Kanker Rahim Stadium 1 Pada Wanita

Kanker Rahim Stadium 1 Pada Wanita

 

Kanker Rahim adalah sejenis kanker yang penyebab utamanya adalah serangan dari virus HPV atau Human Papiloma Virus onkogenik yang menyerang area rahim. HPV sendiri adalah jenis virus dengan ukuran 55 mm dengan 100 tipe, yang menyerang bagian kulit, membuatnya infeksi, kemudian menyerang bagian sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah penelitian bahkan menyebutkan, bahwa infeksi dari virus HPV bertanggung jawab atas semua penyakit kanker rahim di dunia.

Kanker Rahim Stadium 1 Pada Wanita

Kanker Rahim Stadium 1 Pada Wanita

Resiko penyakit kanker rahim akan meningkat sejak seorang wanita menginjak usia 45 tahun. Meski begitu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa ada semakin banyak wanita muda yang divonis mengidap kanker rahim, dalam tahun-tahun belakangan ini.

Pada tahapan kanker digolongkan dengan stadium dalam kanker. Hal ini dapat membantu prospek pemulihan dan jenis pengobatan yang dilakukan. Kanker rahim stadium awal yaitu stadium 1 dan 2. Dimana ukuran tumor kurang dari 4 cm yang dilakukan dengan radikal histerektomo atau dengan melakukan radioterapi. Sedangkan apabila ukuran kanker sudah melebihi 4 cm maka dilakukan dengan kemoterapi dan radioterapi yang berbasis histerektomi, cisplatin atau juga yang berbasis cisplatin dan histeroktomi.

Gejala kanker pada tahap dini tidak menimbulkan gejala. Hanya saja beberapa kondisi dimana wanita mengalami perubahan seperti mengalami pendarahan, merasakan sakit punggung diluar menstruasi, kemudian sakit apabila buang air kecil ditandai dengan air seni yang keruh.

Selanjutnya dengan konstipasi dan perasaan kembung dalam keadaan perut kosong. Kemudian wanita yang terserangn infeksi HPV akan mengalami rasa nyeri pada saat melakukan hubungan intim. Tanda yang paling sering dialami adalah mengalami keputihan yang abnormal. Bahkan beberapa kondii seperti kaki mengalami bengkak dan kebocoran urin harus dicurigai sebagai tanda kanker rahim.

Pemeriksaan kesehatan yang berhubungan kanker rahim dapat dilakukan, salah satunya dengan melakukan pap smear untuk mengetahui kondisi sel serviks. Kondisi ini sekaligus dapat menjadi pencegahan dini pada kanker. Apabila hasil pap smear ditemukan abnormal pemeriksaan dan pengobatan dini akan membantu mengurangi risiko terjadinya kanker rahim.

Ciri Ciri Kanker Rahim Stadium Awal

Sementara untuk mencegah penyakit ini menjangkiti tubuh Anda, sebaiknya Anda menyimak beberapa ciri-ciri kanker rahim berikut:

  1. Keputihan Yang Berlebih

Sebenarnya keputihan sangat normal terjadi, namun jika berlebihan atau keluar dalam jumlah yang banyak, maka Anda harus mulai memperhatikan lebih jauh lagi. Cermati apakah cairan yang keluar berubah menjadi sangat kental, berbau kurang sedap, dan berwarna kehijauan atau bahkan kecoklatan.

  1. Rasa Sakit Pada Daerah Kewanitaan

Rasa sakit ini akan muncul setelah virus HPV berkembang dan telah berhasil menyerang sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya pada daerah khusus kewanitaan, rasa sakit ini akan meluas ke area bagian bawah perut, persendian panggul, paha, dan ketika buang air besar.

  1. Pendarahan

Pendarahan yang terjadi pada saat menstruasi adalah normal, namun jika pendarahan terjadi cukup sering, misalnya pada saat berhubungan, bahkan diiringi rasa sakit ketika buang air kecil, maka Anda harus segera melakukan check up ke dokter terdekat.

  1. Pembengkakan Pada Kaki

Salah satu aktivitas virus HPV yang terlihat secara fisik adalah dengan terjadinya pembengkakan pada area seputar kaki.

  1. Kelelahan

Rasa lelah memang merupakan suatu alarm bagi kita untuk beristirahat, namun apabila pada saat melakukan sedikit aktivitas, atau bahkan pada saat bersantai Anda merasa kelelahan, makan hal ini bisa saja merupakan tanda-tanda virus sudah mulai menggerogoti sistem kekebalan tubuh Anda.

Untuk mengobati dan mencegah kanker rahim stadium 1 pada wanita Anda mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Rahim Stadium 1 Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Rahim Pada Wanita

Pengobatan Kanker Rahim Pada Wanita

 

Pengobatan Kanker Rahim, Kanker rahim adalah jenis penyakit paling menakutkan bagi wanita. Bagaimana tidak, dengan berkembangnya kanker pada rahim akan membuat seorang wanita menjadi tidak dapat hamil, dan yang lebih parah menyebabkan kematian.

Pengobatan Kanker Rahim Pada Wanita

Pengobatan Kanker Rahim Pada Wanita

Yang lebih menakutkan adalah hasil sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga peduli kanker, jumlah penderita kanker rahim adalah sepertiga dari seluruh penyakit kanker yang berkembang di Indonesia. Tidak hanya itu, data dari WHO atau World Health Organization menyebutkan bahwa, ribuan wanita meninggal setiap tahunnya akibat menderita penyakit kanker rahim, sekaligus menjadi penyebab utama kematian wanita di dunia.

Kanker rahim disebabkan oleh virus HPV atau Human papiloma Virus. Virus ini adalah jenis mikroorganisme dengan ukuran kecil yang menyerang kulit lewat infeksi. Infeksi inilah yang pada akhirnya menumbuhkan kutil.

Akibat kurangnya pengetahuan para wanita terhadap kanker rahim, penderita yang terjangkit virus HPV biasanya akan membiarkan sebuah gejala terjadi, lalu selanjutnya tidak menyadari bahwa ia sedang membiarkan virus tumbuh dan berkembang menyerang sistem kekebalan tubuh wanita. Hal inilah yang pada akhirnya memicu tumbuhnya kanker. Maka sangat dianjurkan bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mencegah berkembangnya virus.

Pengobatan Kanker Rahim

Penentuan metode pengobatan kanker rahim yang akan Anda jalani tergantung kepada stadium kanker, kondisi kesehatan, serta keinginan Anda untuk punya anak. Jangan segan untuk bertanya sedetail mungkin kepada dokter jika Anda merasa ragu.

Makin dini kanker rahim Anda terdeteksi, kemungkinan Anda untuk bertahan hidup serta sembuh akan menjadi makin tinggi. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan.

Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Metode-metode Pengobatan Kanker Rahim

Berikut ini beberapa jenis pengobatan kanker rahim, antara lain :

  1. Histerektomi

Histerektomi atau bedah pengangkatan rahim merupakan langkah pengobatan kanker rahim yang paling sering dianjurkan. Operasi ini akan menghapus kemungkinan Anda untuk hamil. Karena itu, penderita kanker rahim yang masih ingin punya anak mungkin merasa enggan untuk menjalaninya. Jenis histerektomi yang akan dijalani juga tergantung pada stadium kanker rahim yang diderita.

Operasi yang akan dijalani penderita kanker rahim stadium 1 meliputi pengangkatan rahim, kedua ovarium dan tuba falopi. Dokter juga biasanya akan sekaligus mengambil sampel dari noda limfa di sekitarnya untuk memeriksa kemungkinan adanya penyebaran kanker.

  1. Radioterapi

Radioterapi dapat mencegah kembalinya kanker pada wanita yang telah menjalani histerektomi. Selain itu, untuk kasus yang lebih lanjut, radioterapi digunakan untuk menghambat penyebaran kanker, misalnya jika kondisi pasien tidak memungkinkannya untuk menjalani operasi pengangkatan rahim.

Efek samping dari metode pengobatan kanker rahim ini adalah:

  • Kulit pada bagian yang diobati menjadi merah dan perih.
  • Pendarahan pada rektum.
  • Umumnya efek samping akan hilang ketika pengobatan radioterapi dihentikan.
  1. Kemoterapi

Kemoterapi biasanya digunakan untuk penderita kanker rahim pada stadium 3 atau 4 dan umumnya diberikan secara bertahap melalui infus. Selain untuk mencegah kanker muncul kembali pada kasus yang bisa disembuhkan, pengobatan kanker rahim ini juga dapat digunakan pasca-histerektomi untuk kasus dengan stadium lebih lanjut dalam menghambat penyebaran kanker dan mengurangi gejala. Beberapa efek samping dari metode pengobatan kanker rahim ini adalah rambut rontok, kelelahan, mual, dan muntah.

  1. Terapi hormone

Pengobatan kanker rahim dengan terapi ini umumnya digunakan untuk pengobatan kanker rahim stadium lanjut atau kanker yang muncul kembali. Jenis pengobatan kanker rahim ini berfungsi untuk mengecilkan tumor serta mengendalikan gejala. Terapi hormon dilakukan dengan pemberian hormon progesteron artifisial dalam bentuk tablet untuk menggantikan hormon progesteron alami tubuh. Efek samping dari langkah pengobatan kanker rahim ini adalah bertambahnya berat badan, kram otot, serta mual-mual.

Untuk pengobatan kanker rahim, Anda juga bisa mengobatinya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Pengobatan Kanker Rahim Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Adalah

Kanker Rahim Adalah

 

Kanker Rahim – Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker Rahim Adalah

Ciri-Ciri Kanker Rahim

Banyak wanita menunjukkan beberapa atau semua ciri kanker rahim berikut ini dalam kesehariannya. Hal ini sangat penting untuk memahami bahwa gejala dibawah ini mungkin tanda-tanda penyakit kanker jika terjadi secara terus menerus. Namun tidak berarti Anda bisa sebegitu mudahnya mendiagnosa sebuah penyakit kanker.

Sangat penting untuk Anda memiliki komunikasi yang terbuka dengan dokter mengenai tentang ciri-ciri kanker rahim dan informasi lainnya seputar penyakit tersebut. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan dari ciri-ciri pada tahapan awal:

  • Perut kembung.
  • Siklus menstruasi yang tidak wajar.
  • Sakit kepala secara terus menerus.
  • Penurunan erat badan yang tidak biasa.
  • Sering terkena gangguan tidur (insomnia).
  • Frekuensi buang air kecil yang semakin meningkat.
  • Nyeri di sekitar areal abdomen.
  • Kesulitan makan atau merasa kenyang dengan cepat.
  • Kelelahan yang berlebihan.
  • Gangguan pencernaan.
  • Sakit pada punggung dan pinggul.
  • Nyeri sesaat dan setelah hubungan seksual.
  • Sering merasakan sembelit yang menyiksa.

Pencegahan Kanker Rahim

Kanker umumnya akan terdeteksi ketika sudah mencapai stadium 3. Sebelum terkena penyakit berbahaya tersebut, lebih baik lakukan upaya pencegahan kanker rahim, seperti berikut:

Hindari Diet Tidak Sehat

Kebiasaan wanita dengan berat badan berlebih adalah melakukan diet yang kadang menyiksa tubuh. Hal ini harus dihindari untuk mencegah timbulnya kanker rahim. Diet yang tidak sehat bisa menyebabkan virus kanker rahim berkembang dalam tubuh.

Menghindari Rokok

Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan menghindari rokok. Wanita perokok aktif umumnya akan mengalami resiko terbesar penyakit kanker rahim. Zat adiktif dalam sepuntung rokok menimbulkan datangnya virus kanker serviks tersebut.

Mengindari Pemakaian Produk Makanan Berbungkus Bahan Kimia Berbahaya

Pencegahan kanker rahim dapat dilakukan dengan menghindari pemakaian produk makanan berbungkus bahan kimia berbahaya. Makanan yang dibungkus plastik dan Styrofoam dapat memicu datangnya virus kanker rahim.

Menghindari Seks Bebas

Hubungan seks dengan gonti-ganti pasangan dapat memicu berkembangnya virus human papiloma penyebab kanker rahim. Oleh karena itu sebagai pencegahan kanker rahim hindari seks bebas sejak dini.

Melakukan Pap Smear

Ini merupakan deteksi dini penyakit kanker rahim. Test dilakukan minimal satu tahun sekali, terlebih pada wanita yang telah menikah dan menggunakan pil KB. Pap smear ini terbukti dapat mencegah resiko terjadinya kanker serviks. Dengan melakukan tes papsmear secara rutin (setahun biasanya tiga kali), maka upaya pencegahan kanker rahim lain yang hendak dilakukan secepat mungkin bisa diketahui lebih awal.

Gaya Hidup Sehat

Pencegahan kanker rahim dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi juga penting untuk mencegah kanker rahim. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker rahim.

Jika langkah-langkah pencegahan di atas sudah dilakukan, kemungkinan besar hal-hal yang dapat menjadi pemicu dapat dihindari dan tubuh akan mampu mencegah munculnya radikal bebas dalam tubuh.

Kanker Rahim Adalah

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Cegah Sejak Dini

Kanker Rahim Cegah Sejak Dini

 

Kanker Rahim Cegah Sejak Dini

Kanker Rahim – Gejala awal kanker rahim yang Anda bisa waspadai sejak awal, antara lain adanya pendarahan vagina yang terjadi di luar siklus menstruasi atau bahkan setelah menopause. Rasa sakit yang timbul juga perlu diperhatikan, seperti sakit pada panggul atau ketika Anda berhubungan seksual. Secara fisik, Anda bisa kenali gejala yang muncul dengan adanya benjolan di perut bawah atau tanpa sebab yang jelas terus kehilangan berat badan.

Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Wanita biasanya merasa bahwa, kanker ini ada menjelang usia senja. Meskipun benar, wanita dengan usia yang lebih muda dapat menderita kanker ini. Berikut adalah beberapa gejala awal kanker rahim, Anda harus memeriksakan diri ke dokter:

Berat Tubuh Mendadak Turun

Ketika Anda kehilangan 5 kilogram secara tiba-tiba dalam sebulan, tanpa berolahraga atau perubahan diet, itu adalah situasi di mana Anda perlu proaktif. Ini bisa menjadi gejala atau tanda kanker rahim. Jadi, kunjungi dokter untuk diperiksa. Itu lebih baik daripada Anda menyesal.

Merasa Kenyang

Ada saat-saat ketika Anda cenderung merasa kenyang, bahkan ketika Anda belum makan. Ini adalah gejala kemungkinan kanker rahim. Jika Anda merasa kembung disertai nyeri panggul atau perut, maka Anda harus waspada. Apalagi jika itu terjadi lebih dari seminggu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan Pada Payudara

Ketika ada perubahan pada payudara Anda, maka Anda perlu mengetahuinya. Baik itu bentuknya, ukuran, atau teksturnya. Ada kalanya kulit di sekitar payudara Anda kaku, dan payudara Anda menjadi merah dengan ruam. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin mengalami peradangan di sepanjang payudara. Ini adalah salah satu dari beberapa gejala kanker rahim.

Perubahan Menstruasi

Jika Anda ada dalam tahap premenopause, dan mendapatkan menstruasi, itu perlu diwaspadai. Karena hal ini tidak normal. Anda perlu memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan rahim Anda. Dalam kasus menstruasi yang tidak teratur, Anda sebaiknya menemui dokter segera.

Perubahan Kulit

Perubahan pada kulit biasanya diawali dengan pigmentasi, di mana kulit akan berubah warna, atau bisa saja ada pendarahan pada kulit Anda yang tidak normal, seperti berlebihan dan sulit sembuh.

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang penyakit kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan kanker rahim berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik, pencegahan kanker rahim.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina, pencegahan kanker rahim.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok, pencegahan kanker rahim.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan, pencegahan kanker rahim.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet, pencegahan kanker rahim.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan, pencegahan kanker rahim.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun, pencegahan kanker rahim.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker, pencegahan kanker rahim.
  • Berolahraga secara teratur, pencegahan kanker rahim.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur, pencegahan kanker rahim.

Kanker Rahim Cegah Sejak Dini

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Dan Gejalanya

Kanker Rahim Dan Gejalanya

 

Kanker rahim adalah jenis penyakit paling menakutkan bagi wanita. Bagaimana tidak, dengan berkembangnya kanker pada rahim akan membuat seorang wanita menjadi tidak dapat hamil, dan yang lebih parah menyebabkan kematian.

Yang lebih menakutkan adalah hasil sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga peduli kanker, jumlah penderita kanker rahim adalah sepertiga dari seluruh penyakit kanker yang berkembang di Indonesia. Tidak hanya itu, data dari WHO atau World Health Organization menyebutkan bahwa, ribuan wanita meninggal setiap tahunnya akibat menderita penyakit kanker rahim, sekaligus menjadi penyebab utama kematian wanita di dunia.

Kanker rahim disebabkan oleh virus HPV atau Human papiloma Virus. Virus ini adalah jenis mikroorganisme dengan ukuran kecil yang menyerang kulit lewat infeksi. Infeksi inilah yang pada akhirnya menumbuhkan kutil.

Akibat kurangnya pengetahuan para wanita terhadap kanker rahim dan gejalanya, penderita yang terjangkit virus HPV biasanya akan membiarkan sebuah gejala terjadi, lalu selanjutnya tidak menyadari bahwa ia sedang membiarkan virus tumbuh dan berkembang menyerang sistem kekebalan tubuh wanita. Hal inilah yang pada akhirnya memicu tumbuhnya kanker. Maka sangat dianjurkan bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan medis untuk mencegah berkembangnya virus.

Kanker Rahim Dan Gejalanya

Gejala Awal Kanker Rahim

Wanita biasanya merasa bahwa, kanker ini ada menjelang usia senja. Meskipun benar, wanita dengan usia yang lebih muda dapat menderita kanker ini. Berikut adalah beberapa gejala awal kanker rahim, Anda harus memeriksakan diri ke dokter:

Berat Tubuh Mendadak Turun

Ketika Anda kehilangan 5 kilogram secara tiba-tiba dalam sebulan, tanpa berolahraga atau perubahan diet, itu adalah situasi di mana Anda perlu proaktif. Ini bisa menjadi gejala atau tanda kanker rahim. Jadi, kunjungi dokter untuk diperiksa. Itu lebih baik daripada Anda menyesal.

Merasa Kenyang

Ada saat-saat ketika Anda cenderung merasa kenyang, bahkan ketika Anda belum makan. Ini adalah gejala kemungkinan kanker rahim. Jika Anda merasa kembung disertai nyeri panggul atau perut, maka Anda harus waspada. Apalagi jika itu terjadi lebih dari seminggu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan Pada Payudara

Ketika ada perubahan pada payudara Anda, maka Anda perlu mengetahuinya. Baik itu bentuknya, ukuran, atau teksturnya. Ada kalanya kulit di sekitar payudara Anda kaku, dan payudara Anda menjadi merah dengan ruam. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin mengalami peradangan di sepanjang payudara. Ini adalah salah satu dari beberapa gejala kanker rahim.

Perubahan Menstruasi

Jika Anda ada dalam tahap premenopause, dan mendapatkan menstruasi, itu perlu diwaspadai. Karena hal ini tidak normal. Anda perlu memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan rahim Anda. Dalam kasus menstruasi yang tidak teratur, Anda sebaiknya menemui dokter segera.

Perubahan Kulit

Perubahan pada kulit biasanya diawali dengan pigmentasi, di mana kulit akan berubah warna, atau bisa saja ada pendarahan pada kulit Anda yang tidak normal, seperti berlebihan dan sulit sembuh.

Untuk mencegah penyebab kanker rahim, Anda bisa mengkonsumsi suplemen Anti Kanker No. 1 Di Jepang yaitu Super Lutein (S-Lutena). S-Lutena Naturally Plus merupakan obat kanker herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari s-lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S-Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Rahim Dan Gejalanya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Kanker Rahim – Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker rahim menduduki peringkat keenam dunia dalam daftar kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Penyakit ini diperkirakan sudah menyerang sekitar 320.000 wanita pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri, kanker rahim tidak termasuk ke dalam sepuluh besar kanker yang menyerang wanita. Pada tahun 2002, terhitung ada sekitar 17,500 wanita di Indonesia yang menderita kanker rahim.

Kanker Rahim Dan Cara PengobatannyaFaktor Pemicu Kanker Rahim

Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Beberapa faktor lain yang dapat menimbulkan hormon yang tidak seimbang adalah:

  • Menopause yang terlambat.
  • Terapi penggantian hormon.
  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.

Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang pasti untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi risikonya tetap ada. Misalnya:

  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Memperbanyak konsumsi kedelai.
  • Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, misalnya pil KB kombinasi.

Gejala Awal Kanker Rahim

Wanita biasanya merasa bahwa, kanker ini ada menjelang usia senja. Meskipun benar, wanita dengan usia yang lebih muda dapat menderita kanker ini. Berikut adalah beberapa gejala awal kanker rahim, Anda harus memeriksakan diri ke dokter:

Berat Tubuh Mendadak Turun

Ketika Anda kehilangan 5 kilogram secara tiba-tiba dalam sebulan, tanpa berolahraga atau perubahan diet, itu adalah situasi di mana Anda perlu proaktif. Ini bisa menjadi gejala atau tanda kanker rahim. Jadi, kunjungi dokter untuk diperiksa. Itu lebih baik daripada Anda menyesal.

Merasa Kenyang

Ada saat-saat ketika Anda cenderung merasa kenyang, bahkan ketika Anda belum makan. Ini adalah gejala kemungkinan kanker rahim. Jika Anda merasa kembung disertai nyeri panggul atau perut, maka Anda harus waspada. Apalagi jika itu terjadi lebih dari seminggu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter.

Perubahan Pada Payudara

Ketika ada perubahan pada payudara Anda, maka Anda perlu mengetahuinya. Baik itu bentuknya, ukuran, atau teksturnya. Ada kalanya kulit di sekitar payudara Anda kaku, dan payudara Anda menjadi merah dengan ruam. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin mengalami peradangan di sepanjang payudara. Ini adalah salah satu dari beberapa gejala kanker rahim.

Perubahan Menstruasi

Jika Anda ada dalam tahap premenopause, dan mendapatkan menstruasi, itu perlu diwaspadai. Karena hal ini tidak normal. Anda perlu memastikan bahwa tidak ada yang salah dengan rahim Anda. Dalam kasus menstruasi yang tidak teratur, Anda sebaiknya menemui dokter segera.

Perubahan Kulit

Perubahan pada kulit biasanya diawali dengan pigmentasi, di mana kulit akan berubah warna, atau bisa saja ada pendarahan pada kulit Anda yang tidak normal, seperti berlebihan dan sulit sembuh.

Untuk mencegah penyebab kanker rahim, Anda bisa mengkonsumsi suplemen Anti Kanker No. 1 Di Jepang yaitu Super Lutein (S-Lutena). S-Lutena Naturally Plus merupakan obat kanker herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari s-lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S-Lutena, kini giliran Anda!

Kanker Rahim Dan Cara Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Rahim Stadium 2

Kanker Rahim Stadium 2

Kanker Rahim – Makin dini kanker rahim terdeteksi, kemungkinan  untuk bertahan hidup serta sembuh akan menjadi makin tinggi. Jika terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 1 atau 2, penderita memiliki kemungkinan sekitar 75 persen untuk bertahan hidup selama lima tahun atau lebih. Sebagian besar penderita kanker rahim yang terdiagnosis pada stadium 1 akhirnya sembuh total.

Sementara pasien yang terdeteksi mengidap kanker rahim pada stadium 3 memiliki kemungkinan sekitar 45 persen untuk bertahan hidup selama setidaknya lima tahun. Sedangkan untuk pasien golongan stadium 4, hanya satu dari empat orang yang bertahan hidup dalam 5 tahun ke depan.

Kanker pada stadium lanjut tidak bisa disembuhkan. Tetapi langkah pengobatan dapat dilakukan untuk mengecilkan ukuran kanker dan menghambat pertumbuhan sehingga dapat mengurangi gejala yang dirasakan penderita.

Kanker Rahim Stadium 2

Beberapa gejala kanker rahim stadium 1 di bawah ini:

  • Keputihan yang tidak normal. Faktanya semua wanita pasti pernah mengalami keputihan dan itu merupakan hal yang cukup normal, namun jika keputihan yang terjadi berlebihan, artinya keputihan yang keluar jauh lebih banyak, maka perlu dipertanyakan keamanannya. Cermatilah dengan baik, apa cairan keputihan Anda berubah menjadi begitu kental dari sebelumnya, berbau tidak sedap, memiliki warna kehijauan bahkan kecoklatan.
  • Merasakan sakit pada organ kewanitaan. Rasa nyeri ini akan terus muncul dengan intensitas yang lebih tinggi setelah HPV berkembang dan berhasil membobol pertahanan sistem kekebalan tubuh. Bukan hanya organ kewanitaan saja yang terasa nyeri, rasa nyeri menyebar ke bawah perut, paha, persendian panggul dan disaat Anda sedang buang air besar.
  • Pendarahan biasa terjadi setiap bulan mengikuti siklus menstruasi, namun pendarahan yang terjadi lebih sering bisa dikatakan sebagai gejala kanker rahim stadium 2 yang sudah cukup parah menuju ke stadium lanjutan. Pendarahan akan terjadi disaat wanita melakukan beberapa aktivitas, seperti setelah melakukan hubungan suami istri atau terasa sakit disaat sedang buang air kecil.
  • Kaki akan membengkak, merupakan salah satu aktivitas fisik yang ditujukan oleh perkembangan HPV. Anda juga seringkali merasa begitu lelah bahkan disaat tidak melakukan pekerjaan apa pun.
  • Jika pendarahan yang terjadi tidak kunjung berhenti disertai dengan rasa sakit yang bahkan jauh lebih menyakitkan dari rasa nyeri ketika Anda sedang datang bulan, segera periksakan diri ke dokter kandungan karena itu merupakan gejala kanker rahim stadium 3 yang sangat membahayakan.

Cara Mengatasi Kanker Rahim

Selain cara mengatasi kanker rahim dengan medis, ada pula cara mengatasi kanker rahim secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan herbal masih sering digunakan, namun tetap harus dengan pendampingan dan penanganan dari dokter. Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai cara mengatasi kanker rahim. Beberapa tanaman untuk mengatasi kanker rahim tersebut, yaitu :

Benalu

Senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).

Buah Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman untuk cara mengatasi kanker rahim. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mengatasi kanker rahim. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya

Air perasan temulawak.

Air perasan temulawak juga mujarab untuk cara mengatasi kanker rahim. Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan untuk mengatasi kanker rahim. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

Kanker Rahim Stadium 2

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami

 

Mencegah Kanker Rahim – Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Faktor resiko yang memungkinkan seorang wanita terserang penyakit ini, antara lain:

  • Wanita di atas usia 50 tahun.
  • Melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Penderita Endometrial hyperplasia.
  • Terapi sulih hormon/HRT (Hormone replacement therapy).
  • Kelebihan berat badan.
  • Pemakaian tamoksifen.
  • Kanker rahim lebih sering ditemukan pada wanita berkulit putih.
  • Menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menopause setelah usia 50 tahun.
  • Tidak memiliki anak atau tidak bisa hamil (mandul).
  • Adanya polip pada endometrium

Mencegah Kanker Rahim Secara AlamiMencegah Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah mencegah kanker rahim berikut ini:

  • Mencegah kanker rahim dengan tidak terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina mencegah kanker rahim.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok mencegah kanker rahim.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet mencegah kanker rahim.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang untuk mencegah kanker rahim. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur mencegah kanker rahim.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur mencegah kanker rahim.

Jika langkah-langkah mencegah kanker rahim di atas sudah dilakukan, kemungkinan besar hal-hal yang dapat menjadi pemicu dapat dihindari dan tubuh akan mampu mencegah munculnya radikal.

Sayuran atau tanaman yang bisa mencegah kanker rahim diantaranya adalah :

Brokoli dan bunga kol

Brokoli dan bunga kol mengandung Vitamin B yang mampu mencegah kanker serviks. Selain itu kedua sayuran ini juga mempunyai kandungan folat yang mampu menurunkan pertumbuhan sel kanker serviks. Kandungan glucoraphanin, indole-3-carbinal ,senyawa antioksidan yang merupakan senyawa anti kanker. Tidak saja pada kanker serviks akan tetapi kanker prostat, kanker payudara.

Tomat

Kandungan Lycopene, carotenoid pigment pada tomat dapat mengurangi resiko kanker termasuk kanker rahim atau kanker serviks. Penelitian mengenai tomat mampu memerangi kanker serviks yang di lakukan oleh Harvad School of Public Health menguatkan pernyataan ini.

Wortel

Wortel termasuk kedalam salah satu sayuran yang bisa mencegah kanker rahim karena menurut penelitian, wortel mampu memperkuat imunitas tubuh dari serangan virus, termasuk virus penyebab kanker serviks. Selain itu juga wortel melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kubis

Kubis atau kol mengandung fitonutrien dan vitamin A,C dan K. Kubis juga mengandung lupeol, sinigrin, DIM, I3C, sulforaphae yang di percaya dapat menghambat perkembangan sel kanker, termasuk kanker serviks.

Untuk mencegah kanker rahim, Anda bisa mengkonsumsi suplemen Anti Kanker No. 1 Di Jepang yaitu Super Lutein (S-Lutena). S-Lutena Naturally Plus merupakan obat kanker herbal yang berasal dari bahan-bahan alami dan bebas dari efek samping. S-Lutena dikenal sebagai obat anti kanker nomor satu, dan bertahun-tahun telah dipercaya oleh masyarakat Jepang sebagai obat anti kanker yang terbukti secara efektif menyelesaikan masalah tanpa masalah. Salah satu keunggulan dari s-lutena adalah bebas dari efek samping karena kandungan komponennya berasal dari bahan-bahan alami.

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Rahim Dan Mulut Rahim

Penyebab Kanker Rahim Dan Mulut Rahim

Penyebab Kanker Rahim Dan Mulut Rahim

Penyebab Kanker Rahim -Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

Kanker rahim menduduki peringkat keenam dunia dalam daftar kanker yang paling sering terjadi pada wanita. Penyakit ini diperkirakan sudah menyerang sekitar 320.000 wanita pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri, kanker rahim tidak termasuk ke dalam sepuluh besar kanker yang menyerang wanita. Pada tahun 2002, terhitung ada sekitar 17,500 wanita di Indonesia yang menderita kanker rahim.

Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.

Seperti kebanyakan kanker, risiko penyebab kanker rahim akan meningkat seiring bertambahnya usia.

  1. Faktor Hormonal Penyebab Kanker Rahim

Penyebab kanker rahim -Ketidakseimbangan hormon estrogen dengan hormon lain, yang disebut progesteron, dapat mempengaruhi risiko kanker rahim.Sebelum menopause, ovarium memproduksi estrogen dan progesteron, yang membantu untuk mengendalikan siklus bulanan atau haid. Pada masa ini telur akan dilepaskan dari ovarium dan membuat dinding rahim tumbuh lebih tebal untuk mempersiapkan kehamilan.Bila tidak terjadi pembuahan maka lapisan akan datang pergi setiap bulannya. Setelah menopause, ovarium tidak lagi memproduksi hormon, namun wanita masih menghasilkan beberapa estrogen dalam lemak tubuh mereka. Saat estrogen terlalu banyak tanpa adanya progesteron untuk menyeimbangkan itu, maka risiko kanker rahim pun meningkat.

  1. Berat badan dan aktivitas fisik

Penyebab Kanker Rahim– Kelebihan berat badan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memicu kanker rahim. Setelah menopause, lemak tubuh adalah sumber utama estrogen. Wanita yang kelebihan berat badan mungkin memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Satu dari tiga kanker rahim dapat disebabkan oleh kelebihan berat badan. Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa fisik yang kurang aktif dapat meningkatkan risiko kanker rahim.

  1. Faktor genetik

Penyebab Kanker Rahim– Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim. Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara dan saudari, penyebab kanker rahim.

  1. Tamoxifen Penyebab Kanker Rahim

Penyebab Kanker Rahim– Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko/penyebab kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Itulah beberapa penyebab kanker rahim. Gejala kanker rahim tidak spesifik. Studi terbaru menunjukkan bahwa penderita kanker rahim biasanya mengalami gejala berikut ini secara menetap: tekanan abdomen (merasa penuh, bengkak atau kembung),Perasaan ingin buang air kecil terus menerus.

Secara umum, ada dua macam kanker rahim: endometrium dan Ulterian. Endometrium menjadi jenis yang paling umum dari kanker rahim, sedangkan Ulterian sebaliknya. Ada berbagai gejala atau tanda-tanda, yang dapat membuat Anda sadar bahwa Anda menderita kanker ini.

Pencegahan kanker rahim dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Melakukan gaya hidup sehat seperti tidak merokok, rajin olahraga, dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi juga penting untuk mencegah kanker rahim. Penelitian menunjukkan bahwa perokok wanita memiliki risiko dua kali lebih besar untuk terkena kanker rahim.

Penyebab Kanker Rahim Dan Mulut Rahim

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

 

Ciri ciri kanker rahim mungkin tidak menunjukkan kondisi yang berarti, dan hanya dikira sebagai kondisi kurang fit saja. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mengenali penyakit kanker Rahim dan semua gejala yang ditimbulkan. Berikut ciri ciri kanker rahim :

Pendarahan abnormal pada vagina ciri ciri kanker rahim

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Ini adalah gejala yang paling umum. Perempuan harus menyadari menstruasi mereka, pendarahan setelah hubungan seksual, bercak di antara periode menstruasi. Sebuah perdarahan vagina yang abnormal dan tiba-tiba tanpa alasan. Kondisi ini anda harus segera periksa kesehatan ke klinik terdekat agar mengobati kanker rahim tidak terlambat lagi.

Nyeri panggul

Nyeri panggul tidak berhubungan dengan kondisi lain, menstruasi, atau aktivitas fisik bisa menjadi ciri ciri kanker rahim.

Keputihan ciri ciri kanker rahim

Ketika Anda mengamati bahwa Anda memiliki keputihan yang tidak biasa dan sering, mungkin menjadi salah satu gejala kanker. Ini merupakan gejala umum yang berkaitan dengan kondisi perempuan. Bila Anda sering buang air kecil, terutama jika Anda tidak hamil maka mungkin ada kemungkinan bahwa Anda memiliki kanker rahim.

Kesulitan dalam buang air kecil ciri ciri kanker rahim

Ketika ada rasa sakit atau kesulitan saat buang air kecil, saatnya anda pergi kedokter dan check up. Ini mungkin juga merupakan gejala ISK (Infeksi Saluran Kemih) tetapi untuk memastikan, mencari info dari dokter untuk segera ditangani.

Nyeri selama hubungan seksual

Bila Anda merasa sakit yang tidak diinginkan selama hubungan seksual, Anda mungkin menderita kanker rahim.

Gangguan Pencernaan

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Ketika Anda mengalami sembelit kronis dan merasa benjolan bahkan rasa sakit saat anda buang air besar patut diwaspadai karena merupakan ciri ciri kanker rahim.

Kehilangan nafsu makan ciri ciri kanker rahim

Penurunan mendadak nafsu makan juga dapat menjadi ciri ciri kanker rahim.

Kelelahan ciri ciri kanker rahim

Bahkan ketika Anda beristirahat tapi Anda masih merasa stres dan merasa lelah sepanjang waktu, kemungkinan ini tanda dari kanker rahim.

Bagaimana Cara Mengatasi Kanker Rahim ?

Selain cara mengatasi kanker rahim dengan medis, ada pula cara mengatasi kanker rahim secara tradisional dengan menggunakan bahan-bahan herbal masih sering digunakan, namun tetap harus dengan pendampingan dan penanganan dari dokter. Berikut ini akan kami bahas mengenai beberapa tanaman herbal yang dapat digunakan sebagai cara mengatasi kanker rahim. Beberapa tanaman untuk mengatasi kanker rahim tersebut, yaitu :

Benalu

Senyawa dalam benalu telah lama diperkirakan bekerja sebagai penghambat keganasan kanker. Benalu yang direbus menjadi teh terbukti dapat dipakai sebagai obat penunjang selama menjalani kemoterapi (terapi dengan mengonsumsi obat antikanker).

Buah Mengkudu

Mengkudu juga tengah populer sebagai tanaman untuk cara mengatasi kanker rahim. Daging buah mengkudu atau pace (Morinda citrifolia L.) mengandung dammacanthel, zat antikanker yang mampu melawan pertumbuhan sel abnormal pada stadium prakanker dan dapat mengatasi kanker rahim. Sari dari perasan dua atau tiga buah mengkudu dapat dibubuhi madu agar rasanya lebih nikmat. Sebaiknya pilihlah mengkudu yang tidak terlalu masak karena alkohol yang terbentuk akibat proses fermentasi pada mengkudu yang terlalu masak merusak zat-zat penting yang terkandung di dalamnya

Air perasan temulawak.

Air perasan temulawak juga mujarab untuk cara mengatasi kanker rahim. Menurut Andrew Chevallier Mnimh, herbalis asal London, dalam temulawak terkandung curcumol dan curdione yang berkhasiat antikanker dan antitumor. Di Cina, temulawak telah lama digunakan untuk mengatasi kanker rahim. Tanaman ini bisa meningkatkan efek mematikan sel kanker ketika dilakukan radioterapi dan kemoterapi.

Tips Mencegah Kanker Rahim

Langkah terbaik yang bisa dilakukan agar tidak terserang penyakit kanker rahim adalah dengan melakukan langkah-langkah pencegahan berikut ini:

  • Jangan terlalu sering mencuci vagina dengan antiseptik.
  • Jangan menaburkan bedak pada vagina.
  • Jauhi rokok dan orang yang merokok.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak secara berlebihan.
  • Menghindari makanan yang mengandung karsinogen (zat pemicu kanker) seperti yang banyak mengandung pengawet.
  • Konsumsi makanan/minuman/buah yang mengandung betakaroten dan antioksidan.
  • Tidak melakukan hubungan seks di bawah usia 20 tahun.
  • Hubungan seks idealnya dilakukan ketika sel-sel mukosa sudah matang. Pada usia muda, sel”“sel mukosa umumnya belum matang sehingga rentan terhadap rangsangan dari luar, termasuk zat-zat kimia yang di bawa oleh sperma. Akibatnya, sel mukosa dapat berubah sifat menjadi kanker.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Memeriksakan diri ke dokter secara teratur.

Ciri Ciri Kanker Rahim Pada Wanita

Posted in Uncategorized | Leave a comment