman dingin dan jenis-jenis soft drink, yang dapat mengganggu kelancaran peredaran darah. Dan alkohol yang dapat merangsang perkembangbiakan sel kanker.     – Pantangan Penderita Kanker Serviks

  1. Daging unggas

Pantangan Penderita Kanker Serviks yang terakhir yaitu mengonsumsi daging unggas. Hal ini dikarenakan daging unggas biasanya menyuntikan hormon yang mirip dengan hormon anabolic pada manusia, dimana jenis hormon ini diduga dapat memicu pertumbuhan sel kanker prostat dan kelenjar.

 

Siapa yang mengira bahwa makanan menjadi salah satu faktor penyebab penyakit kanker. Penyakit bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tetapi dengan menerapkan pola hidup yang sehat dengan mengonsumsi makanan-makanan yang sehat seperti sayur dan buah-buahan dan mengatur waktu dan porsi makan akan bisa mengurangi resiko terkena kanker. Semoga ulasan di atas mengenai Pantangan Penderita Kanker Serviks bisa bermanfaat untuk Anda.

 

Pantangan Penderita Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan Pencegah Kanker Serviks

Makanan Pencegah Kanker Serviks

Makanan Pencegah Kanker Serviks

Makanan Pencegah Kanker Serviks – Penyakit yang menjadi momok bagi kaum hawa. Kanker serviks (kanker leher rahim) adalah salah satu penyakit pembunuh yang menempati urutan ketiga. Bahkan masuk ke dalam peringkat tujuh diantara penyakit ditakuti di dunia. Kanker merupakan salah satu penyakit yang mampu dicegah sejak awal. Karena pada umumnya akan menjangkiti pada wanita ditengah masa produktifnya, yakni usia 35-50 tahun. Bahkan jika perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual dibawah usia 20 tahun, memiliki ancaman lebih besar 2x lipat.

Penyebab kanker serviks adalah HPV (Human Papilloma Virus) yang sangat mudah menyebar dan menular. Biasanya sangat berisiko ada pertukaran cairan. Atau jika Anda tidak berhati-hati, pada wc umum juga bisa. Apabila ada seorang pasien yang menggunakan wc, namun tidak membersihkanya secara sempurna, pengguna selanjutnya juga bisa tertular.

Ada cara untuk menghindarinya. Salah satunya melalui pola makan yang terjaga. Juga pemilihan jenis makanan yang sifatnya tidak karsinogenik. Di bawah ini adalah Makanan Pencegah Kanker Serviks yang cukup ampuh menghindari kita dari kanker mematikan ini.

 

  1. Kubis #Master Sulforaphae

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang pertama yaitu kubis atau kol. Kubis (Brassica oleracea) salah satu sayuran yang mudah sekali Anda dapatkan didaerah Anda. Nutrisi terbanyaknya pada kandungan vitamin A, C, E, dan vitamin K. Selain itu juga kaya akan asam folat, belerang, kalsium, zat besi, kalium, serta magnesium. Kelebihan lainya adalah makanan ini tidak memiliki kandungan kolestrol serta lemak jenuh yang ‘jahat’. Sehingga sangat rendah kalori. Cocok untuk menjadi menu diet Anda.

Kandungan yang paling penting lagi adalah Iupeol, sinigrin, I3C, Sulforaphae, serta DIM yang mampu menghambat perkembangan sel kanker. Lebih spesifik adalah kanker serviks yang berbahaya tersebut. Saran jika Anda memang mau memanfaatkan untuk mencari full gizi, dengan dimakan mentah. Namun pencucian harus bersih.

 

  1. Brokoli #Master Folat

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang kedua yaitu brokoli. Brokoli memiliki sangat banyak nutrisi seperti protein, asam lemak omega 3 (biasanya terdapat pada ikan-ikanan), karbohidrat, lemak, kalsium, potassium, fosfor, zat besi, Zink, magnesium, vitamin A, B1, B2, B6, B3, B5, B9, C, E, K, mangan, dan triptofan. Sayuran ini juga bebas dari kandungan lemak jahat yang biasanya mampu memicu kolestrol. Sangat aman dan baik bagi tubuh.

Kandungan yang Anda cari untuk mencegah kanker serviks adalah folat atau vitamin B9. Fungsinya adalah mengurangi tingkat pertumbuhan sel kanker serviks. Bahkan terdapat zat antioksidan yang merupakan salah satu senyawa anti kanker. Yakni atas kandungan dari glucoraphanin dan indole 3 carbinal. Malah zat tersebut bekerja aktif untuk mencegah dari kanker serviks, prostat, juga payudara.  – Makanan Pencegah Kanker Serviks

 

  1. Buah Alpukat #Master Oleat

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang berikutnya yaitu alpukat. Salah satu buah yang kaya nutrisi didalamnya. Bahkan mencapai lebih dari 25 macam nutrisi. Sayangnya beberapa wanita justru menghindarinya dengan alasan kandungan lemaknya. Takut gemuk? Justru lemak yang ada dalam alpukat adalah lemak sehat. Selain itu kandungan lain yang sehat bagi tubuh adalah kalori, 20 vitamin, mineral, lutein, serta sodium.

Kandungan yang cukup bermanfaat untuk mengurangi resiko kanker adalah adanya glutation. Fungsinya yang mampu melawan radikal bebas. Juga kaya akan asam oleat yang mampu melindungi diri Anda dari resiko kanker. – Makanan Pencegah Kanker Serviks

 

  1. Rasberry, Blueberry serta Blackberry #Master Lutein

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang sangat sering didengar yaitu macam-macam Makanan Pencegah Kanker Serviksbuah beri. Buah yang amat terkenal dibeberapa Negara Eropa karena pertumbuhanya memang memunkinkan disana. Kandungan yang cukup mengagumkan apalagi pada vitamin C, B1, B2, B3, B5 dan beberapa mineral seperti kalsium, besi, magnesium, fosfor, dan seng.

Zat yang cukup berperan adalah senyawa fitokimia yang mampu menghambat proses inflamasi. Proses tersebut diyakini menjadi titik tumbuh awal terjadinya penyakit alzaimer, jantung, dan kanker. Apalagi zat lutein yang banyak sebagai antioksidan tubuh. Fungsinya sebagai penghambat dan pencegah perkembangan pada sel kanker serviks. – Makanan Pencegah Kanker Serviks

 

  1. Teh Hijau #Master Polyphenol dan Flavonoid

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang tidak kalah ampuh adalah teh hijau, makanan yang sangat digemari sebagian besar wanita. Sebab salah satu manfaat teh hijau adalah untuk melancarkan pencernaan. Juga mampu untuk melangsingkan tubuh. Banyak wanita mengonsumsinya hanya untuk dimasukan dalam program diet.

Makanan Pencegah Kanker Serviks ini selain itu juga mampu berguna untuk mengurangi resiko kanker. Kandungan polyphenol serta flavonoid berguna untuk membuat sel kanker bekerja secara pasif. Ia juga mampu menjaga imunitas agar daya tahan tubuh Anda tetap baik.

 

  1. Tomat #Master Lycopene

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang sering kali dijumpai yakni tomat. Selain untuk buah, tomat juga biasa digunakan sebagai sayuran. Keasamanya banyak disukai oleh anak-anak dan dijadikan sebagai pengganti saos sambal. Kandungan yang tercangkum didalamnya adalah vitamin C yang tinggi, serta vitamin A. juga adanya zat Lycopene yang mampu menghancurkan radikal bebas. Bentuk radikal ini biasanya terdapat pada polusi, asap rokok, dan zat berbahaya lain. Manfaat dari Lycopene yakni aktif mencegah sel kanker. Penelitian ini telah dibuktikan di Harvard School of public Health.

 

  1. Minyak Zaitun #Master Polyphenol

Meski bukan makanan namun minyak zaitun juga termasuk Makanan Pencegah Kanker Serviks. Kandungannya yang kaya akan polyphenol, trigliserida, squalene, tokoferol, omega 3 dan omega 6 serta asam lemak bebas memang bagus untuk tubuh. Kekayaanya dalam nutrisi polipenol mampu membantu Anda mencegah dan menghentikan sel kanker. Bukan hanya itu, minyak zaitun ini mampu untuk mengobati menghentikan sel kanker.

 

  1. Buah Jeruk #Master Antioksidan

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang kaya akan vitamin C ini juga cocok untuk menghindari resiko kanker serviks. Kandungan antioksidanya yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. – Makanan Pencegah Kanker Serviks

 

  1. Wortel #Master Beta Karoten

Makanan Pencegah Kanker Serviks yang terakhir yaitu wortel. Buah yang biasa digunakan untuk menjaga kesehatan mata. Siapa sangka juga sangat berguna untuk Anda menjaga diri dari kanker serviks. Makanan Pencegah Kanker Serviks ini biasanya dikonsumsi secara langsung setelah dicuci bersih, namun ada juga yang memarutnya agar menjadi jus. Ia juga biasa digunakan sebagai sayuran. Ekonomis, praktis dan multifungsi. Kandungannya yang kaya akan beta karoten sangat baik untuk menghambat pertumbuhan sel kanker serviks. Bahkan nutrisinya mampu menetralisir nitrosamines yang menumbuhkan sel kanker.

 

Itulah Makanan Pencegah Kanker Serviks yang sangat baik Anda konsumsi. Apalagi jika Anda berminat untuk mencari kelebihanya demi mengurangi resiko kanker serviks. Makanan yang disarankan tadi juga memiliki cita rasa yang enak. Jadi memiliki fungsi ganda, yakni sekalian kuliner namun juga berguna untuk menjaga tubuh. Semoga ulasan tentang Makanan Pencegah Kanker Serviks di atas bermanfaat.. 🙂

 

Makanan Pencegah Kanker Serviks

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Ovarium

Cara Mencegah Kanker Ovarium

Cara Mencegah Kanker Ovarium

Cara Mencegah Kanker Ovarium – Kanker Ovarium atau kanker indung telur seringkali terlupakan oleh kita. Padahal, kanker ovarium menduduki peringkat ketiga kanker tersering pada wanita setelah kanker payudara dan kanker serviks. Kanker ovarium ini sering terlupakan karena memang seringkali tidak memberikan gejala di awal-awal dan sampai saat ini belum ada metode deteksi dini yang mudah dilakukan misalnya seperti pada pemeriksaan payudara sendiri atau mamografi pada deteksi dini kanker payudara atau papsmear atau tes IVA (Inspeksi Asam Asetat) pada deteksi dini kanker serviks.

Diperkirakan, sekitar 70% kasus kanker ovarium baru terdeteksi pada stadium lanjut (stadium 3 atau 4) karena gejala awalnya tidak khas. Dari data WHO sendiri telah menyebutkan bahwa kanker ovarium telah mengakibatkan angka kematian yang sangat tinggi. Tercatat dari 23.100 kasus kanker ovarium , sekitar 14.000 atau separuh lebih penderitanya meninggal.  – Cara Mencegah Kanker Ovarium

Untuk mendiagnosis kanker ovarium, diperlukan serangkaian pemeriksaan dimulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan rongga panggul, pemeriksaan penanda kanker CA-125, ultrasonografi (USG) dan biposi jaringan.  – Cara Mencegah Kanker Ovarium

Penyebab kanker ovarium belum diketahui pasti , tetapi diduga berhubungan erat dengan faktor hormonal tubuh. Selain itu ada beberapa faktor yang berisiko meningkatkan kemungkinan terkena kanker ovarium di antaranya penggunaan obat kesuburan ataupun obat anti hamil, memiliki riwayat kanker payudara, serta adanya riwayat keluarga yang pernah menderita kanker.  – Cara Mencegah Kanker Ovarium

 

Berikut ada beberapa Cara Mencegah Kanker Ovarium yang bisa Anda lakukan sendiri, terutama bagi Anda yang mempunyai faktor risiko terkena kanker ovarium, diantaranya :

 

  1. Pola makan seimbang

Cara Mencegah Kanker Ovarium yang pertama yaitu pola makan yang harus seimbang. Batasi makanan yang tinggi lemak hewani, protein tinggi, asupan makanan berkalori tinggi. Secara khusus untuk membatasi asupan lemak. Penelitian telah menunjukkan bahwa jika wanita pada makanan sehari-hari mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, lebih mungkin untuk terkena kanker ovarium.

Makanan yang dapat mengurangi resiko kanker ovarium pada wanita seperti sayuran, wortel, jagung, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, makanan yang kaya akan serat, dll

 

  1. Pemeriksaan rutin

Cara Mencegah Kanker Ovarium yang kedua yaitu Cara Mencegah Kanker Ovariumdengan pemeriksaan secara rutin. Wanita bisa melakukan pemeriksaan ginekologi secara teratur atau USG dapat mendeteksi berbagai penyakit ovarium, pengobatan dini dapat mencegah kista ovarium dan lesi lainnya terjadi,yang dapat menyebabkan kanker ovarium. Terutama pada wanita di atas 45 tahun, dianjurkan untuk 3 sampai 6 bulan sekali melakukan pemeriksaan ginekologi atau USG untuk deteksi dini kanker ovarium.

Selain itu bisa juga lakukan pemeriksaan terhadap kondisi diri sendiri yang juga membantu mencegah kanker ovarium. Jika ada kembung, nyeri perut, perdarahan vagina dan gejala lain, segera lakukan pengobatan tepat waktu dan harus perhatikan perbedaan dengan penyakit lain untuk menghindari misdiagnosis.

Dalam pemeriksaan ginekologi, ditemukan pembesaran ovarium dan tidak dapat didiagnosis dengan hanya 1 pemeriksaan. Anda harus menjadwalkan tindak lanjut yang sangat penting untuk pencegahan kanker ovarium.

 

  1. Laktasi berkepanjangan

Cara Mencegah Kanker Ovarium yang berikutnya yaitu laktasi berkepanjangan atau ASI yang diberikan kepada anak waktunya diperpanjang untuk mencegah peran kanker ovarium hanya dalam jangka pendek (4-6 bulan) yang valid. Lebih dari enam bulan menyusui akan merangsang sekresi hipofisis oksitosin pada saat yang sama, juga akan meningkatkan produksi gonadotropin untuk hal ini perlu diperhatikan.

 

  1. Penggunaan hormon

Para ahli Modern Cancer Hospital Guanzhou mengatakan Cara Mencegah Kanker Ovarium wanita harus berhati-hati untuk menggunakan hormon. Banyak wanita memiliki gejala gangguan menstruasi, hormon yang biasa digunakan untuk mengatur menstruasi.

Sebuah survei menemukan bahwa jika penggunaan jangka panjang hormon untuk mengatur haid, haid tidak teratur atau jangka panjang, cenderung menyebabkan peningkatan risiko kanker ovarium.

 

  1. Meningkatkan aktivitas fisik

Cara Mencegah Kanker Ovarium yang terakhir yaitu dengan meningkatkan aktivitas fisik. Jumlah yang tepat untuk latihan fisik tidak hanya bersantai dan suasana hati yang menyenangkan, tetapi juga membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terhadap penyakit.

 

Itulah beberapa Cara Mencegah Kanker Ovarium yang sebagian besar bisa Anda lakukan sendiri, semoga ulasan Cara Mencegah Kanker Ovarium diatas bermanfaat untuk Anda..

 

Cara Mencegah Kanker Ovarium

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Gejala Kanker Serviks Stadium 2Gejala Kanker Serviks Stadium 2 – Layaknya penyakit kanker yang lain, kanker serviks juga dikelompokkan dalam tahapan tersendiri terkait dengan perkembangan sel kanker di dalam tubuh penderitanya. Kanker serviks merupakan salah satu jenis penyakit kanker yang paling sulit ditangani. Hal ini dikarenakan banyak wanita yang baru menyadari bahwa dirinya mengidap penyakit kanker ketika sel kanker sudah menyebar.

Mungkin di antara Anda ada yang bertanya-tanya mengapa penyakit kanker digolongkan berdasarkan tingkat penyebaran sel kanker. Hal ini bertujuan agar dapat diberikan penanganan yang tepat pada pasien penderita kanker sesuai dengan tingkatannya. Pada kanker serviks terdapat pembagian stadium kanker serviks. Namun pada artikel kali ini, akan difokuskan pada pembahasan mengenai Gejala Kanker Serviks Stadium 2. Sebelum mengalami peningkatan stadium, penyakit kanker akan menunjukkan gejala-gejala tertentu yang patut Anda waspadai agar pasien atau diri Anda sendiri mendapatkan penanganan yang tepat. Adapun Gejala Kanker Serviks Stadium 2 adalah sebagai berikut:

 

  1. Nyeri disekitar area kewanitaan dan panggul

Gejala Kanker Serviks Stadium 2 yang pertama yaituGejala Kanker Serviks Stadium 2 rasa nyeri. Nyeri pertamanya seringkali dirasakan pada penderita kanker serviks yaitu pada sekitar area kewanitaan dan panggul. Hal ini dikarenakan sel kanker mulai merusak sel-sel tubuh yang normal. Saat tubuh mengalami perubahan, maka akan mengirimkan sinyal, yaitu nyeri. Gejala Kanker Serviks Stadium 2 ini sebagai bentuk bahwa ada bagian tubuh yang terluka akibat mengalami kerusakan sel. Untuk mengurangi atau mencegah meningkatnya stadium kanker, maka Anda dapat mengkonsumsi makanan pencegah kanker serviks.

 

  1. Keputihan

Gejala Kanker Serviks Stadium 2 yang kedua yaitu keputihan. Penyebab keputihan pada kanker serviks dapat dikenali apabila masing-masing orang peduli dan memperhatikan perubahan pada tubuhnya. Keputihan pada penderita kanker serviks stadium 2 sudah menunjukkan perubahan warna kecoklatan bahkan bercampur dengan darah. Selain itu, bau yang ditimbulkan sangat tidak sedap. Maka dari itu, sayangi tubuh Anda.

 

  1. Nyeri buang air kecil

Sel kanker serviks yang semakin berkembang akan mendesak organ lain disekitarnya. Salah satu bagian penting tubuh yang terdesak adalah saluran kencing. Semakin ukuran sel kanker membesar, maka semakin itu pula sel kanker yang sedang tumbuh akan mendesak organ tubuh lainnya. Nyeri saat buang air kecil merupakan Gejala Kanker Serviks Stadium 2 lainnya yang disebabkan oleh saluran kencing yang terdesak membuat air seni yang akan dikeluarkan dan tidak dapat mengalir dengan leluasa, sehingga saraf sekitarnya memberikan rasa nyeri.

 

  1. Pendarahan

Munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi pada wanita dapat dijadikan sebagai tanda bahwa tubuh sedang mengalami sesuatu yang tidak wajar. Anda perlu mewaspadai jika disertai dengan Gejala Kanker Serviks Stadium 2 lainnya yang telah disebutkan dalam artikel ini. Pendarahan muncul karena sel kanker telah merusak sel lainnya, salah satunya adalah sel darah yang berada pada sekitar area kanker, sehingga tidak menutup kemungkinan pasien kanker serviks stadium 2 akan mengalami pendarahan.

 

  1. Pembengkakan pada kaki

Pembengkakan pada kaki sebagai akibat dari peredaran darah yang kurang lancar. Selain itu pembengkakan juga dipengaruhi faktor peubahan hormon akibat pengaruh dari perkembangan sel kanker. Maka dari itu berhati-hatilah dengan Gejala Kanker Serviks Stadium 2 yang satu ini.

 

  1. Nyeri saat berhubungan seks

Nyeri saat berhubungan seks adalah hal biasa, namun jika Anda mengalami rasa nyeri dalam waktu yang cukup lama maka Anda perlu segera memeriksakan ke dokter sehingga Anda dapat segera memperoleh penanganan yang tepat. Karena kemungkinan itu adalah salah satu Gejala Kanker Serviks Stadium 2.

 

  1. Penurunan nafsu makan

Gejala Kanker Serviks Stadium 2 lainnya jugGejala Kanker Serviks Stadium 2a bisa ditandai dengan penurunan nafsu makan. Penurunan nafsu makan disebabkan karena perkembangan sel kanker mempengaruhi sistem hormon yang menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Selain itu, dengan berkurangnya nafsu makan secara langsung akan mengurangi berat badan penderita. Hal ini disebabkan kondisi tubuh yang kurang fit membuat menurunya sensitifitas indera perasa.

 

  1. Mudah lelah

Gejala Kanker Serviks Stadium 2 yang terakhir adalah mudah lelah. Perasaan mudah lelah akan dialami oleh penderita kanker serviks yang sudah memasuki stadium 2. Hal ini menunjukkan bahwa beberapa sel tubuh sudah mulai mengalami kerusakan dan juga daya tahan tubuh yang juga mulai menurun. Untuk mengantisipasi hal ini penderita kanker harus segera mengkonsumsi makanan yang dapat membantu untuk meningkatkan stamina.

 

Gejala Kanker Serviks Stadium 2 ini sudah termasuk ke dalam tahap yang berat, oleh karena itu sebelum kanker serviks menyerang diri kita maka jaga asupan makanan merupakan hal yang baik dan bagus untuk dijalani. Semoga dengan membaca Gejala Kanker Serviks Stadium 2 kita bisa menjaga pola hidup kita dan merubahnya menjadi pola hidup sehat dengan melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, dan mengonsumsi makanan yang sehat seperti buah dan sayur. Dan semoga ulasan ini bermanfaat..

 

Gejala Kanker Serviks Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Gejala Kanker Serviks Stadium 1 – Kanker serviks merupakan penyakit yg banyak sekali menyerang wanita di seluruh dunia. Penyakit tersebut menduduki peringkat satu dari penyakit kanker yg membunuh wanita di negara berkembang di seluruh dunia. Kanker serviks yg mengakibatkan terjadinya perubahan dan pertumbuhan massa di serviks tersebut memang berbahaya, terutama jika baru diketahui atau didiagnosis di stadium akhir.

Penelitian dari badan kesehatan dunia alias WHO menunjukkan bahwa penyakit kanker serviks yg diketahui dan didiagnosis sejak stadium dini atau stadium 1 memiliki angka kesembuhan yg kaya jika diobati. Jika diobati dari stadium awal, angka buat terjadinya kanker tersebut lagi sungguhlah rendah. Sebaliknya, jika penyakit tersebut baru didiagnosis ketiak telah memasuki stadium akhir, angka kesembuhan meski telah diterapi dengan tips yg benar sungguhlah rendah. Maka, mengetahui Gejala Kanker Serviks Stadium 1 sungguhlah penting.

 

Jadi, Apa saja Gejala Kanker Serviks Stadium 1?

Seperti yg sudah dikemukakan di atas, mendiagnosis penyakit tersebut selagi masih menginjak stadium awal adalah kunci keberhasilan dari terapi. Belum lagi mengingat data WHO yg mengatakan bahwa kanker serviks adalah kanker yg membunuh wanita nomor satu di negara berkembang, termasuk Indonesia. Berikut adalah beberapa Gejala Kanker Serviks Stadium 1, diantaranya :

 

  1. Tak bertanda

Sayangnya, seperti jenis kanker lainnya, tanda kanker serviks stadium 1 adalah TIDAK MENIMBULKAN TANDA. Di stadium 1, penyakit kanker baru menimbulkan sedikit perubahan di leher rahim. Perkara inilah yg menjadi alasan mengapa kanker serviks stadium 1 jarang menimbulkan tanda. Gejala Kanker Serviks Stadium 1 umumnya baru timbul saat kanker serviks sudah memasuki stadium yg lebih lanjut, meski kadang bisa juga memberi tanda di stadium awal. Atas alasan inilah, pemeriksaan leher rahim dengan tips pap smear wajib dilakukan oleh semua wanita umur dewasa.

 

  1. Keluarnya cairan dari organ intim

Cairan yg keluar dari organ intim kita dapat menjadi Gejala Kanker Serviks Stadium 1. Walaupun Gejala Kanker Serviks Stadium 1 tersebut pun sungguh kerap terjadi saat kanker serviks telah menginjak stadium yg lebih lanjut. Cairan yg keluar bisa berupa air yg encer, bisa juga bercampur darah & bisa juga berupa lendir yg mempunyai bau yg kurang sedap. Cairan umumnya keluar kapan saja, lain halnya dengan keputihan yg umum muncul sebelum & sesudah haid. Terkadang, cairan yg keluar tersebut bisa dalam jumlah yg sungguh banyak.

 

  1. Perdarahan yang terjadi sesudah berhubungan intim

Gejala Kanker Serviks Stadium 1 lainnya yg mungkin terjadi adalah perdarahan yg terjadi sesudah berhubungan intim. Tapi, sama seperti tanda sebelumnya, tanda tersebut bukan hanya menjadi Gejala Kanker Serviks Stadium 1 tapi lebih kerap menjadi gejala kanker serviks stadium lanjut. Perdarahan yg terjadi dapat sedikit ataupun banyak, di stadium awal umumnya sedikit. Dan perdarahan tersebut bisa diikuti rasa nyeri maupun rasa tak nyeri.

 

Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Pap Smear Secara Berkala

Seperti yg sudah disebutkan di atas bahwa kerapnya Gejala Kanker Serviks Stadium 1 malah tak menimbulkan tanda, maka organisasi kesehatan dunia alias WHO merekomendasikan melakukan pemeriksaan Pap Smear untuk semua perempuan yg sudah menikah dengan cara berkala. ini dilakukan buat bisa mendiagnosis kanker serviks di kala dini sebab umumnya Gejala Kanker Serviks Stadium 1 adalah tak bertanda.

Berikut ialah rekomendasi tes Pap Smear oleh WHO :

  • Pemeriksaan dilakukan umumnya di wanita berusia > 30 thn yg telah menikah.
  • Bila pemeriksaan hanya bisa dilakukan 1x seumur hidup, pilihlah umur antara 35-45 tahun.
  • Bagi mereka yg berusia > 50 tahun, lakukan pemeriksaan Pap Smear setiap 5 tahun.
  • Terideal, pemeriksaan Pap Smear dilakukan di umur 25-49 tahun; & dilakukan berkala setiap 3 tahun.
  • Pemeriksaan Pap Smear tak disarankan dilakukan 1x per tahun.
  • Bagi wanita umur > 65 tahun, dengan hasil pemeriksaan Pap Smear sebelumnya negatip, tak disarankan buat melakukan pemeriksaan lagi.

 

Mengingat pentingnya & berbahayanya penyakit tersebut untuk seorang wanita, maka gejala kanker serviks mestilah selalu diwaspadai. Sayangnya, Gejala Kanker Serviks Stadium 1 kerapnya malah tak memberikan tanda yg bisa anda rasakan. Tapi, setiap wanita mestilah waspada terhadap gejala kanker serviks stadium lanjut. Buat bisa mendiagnosis kanker serviks dari stadium dini, WHO merekomendasikan pemeriksaan Pap Smear untuk semua wanita yg sudah menikah di atas usia 30 tahun. Maka, lakukan pemeriksaan Pap Smear secara berkala buat mencegah komplikasi penyakit kanker serviks.

 

Gejala Kanker Serviks Stadium 1

Posted in Uncategorized | Leave a comment